Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Gagal Bayar GoPayLater Apakah Ada DC Lapangan? Ini Faktanya
Cilacap Lantik 261 Pejabat ASN, Bupati Tegaskan Integritas dan Transparansi Tanpa Jual Beli Jabatan
Beasiswa Seoul Tech Scholarship 2026 untuk Program S2 di Korea

Cilacap Lantik 261 Pejabat ASN, Bupati Tegaskan Integritas dan Transparansi Tanpa Jual Beli Jabatan

Bupati Tegaskan Bebas Jual Beli JabatanBupati Tegaskan Bebas Jual Beli Jabatan
FOTO BARENG : Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman foto bersama pejabat administrator, pengawas, dan fungsional yang dilantik pada selasa (30/12).

BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Sebanyak 261 pejabat administrator, pengawas, dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap resmi dilantik oleh Bupati Syamsul Auliya Rachman pada Selasa (30/12).

Proses pelantikan ini berfokus pada transparansi dan profesionalisme, dengan memastikan tidak ada praktik jual beli jabatan yang terjadi.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Cilacap untuk memperkuat integritas dalam penempatan pejabat.

Dalam pidato pelantikannya, Bupati Syamsul Auliya Rachman menegaskan komitmennya untuk menjalankan proses seleksi jabatan dengan bersih dan adil.

“Tidak ada jual beli jabatan, tidak lewat siapapun,” tegasnya, menjelaskan bahwa penunjukan pejabat kali ini benar-benar berdasarkan kualifikasi dan kompetensi, bukan karena intervensi atau jalur belakang.

Bupati juga memberikan instruksi tegas kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk memastikan bahwa setelah pelantikan tidak ada kegiatan syukuran yang berpotensi memicu pungutan liar.

“Saya titipkan kepada BKPSDM, setelah ini tidak ada syukuran. Satu rupiah pun tidak saya perbolehkan dan saya larang,” tegas Syamsul lagi, menunjukkan sikap serius terhadap pencegahan gratifikasi.

Menurut Bupati Syamsul, promosi dan mutasi adalah bagian integral dari manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun demikian, ia mengingatkan bahwa hal ini bukanlah sesuatu yang wajib dilakukan tanpa pertimbangan matang.

Dalam konteks ini, Pemkab Cilacap telah mengadopsi sistem manajemen talenta berbasis Corporate University (Corpu ASN). Sistem ini dirancang untuk memastikan bahwa penempatan pejabat lebih objektif dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Dengan sistem tersebut, proses promosi dan mutasi ke depan dinilai akan lebih mudah dan objektif, termasuk hingga jenjang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), selama memenuhi regulasi yang berlaku,” jelas Bupati Syamsul.

Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi serta transparansi dalam penunjukan pejabat di lingkungan pemerintah daerah.

Selain fokus pada proses seleksi yang transparan, Bupati juga mendorong para ASN untuk berperan aktif dalam mendukung investasi daerah.

Hal ini dilakukan dengan memberikan penilaian serta penghargaan kepada ASN yang menunjukkan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

Tujuan dari kebijakan ini adalah untuk memotivasi pegawai negeri agar lebih proaktif dalam menjalankan tugas mereka demi kemajuan daerah.

Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan Pemerintah Kabupaten Cilacap dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik serta meningkatkan kinerja para ASN secara keseluruhan.

Setelah pelantikan resmi dilakukan, momen bersejarah ini diabadikan dengan foto bersama antara Bupati Syamsul Auliya Rachman dan para pejabat administrator, pengawas, serta fungsional yang baru dilantik.

Foto tersebut menjadi simbol awal perjalanan baru bagi para pejabat tersebut dalam menjalankan tugas mereka dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

Bupati berharap agar para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya serta selalu berpegang pada prinsip profesionalisme dan integritas dalam setiap langkah mereka ke depan. Dengan demikian, pemerintahan yang bersih dan efektif dapat terwujud di Kabupaten Cilacap. (jul/stch/fam)

Berita Sebelumnya
Gagal bayar GoPayLater, benarkah ada DC lapangan menagih pengguna

Gagal Bayar GoPayLater Apakah Ada DC Lapangan? Ini Faktanya

Berita Selanjutnya
Beasiswa seoul

Beasiswa Seoul Tech Scholarship 2026 untuk Program S2 di Korea