BANYUMASEKSPRES.ID, Daftar tim yang harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 kembali mengalami penambahan.
Hingga berakhirnya pertandingan di Grup E pada Jumat, 26 Juni, pagi WIB, sebanyak delapan negara telah dipastikan gagal melaju ke babak 32 besar.
Tim Curacao menjadi tim terbaru yang tersingkir setelah mereka mengalami kekalahan 0-2 dari Pantai Gading dalam laga terakhir grup.
Hasil tersebut membuat tim asuhan Dick Advocaat finis di posisi juru kunci dengan hanya mengoleksi satu poin dari tiga pertandingan yang telah mereka jalani.
Sebelumnya, Curacao berhasil meraih hasil imbang tanpa gol melawan Ekuador, namun dua kekalahan berturut-turut dari Jerman dan Pantai Gading membuat mereka tidak mampu bersaing untuk mendapatkan tiket menuju fase gugur turnamen.
Meski harus puas terhenti di fase grup, Curacao tetap mencatat sejarah penting dalam penampilan perdana mereka di putaran final Piala Dunia.
Salah satu pencapaian yang patut dicatat adalah keberhasilan mereka meraih poin pertama di ajang prestisius ini setelah menahan imbang Ekuador.
Kiper utama Curacao, Eloy Room, juga mencatatkan rekor individu yang luar biasa dengan melakukan 15 penyelamatan saat menghadapi Ekuador.
Penampilan gemilang tersebut menempatkannya sebagai salah satu pemain terbaik dalam fase grup dan menjadi catatan penting bagi sepak bola Curacao.
Meskipun hasil akhir tidak memuaskan, kontribusi Room menunjukkan potensi besar yang dimiliki oleh tim kecil ini.
Di sisi lain, Ekuador berhasil menyelesaikan fase grup dengan peringkat ketiga dan berhak melanjutkan perjalanan mereka ke babak berikutnya.
Dengan mengumpulkan empat poin, Ekuador berhasil masuk ke dalam delapan besar klasemen peringkat ketiga terbaik dan memastikan tiket ke babak 32 besar.
Keberhasilan ini tentu menjadi sorotan tersendiri bagi Ekuador, di mana mereka menunjukkan daya juang yang tinggi meskipun harus menghadapi tim-tim kuat di grup tersebut.
Hingga saat ini, total delapan negara telah dipastikan angkat koper dari Piala Dunia 2026.
Selain Curacao, tujuh tim lainnya yang lebih dulu tersisih adalah Haiti, Turki, Tunisia, Yordania, Panama, Ceko, dan Qatar.
Masing-masing tim ini memiliki kisah tersendiri sepanjang perjalanan mereka di turnamen bergengsi ini dan meskipun tidak berhasil melanjutkan langkah ke fase gugur, pengalaman yang didapat dapat menjadi bekal untuk kompetisi mendatang.
Persaingan untuk memperebutkan tiket tersisa menuju babak 32 besar masih berlangsung dengan ketat.
Sejumlah tim lainnya yang belum menyelesaikan seluruh pertandingan fase grup masih memiliki peluang untuk lolos baik sebagai juara grup maupun runner-up.
Selain itu, ada juga kesempatan bagi delapan peringkat ketiga terbaik untuk melaju ke babak selanjutnya.
Kejuaraan dunia sepak bola selalu menyimpan cerita dan drama tersendiri.
Dalam setiap edisi Piala Dunia, ada momen-momen mengejutkan serta kisah-kisah inspiratif yang muncul dari para peserta.
Tim-tim kecil seperti Curacao menunjukkan bahwa meskipun tidak memiliki sejarah panjang dalam kompetisi internasional, mereka dapat memberikan kejutan dan menciptakan kenangan berharga bagi para pendukung setia mereka.
Banyak pengamat sepak bola sepakat bahwa keberhasilan Curacao meraih poin pertama adalah langkah awal yang positif bagi perkembangan sepak bola di negara tersebut.
Dengan pengalaman bermain di level tertinggi dunia ini, generasi pemain muda di Curacao dapat terinspirasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kualitas permainan mereka agar suatu hari nanti dapat bersaing di pentas internasional lebih jauh lagi. (*/stch/dda)
















