Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Damkar Banyumas Evakuasi Blok Mesin Motor yang Tersangkut di Jari Warga

Jari Warga Terjepit Blok MesinJari Warga Terjepit Blok Mesin
TERJEPIT: Petugas Regu 3 Damkar Induk Banyumas saat melakukan evakuasi pelepasan blok mesin motor yang tersangkut di jari warga Bobosan, Sabtu (14/2) malam

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Tugas pemadam kebakaran sering kali diidentikkan dengan upaya memadamkan api yang berkobar.

Namun, pada Sabtu malam, 14 Februari, Regu 3 dari Damkar Induk Kabupaten Banyumas menunjukkan bahwa peran mereka jauh lebih luas dan melibatkan berbagai jenis penyelamatan.

Dalam kejadian yang tidak biasa ini, petugas Damkar menangani evakuasi blok mesin motor yang tersangkut di jari seorang warga di wilayah Bobosan RT 09/03, Purwokerto Utara.

Laporan mengenai insiden tersebut disampaikan oleh Diki Firmansyah dan langsung ditindaklanjuti oleh tim petugas pada pukul 19.40 WIB.

Menanggapi situasi tersebut, Kepala UPT Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Banyumas, Andaru Budilaksono, mengungkapkan bahwa pihaknya segera menerjunkan Regu 3 ke lokasi untuk melakukan penanganan yang diperlukan.

“Kami harus bertindak cepat namun tetap hati-hati agar tidak menimbulkan cedera serius pada korban,” ungkap Andaru.

Proses evakuasi ini dilakukan dengan menggunakan beberapa alat penting, termasuk mesin gerinda, semprotan air, dan tang.

Ketelitian dalam pelaksanaan tugas sangat diperlukan mengingat blok mesin yang terbuat dari logam tebal dapat menyebabkan risiko cedera yang lebih parah jika tidak ditangani dengan cermat.

“Petugas menggunakan mesin gerinda untuk memotong bagian-bagian tertentu dari blok mesin tersebut dan semprotan air digunakan untuk mendinginkan area yang terpotong agar tidak panas akibat gesekan saat pemotongan,” lanjut Andaru menjelaskan langkah-langkah yang diambil oleh timnya.

Dari laporan yang didapat, proses evakuasi berlangsung selama sekitar 20 menit.

Tepat pukul 20.00 WIB, blok mesin berhasil dilepaskan dari jari korban tanpa ada kendala berarti dalam prosesnya.

Keberhasilan dalam penanganan tersebut menunjukkan bahwa peran Damkar Banyumas lebih dari sekedar memadamkan api; mereka juga berperan dalam operasi penyelamatan nonkebakaran yang kadang-kadang diperlukan dalam masyarakat.

Andaru menekankan pentingnya kecepatan dan ketenangan dalam setiap penanganan darurat.

“Alhamdulillah evakuasi berjalan aman dan terkendali,” ucapnya setelah proses selesai.

Setelah tugas evakuasi ini selesai, Regu 3 Damkar Induk kembali bersiaga untuk merespons berbagai potensi kejadian darurat lainnya di wilayah Kabupaten Banyumas.

Keberadaan mereka menjadi bagian vital dalam menjaga keselamatan masyarakat dan memastikan bahwa setiap situasi darurat dapat ditangani secara profesional.

Peristiwa ini menggambarkan tantangan yang dihadapi oleh petugas pemadam kebakaran di Banyumas dan bagaimana mereka selalu siap menghadapi situasi tak terduga.

Dalam banyak hal, tugas mereka tidak hanya terbatas pada kebakaran tetapi juga mencakup berbagai aspek penyelamatan lainnya yang mungkin terjadi sehari-hari.

Sebagai tambahan informasi, Damkar Banyumas telah dilengkapi dengan pelatihan khusus untuk menangani berbagai jenis keadaan darurat.

Mereka tidak hanya dilatih untuk memadamkan api tetapi juga untuk melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan serta penyelamatan dalam situasi darurat lainnya seperti bencana alam atau insiden industri.

Melihat perkembangan teknologi dan tantangan baru dalam penanggulangan bencana, Damkar Banyumas terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan mereka melalui pelatihan berkelanjutan dan penggunaan alat-alat modern. (zet/dda)

Berita Sebelumnya
Bangun Jembatan Baru di Karanganyar

Polri Bangun Jembatan Baru di Gandrungmangu Cilacap, Warga Tak Perlu Putar 6 Km Lagi

Berita Selanjutnya
Wisata Rekreasi Edukasi Sanggaluri Park Purbalingga

Sanggaluri Park Purbalingga, Jelajahi Wahana Edukasi Flora dan Fauna