BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Dua rumah warga di Desa Karangsoka RT 04 RW 01, Kecamatan Kembaran, terbakar pada Rabu (23/7) pagi.
Kebakaran ini diduga disebabkan oleh korsleting listrik yang terjadi di ruang tamu salah satu rumah. Berdasarkan perhitungan sementara, total kerugian akibat insiden ini mencapai sekitar Rp75 juta.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banyumas, Andaru Budilaksono, memberikan penjelasan bahwa kejadian berlangsung sekitar pukul 09.15 WIB.
Saat itu, Yusuf yang berusia 23 tahun dan merupakan anak dari pemilik rumah bernama Sukirman (61), sedang berada di kamar mandi ketika ia mencium bau sesuatu yang terbakar. Dengan sigap, Yusuf segera keluar untuk memastikan situasi.
“Setelah keluar, ia mendapati ruang tamu rumahnya sudah dilalap api. Ia segera berteriak meminta pertolongan,” kata Andaru menjelaskan kronologi kejadian tersebut.
Mendengar teriakan Yusuf, warga sekitar langsung berupaya untuk membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Salah satu warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Pos Pemadam Kebakaran Kembaran.
Menanggapi laporan tersebut, Regu 3 Damkar Kembaran bergerak cepat menuju lokasi dengan membawa satu unit mobil pemadam berkapasitas 4.000 liter air.
Tidak hanya itu, Regu 1 Damkar Induk dan Tim Rescue Pos Induk juga dikerahkan untuk memberikan bantuan.
“Petugas pemadam tiba di lokasi pukul 09.20 WIB dan berhasil mengendalikan api sekitar pukul 09.56 WIB,” ungkap Andaru memberikan keterangan lebih lanjut mengenai proses pemadaman.
Dampak dari kebakaran ini cukup signifikan bagi pemilik rumah, Sukirman mengalami kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp70 juta akibat kerusakan parah pada bangunan dan barang-barang di dalamnya.
Sementara itu, satu rumah lainnya yang dimiliki oleh Suti diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp5 juta.
Beruntung tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka dalam kejadian kebakaran ini. Seluruh proses pemadaman berlangsung dengan aman dan cepat berkat kerja sama antara warga setempat dan tim pemadam kebakaran yang bertugas di lapangan.
Keberhasilan dalam mengendalikan situasi darurat seperti kebakaran ini tidak terlepas dari kesiapan tim pemadam kebakaran Banyumas serta respons cepat dari masyarakat yang ikut terlibat dalam upaya penanggulangan awal sebelum petugas tiba di lokasi.
Kesigapan para petugas Damkar Banyumas sangat diapresiasi oleh masyarakat setempat karena mampu bertindak efisien sehingga mencegah meluasnya dampak kebakaran ke area lain.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan terhadap risiko kebakaran yang bisa terjadi kapan saja tanpa diduga.
Warga diimbau untuk selalu memeriksa instalasi listrik secara berkala guna menghindari potensi korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran serupa di masa mendatang. (alw/stch)
















