Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Empat Calon Rektor Universitas Jenderal Soedirman Jalankan Proses Cek Kesehatan

Empat Calon Rektor Unsoed Jalani Tes Kesehatan Sebelum PemilihanEmpat Calon Rektor Unsoed Jalani Tes Kesehatan Sebelum Pemilihan

BANYUMASEKSPRES.ID, Proses pemilihan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto untuk periode 2026–2030 terus bergulir sesuai tahapan yang telah ditetapkan.

Salah satu agenda penting dalam rangkaian seleksi tersebut adalah pemeriksaan kesehatan bagi para bakal calon rektor.

Tahapan ini menjadi penentu awal untuk memastikan kesiapan fisik dan mental calon pimpinan universitas sebelum melangkah ke fase berikutnya.

Sebanyak empat bakal calon rektor Unsoed telah lolos seleksi administrasi mengikuti pemeriksaan kesehatan menyeluruh di RSUD Prof Dr Margono Soekarjo (RSMS), Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Kamis (8/1).

Pemeriksaan ini dilakukan secara komprehensif sebagai bentuk komitmen panitia dalam menjaring calon pemimpin yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kondisi kesehatan yang prima.

Keempat bakal calon rektor tersebut adalah Prof Dr Ali Rokhman MSi, Prof Dr Ir Akhmad Sodiq MSc Agr IPU ASEAN Eng, Dr Adi Indrayanto SE MSc, serta Dr Khavid Faozi SP MP.

Proses Seleksi Rektor Unsoed, Empat Kandidat Ikuti Pemeriksaan Kesehatan

Mereka hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan untuk menjalani rangkaian tes kesehatan yang cukup ketat dan terstruktur.

Direktur RSMS, dr Heri Dwi Purnomo SpAn-TI, menyambut langsung kehadiran para bakal calon rektor dan secara resmi membuka pelaksanaan pemeriksaan kesehatan.

Ia menegaskan bahwa pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan para kandidat memiliki kondisi fisik yang sehat, daya tahan tubuh yang baik, serta kesiapan menjalankan tugas berat sebagai pimpinan perguruan tinggi negeri.

Menurut dr Heri, seorang rektor memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola institusi pendidikan, mengambil keputusan strategis, serta menjaga stabilitas akademik dan non-akademik.

Oleh karena itu, aspek kesehatan menjadi faktor krusial yang tidak dapat diabaikan dalam proses seleksi. Hal ini banyak diterapkan diberbagai tempat seperti Sekolah Kedinasan STMKG 2026 berikan tes kesehatan fisik.

Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan dipimpin oleh dr Gede Perdana SpPD Subsp R(K) MBiomed yang mengoordinasikan tim medis lintas disiplin.

Tim dokter terdiri dari berbagai spesialis yang memastikan seluruh prosedur pemeriksaan berjalan sesuai standar medis dan dilakukan secara objektif.

Adapun rangkaian pemeriksaan yang dijalani para bakal calon rektor meliputi pemeriksaan laboratorium.

Hal ini seperti tes darah lengkap, pemeriksaan fungsi ginjal melalui ureum dan kreatinin, serta pengecekan fungsi hati dengan parameter SGOT dan SGPT.

Selain itu, dilakukan pula tes bebas narkotika sebagai bagian dari persyaratan integritas dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Tidak hanya itu, pemeriksaan radiologi berupa rontgen thoraks juga dilakukan untuk mengetahui kondisi paru-paru dan jantung.

Para kandidat turut menjalani pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) guna memantau aktivitas dan kesehatan jantung, serta pemeriksaan fisik langsung oleh dokter spesialis penyakit dalam.

Sebagai calon pimpinan universitas, aspek kesehatan mental dan emosional juga menjadi perhatian utama.

Oleh sebab itu, keempat bakal calon rektor Unsoed mengikuti tes psikologi untuk menilai stabilitas emosional, ketahanan mental, serta kesiapan rohani menghadapi tekanan dan dinamika kepemimpinan di lingkungan perguruan tinggi.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unsoed, Prof Dr Dwi Nugroho Wibowo MS, menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan merupakan tahapan wajib yang harus diikuti seluruh bakal calon rektor.

Hasil pemeriksaan ini menjadi salah satu syarat utama untuk melanjutkan ke tahap berikutnya dalam proses pemilihan.

Ia menjelaskan bahwa setelah tahapan pemeriksaan kesehatan selesai, panitia akan melanjutkan proses penetapan dan pengumuman bakal calon rektor Unsoed yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Januari 2026.

Tahapan tersebut menjadi momen penting sebelum proses seleksi memasuki fase lanjutan.

Prof Dwi Nugroho Wibowo berharap seluruh rangkaian pemilihan Rektor Unsoed periode 2026–2030 dapat berjalan dengan lancar, transparan, dan akuntabel.

Dengan proses seleksi yang ketat dan terukur, diharapkan Unsoed dapat menghasilkan sosok rektor yang berkualitas, berintegritas, serta mampu membawa universitas menuju kemajuan yang berkelanjutan.(*/nds)

Berita Sebelumnya
Samsung Galaxy A07 Meluncur

Samsung Galaxy A07, HP Tahan Air 1 Jutaan dengan Chipset Helio dan Fitur Modern

Berita Selanjutnya
City Tantang Juara Bertahan

Prediksi Newcastle United vs Manchester City: The Citizen Siap Akhiri Rekor Kandang Newcastle di Semifinal EFL Cup