BANYUMASEKSPRES.ID, Perseteruan antara musisi ternama Ari Lasso dan kekasihnya, Dearly Djoshua, kembali mencuat ke permukaan.
Perselisihan ini menjadi sorotan publik setelah Ari Lasso menuntut agar semua hadiah yang pernah diberikan kepada Dearly dikembalikan.
Tuntutan tersebut diungkapkan oleh Dearly melalui akun Instagram pribadinya pada Minggu (11/1).
“Semua uang, barang-barang hadiah dari kamu sampai buku yang kamu kasih tahun 2020 kamu minta kembaliin,” tulis Dearly dalam unggahan tersebut.
Dearly Djoshua tampak bingung dengan sikap Ari Lasso yang tiba-tiba meminta kembali hadiah-hadiah yang telah diberikan.
“Kemarin-kemarin koar-koar sebut saya perempuan jalang, cewek matre, dan lain-lain. Sekarang semua sudah diterima diam saja,” ungkapnya dengan nada kesal.
Ia juga mempertanyakan alasan di balik permintaan Ari untuk mengembalikan barang-barang tersebut, mengingat banyak pengorbanan yang telah dilakukan selama menjalin hubungan.
Dalam pernyataannya, Dearly menegaskan bahwa ia telah banyak berkorban demi kesembuhan Ari Lasso.
Pengorbanan tersebut dilakukan tanpa pamrih dan ia merasa tidak adil jika harus mengembalikan semua pemberian.
“Pengin tahu saja, sebenarnya saya bikin salah apa ya sama kamu? Setiap hari saya enggak kerja berapa bulan, kantor enggak saya tengok,” jelasnya sambil menggambarkan betapa besar dedikasinya dalam merawat sang musisi.
Lebih lanjut, Dearly juga mengungkapkan bagaimana dirinya sering menomorduakan kebutuhan pribadi demi mendukung Ari Lasso.
“Biar ngantuk pun saya tahan-tahan, ketemu anak saya paling seminggu sekali, ke kantor hampir enggak pernah,” paparnya.
Ia bahkan rela membatasi waktu berkumpul dengan anaknya demi memberikan perhatian penuh kepada Ari.
Dearly juga menyinggung sifat emosional Ari Lasso yang menurutnya tidak seharusnya dilampiaskan kepada perempuan mana pun.
“Saya enggak pernah selingkuh, bahkan pergi ke Korea juga saya bayar sendiri semua,” tegasnya menangkis tudingan miring yang diarahkan kepadanya.
Ia merasa tertekan oleh pesan-pesan panjang bernada kasar yang dikirimkan Ari melalui WhatsApp.
Selain itu, Dearly mengaku diminta untuk menghapus semua foto kebersamaan mereka dari media sosial.
“Baik, saya akan hapus tetapi jangan diputar lagi dengan bilang saya cewek tua, bego, goblok,” ujarnya dengan tegas.
Meskipun demikian, ia masih menyimpan bukti-bukti percakapan sebagai bentuk pertahanan diri jika situasi memburuk.
Menurut Dearly, permintaan untuk menghapus foto-foto tersebut sering berubah-ubah tergantung emosi Ari.
“Ada loh chat-nya di WA kalau kamu lagi marah-marah,” ungkapnya sambil memastikan bahwa setiap percakapan disimpan rapi sebagai bukti autentikasi.
Ketika berbicara tentang konten media sosial, Dearly menyebut bahwa sebagian besar ide berasal dari Ari Lasso sendiri.
Ia mengingat salah satu insiden ketika diminta membuat konten hingga larut malam.
“Bahkan konten terakhir kamu suruh saya buat sampai pukul 02.00 dini hari,” katanya sembari menambahkan bahwa selalu berusaha memenuhi keinginan sang musisi.
Rasa kesabaran Dearly tampaknya telah mencapai batasnya sehingga mendorongnya untuk berbicara di media sosial.
“Padahal selama ini saya sudah diam walau saya dipermalukan,” tuturnya dengan nada getir. Ia merasa perlu untuk mengungkapkan sisi ceritanya agar publik mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
Sejak awal perseteruan ini mencuat ke publik, banyak pihak turut memberikan perhatian dan komentar atas dinamika hubungan antara kedua figur publik ini.
Perseteruan ini tidak hanya menyoroti masalah pribadi namun juga membuka diskusi lebih luas mengenai etika dalam hubungan asmara terutama ketika melibatkan figur publik.
Sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak Ari Lasso mengenai tudingan yang dilontarkan oleh Dearly Djoshua. (*/stch/dda)
















