Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Harga Pakan Ternak Naik Jelang Idul Adha 2026, Penjual Jerami Kebumen Raup Cuan Berlipat

Idul Adha, Berkah Bagi Penjual Pakan TernakIdul Adha, Berkah Bagi Penjual Pakan Ternak
PANEN: Ahmad, penjual pakan ternak warga Desa Tanjungsari Kecamatan Petanahan saat mengirimkan jerami ke peternakan

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Momen Idul Adha selalu memancarkan berkah bagi banyak kalangan, dan tahun ini tidak terkecuali bagi peternak dan penjual pakan ternak di Kabupaten Kebumen.

Dengan mendekatnya hari raya besar umat Islam ini, permintaan akan pakan ternak mengalami lonjakan yang signifikan.

Selain meningkatnya permintaan, harga pakan ternak juga mengalami kenaikan yang cukup mencolok.

Ahmad, seorang penjual pakan ternak berusia 40 tahun yang tinggal di Desa Tanjungsari, Kecamatan Petanahan, mengungkapkan bahwa ia mulai merasakan peningkatan penjualan jerami menjelang Idul Adha 1447 H kali ini.

Dalam kondisi normal, Ahmad biasanya menjual rata-rata sepuluh ikat pakan ternak setiap harinya.

Namun, menjelang hari raya ini, ia dapat menjual hingga dua puluh ikat per hari.

“Ini permintaan banyak, bisa 20 ikat sehari,” kata Ahmad ketika ditemui pada Rabu (6/5), saat ia sibuk mengangkut jerami untuk dikirim ke pelanggan.

Ahmad menjelaskan bahwa selain pelanggan tetap di wilayah Kecamatan Kebumen, ia juga memasok pakan ternak ke pasar-pasar di sekitar Pasar Petanahan hingga Alian.

Harga rata-rata pakan ternak yang dijualnya adalah Rp 15 ribu per ikat. Namun, bagi para pelanggan setia, Ahmad memberikan harga khusus sebesar Rp 12,5 ribu per ikat.

“Kami ingin memberikan harga yang bersahabat agar peternak bisa lebih mudah dalam mendapatkan pakan,” ungkapnya.

Sumber utama bahan baku jerami yang dijual Ahmad tidak hanya berasal dari wilayah Kebumen, tetapi juga dari daerah sekitarnya seperti Kabupaten Purworejo.

“Selain dari lokal juga dari luar karena permintaan meningkat,” terangnya dengan wajah optimis.

Ia menambahkan bahwa cara untuk memperoleh jerami tersebut adalah dengan membantu petani dalam proses panen atau derep.

“Saya membantu panen. Imbalannya saya mendapat jerami. Ini tentu menjadi solusi bersama,” ucapnya.

Tradisi saling membantu antara penjual dan petani tampaknya sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.

Dalam konteks ini, momen Idul Adha bukan hanya sekadar perayaan agama semata, tetapi juga menjadi peluang ekonomi yang saling menguntungkan bagi banyak pihak.

Saat para peternak mempersiapkan hewan kurban mereka, kebutuhan akan pakan ternak pun semakin meningkat.

Hal ini menciptakan siklus positif dalam ekosistem pertanian dan peternakan di kawasan tersebut.

Permintaan tinggi terhadap pakan ternak menjelang hari raya ini sebenarnya bukanlah hal baru bagi para pelaku usaha lokal seperti Ahmad.

Mereka telah beradaptasi dengan pola permintaan musiman yang terjadi setiap tahun menjelang Idul Adha.

Ketika umat Islam merayakan kurban dengan menyembelih hewan ternak seperti sapi dan kambing, kebutuhan akan pakan sebagai persiapan sebelum penyembelihan pun meningkat tajam.

Masyarakat di Kebumen pun semakin menyadari pentingnya menjaga kualitas pakan ternak mereka demi kesehatan hewan yang akan dikurbankan.

Pakan berkualitas tidak hanya berdampak pada kesehatan hewan tetapi juga pada produktivitas dan kualitas daging yang dihasilkan saat disembelih nanti.

Oleh karena itu, para peternak sangat selektif dalam memilih sumber pakan untuk memastikan hewan mereka tumbuh dengan baik.

Di sisi lain, kondisi cuaca yang cukup mendukung selama beberapa bulan terakhir turut berkontribusi terhadap hasil panen jerami yang melimpah di Kabupaten Kebumen dan sekitarnya.

Para petani pun merasa optimis akan hasil pertanian mereka tahun ini sehingga dapat memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat menjelang Idul Adha. (cah/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Penderita TBC Baru Terdeteksi 590 Kasus

Dinkes Banjarnegara Kejar Target 2.787 Kasus TBC, Baru 590 yang Terdeteksi

Berita Selanjutnya
Musim Kemarau Diprediksi Pertengahan Mei

Kemarau Panjang Diprediksi Landa Cilacap, BPBD Gandeng CSR hingga PMI