Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Indonesia-Kanada Teken Kesepakatan ICA CEPA, Tarif Impor Dihapus hingga 90%

Tarif impor kedua negara dihapusTarif impor kedua negara dihapus
Indonesia dan Kanada mencapai kesepakatan perdagangan melalui ICA CEPA yang membuat tarif impor di antara dua negara dihapus

BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Indonesia dan Kanada telah mencapai kesepakatan penting dalam bentuk Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA CEPA).

Kesepakatan dagang ini disetujui melalui penandatanganan yang dilakukan oleh Menteri Perdagangan Indonesia, Budi Santoso, dan Menteri Perdagangan Internasional Kanada, Maninder Sidhu.

Acara bersejarah ini turut disaksikan oleh Prabowo dan Perdana Menteri Kanada, Mark Carney. Kesepakatan ICA CEPA mencakup penghapusan tarif impor yang signifikan.

Kanada berkomitmen untuk menghapus 90,5 persen tarif impor terhadap produk asal Indonesia. Sebagai balasannya, Indonesia memberikan pembebasan sebesar 85,8 persen pos tarif untuk produk asal Kanada.

Langkah ini diproyeksikan akan meningkatkan ekspor Indonesia ke Kanada hingga mencapai US$11,8 miliar atau sekitar Rp197,7 triliun pada tahun 2030.

Selain itu, implementasi ICA CEPA diharapkan dapat menambah pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Indonesia sebesar 0,12 persen serta meningkatkan investasi sebesar 0,38 persen.

Ini merupakan dorongan besar bagi ekonomi Indonesia, terutama dalam pertumbuhan sektor ekspor. Prabowo menekankan pentingnya kerja sama strategis ini dalam keterangan resminya.

Ia menyatakan bahwa perjanjian ini sangat bernilai tidak hanya dari sudut pandang ekonomi tapi juga politik.

“Saya sangat senang berada di sini untuk penandatanganan CEPA dan saya pikir ini akan menjadi momen bersejarah. Ini akan terbukti sebagai tonggak yang signifikan,” kata Prabowo pada Rabu (24/9).

ICA-CEPA sendiri dipandang sebagai tonggak penting dalam hubungan ekonomi antara Indonesia dan Kanada. Perjanjian ini memberikan kepastian hukum yang mendukung akses pasar yang lebih luas bagi kedua negara.

Selain dampak ekonomi langsung seperti peningkatan perdagangan, perjanjian ini juga menjamin transparansi regulasi serta perlindungan investasi.

Tidak hanya itu, ICA CEPA juga memperkuat kerja sama di berbagai bidang lainnya seperti pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), pengembangan lokapasar digital, perlindungan hak kekayaan intelektual, dan perdagangan berkelanjutan.

Semua aspek tersebut menjadikan perjanjian ini sebagai platform komprehensif untuk mempererat hubungan bilateral kedua negara.

Di samping kesepakatan dagang ini, Indonesia dan Kanada juga meresmikan Nota Kesepahaman antara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dengan Departemen Pertahanan Nasional Kanada terkait kegiatan kerja sama di bidang pertahanan.

Kesepakatan baru tersebut memperluas ruang lingkup kerja sama pertahanan antara kedua negara. Partisipasi Kanada dalam latihan Super Garuda Shield menjadi salah satu contoh konkret dari kerja sama ini.

Selain itu, dialog pertahanan reguler antara kedua belah pihak akan dilaksanakan guna memperkuat industri militer dalam jangka panjang.

Keputusan untuk menghapuskan tarif impor melalui ICA CEPA tidak hanya sekadar langkah ekonomi semata tetapi juga menjadi simbol kemitraan strategis yang lebih kuat antara Indonesia dan Kanada.

Dengan menekankan manfaat dari perjanjian dagang ini, baik dari segi peningkatan ekspor maupun investasi asing langsung ke Indonesia, kedua negara menunjukkan bahwa mereka siap untuk memajukan hubungan bilateral ke tingkat yang lebih tinggi.

Dalam konteks globalisasi saat ini, perjanjian seperti ICA CEPA memainkan peran penting dalam membentuk ulang lanskap perdagangan dunia yang lebih terintegrasi dan saling menguntungkan.

Kesepakatan semacam ini tidak hanya bermanfaat bagi pemain besar tetapi juga memberikan peluang bagi pelaku usaha kecil dan menengah di kedua negara untuk berkembang secara global.

Dengan demikian, langkah maju antara Indonesia dan Kanada melalui ICA CEPA menunjukkan komitmen kuat kedua negara untuk terus mempererat hubungan bukan hanya di bidang ekonomi tetapi juga di sektor lain seperti pertahanan dan keamanan serta inovasi teknologi. (*/dda)

Berita Sebelumnya
Undian putaran keempat carabao cup

Hasil Undian Carabao Cup 2025/2026 Babak 4: Liverpool & Man City Lolos, Grimsby Bikin Kejutan

Berita Selanjutnya
Polres pastikan peralatan tanggap bencana siap guna

Polres Kebumen Lakukan Pengecekan Peralatan Tanggap Bencana, Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem