Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Polres Kebumen Gelar Pelatihan AI untuk Siswa SMA Pejagoan, Ajarkan Cara Kenali Hoaks dan Deepfake
iOS 27 Bawa Fitur Reference Image, Pengguna iPhone Bisa Cek Keaslian Foto

iOS 27 Bawa Fitur Reference Image, Pengguna iPhone Bisa Cek Keaslian Foto

Cek Foto Asli dari Kamera iPhoneCek Foto Asli dari Kamera iPhone
PEGANG HP: Penggguna iPhone 17 yang siap dilakuka uji coba fitur baru Reference Image

BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Apple dikabarkan tengah menguji fitur baru bernama Reference Image pada iOS 27.

Fitur tersebut disebut memungkinkan pengguna memeriksa apakah sebuah foto benar-benar diambil menggunakan kamera iPhone, di tengah semakin maraknya gambar hasil kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Informasi mengenai Reference Image ditemukan dalam analisis terhadap versi beta iOS terbaru.

Dikutip dari 9to5Mac, fitur tersebut menjadi salah satu teknologi yang sedang diuji Apple dan berpotensi memberikan cara baru bagi pengguna untuk mengetahui asal-usul sebuah foto.

Reference Image diperkirakan memanfaatkan data teknis yang berkaitan dengan sensor kamera serta metadata foto.

Informasi tersebut kemudian dapat digunakan untuk membantu melakukan verifikasi apakah gambar memang berasal dari perangkat iPhone yang digunakan untuk mengambil foto.

Konsep ini cukup menarik karena perkembangan teknologi AI membuat gambar semakin mudah dibuat maupun dimanipulasi.

Saat ini, sebuah foto yang terlihat realistis belum tentu merupakan hasil jepretan kamera.

Gambar dapat dibuat menggunakan AI generatif atau diedit secara digital sehingga sulit dibedakan dari foto asli.

Dalam kondisi tersebut, fitur untuk memeriksa asal-usul foto dapat menjadi salah satu alat tambahan bagi pengguna.

Reference Image tidak hanya berfokus pada pertanyaan apakah sebuah gambar dibuat oleh AI, tetapi lebih kepada pembuktian bahwa foto tersebut memiliki hubungan dengan perangkat kamera tertentu.

Berdasarkan informasi yang beredar, proses verifikasi Reference Image kemungkinan memanfaatkan Private Cloud Compute milik Apple.

Teknologi tersebut memungkinkan pemrosesan tertentu dilakukan melalui sistem komputasi cloud Apple dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan privasi pengguna.

Namun, mekanisme kerja Reference Image secara lengkap belum diketahui. Apple juga belum memberikan konfirmasi resmi mengenai fitur tersebut sehingga berbagai informasi yang beredar masih berasal dari temuan pada versi beta iOS 27.

Pengguna disebut perlu mengaktifkan mode Reference melalui aplikasi kamera agar informasi yang dibutuhkan untuk proses verifikasi dapat disertakan pada foto.

Dengan demikian, fitur tersebut kemungkinan tidak otomatis tersedia pada setiap foto yang diambil menggunakan iPhone.

Jika nantinya dirilis, Reference Image dapat menjadi bagian dari upaya Apple menghadapi tantangan baru di era konten sintetis.

Perkembangan AI generatif membuat pembuatan foto dan video semakin mudah, termasuk menghasilkan visual yang menyerupai hasil kamera sungguhan.

Teknologi untuk mengidentifikasi konten AI sebenarnya bukan hal baru. Sejumlah perusahaan teknologi telah mengembangkan sistem yang dapat membantu mengetahui apakah sebuah gambar dibuat atau dimodifikasi menggunakan kecerdasan buatan.

Namun, pendekatan Reference Image disebut berbeda. Alih-alih hanya mencari tanda-tanda bahwa sebuah gambar dibuat menggunakan AI, fitur tersebut berpotensi memberikan informasi mengenai asal gambar berdasarkan data dari perangkat yang digunakan untuk mengambil foto.

Hal ini dapat berguna dalam berbagai situasi ketika keaslian sebuah foto menjadi penting.

Misalnya, pengguna dapat memiliki cara tambahan untuk menunjukkan bahwa sebuah gambar memang berasal dari kamera iPhone tertentu, bukan sekadar gambar yang dibuat menggunakan aplikasi atau AI.

Meski begitu, fitur tersebut masih berada dalam tahap pengujian beta. Artinya, mekanisme Reference Image masih dapat mengalami perubahan sebelum Apple merilis versi final iOS 27.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan Apple membatalkan fitur tersebut sebelum tersedia untuk publik.

Fitur yang ditemukan dalam versi beta belum tentu selalu masuk ke dalam sistem operasi final.

Apple sendiri dijadwalkan merilis iOS 27 untuk pengguna secara lebih luas pada musim gugur mendatang.

Jika Reference Image benar-benar menjadi bagian dari pembaruan tersebut, fitur ini berpotensi menjadi salah satu teknologi baru yang menarik perhatian pengguna iPhone.

Kehadiran fitur tersebut juga menunjukkan bagaimana perkembangan AI mulai mendorong produsen perangkat untuk mencari cara baru dalam menjaga keaslian konten digital.

Ketika gambar buatan AI semakin sulit dibedakan dari foto asli, informasi mengenai sumber dan asal sebuah gambar menjadi semakin penting.

Bagi pengguna iPhone, Reference Image nantinya dapat menjadi alat tambahan untuk memeriksa keaslian foto.

Namun, kemampuan sebenarnya dari fitur tersebut masih perlu menunggu penjelasan resmi Apple dan versi final iOS 27.

Untuk saat ini, Reference Image masih sebatas fitur yang ditemukan dalam pengujian beta.

Apple belum memastikan apakah teknologi tersebut akan tersedia untuk seluruh pengguna iPhone ketika iOS 27 resmi dirilis. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Perkaya Literasi Digital, Siswa Diajak Bijak Gunakan AI

Polres Kebumen Gelar Pelatihan AI untuk Siswa SMA Pejagoan, Ajarkan Cara Kenali Hoaks dan Deepfake