Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Javier Mendez: Khabib Nurmagomedov Lebih Layak Jadi GOAT UFC daripada Jon Jones

Khabib Layak GOAT Ketimbang Jon JonesKhabib Layak GOAT Ketimbang Jon Jones
Khabib Nurmagomedov

BANYUMASEKSPRES.ID, Perdebatan mengenai siapa petarung terhebat sepanjang masa (GOAT) di ajang UFC kembali mencuat di kalangan penggemar olahraga seni bela diri campuran (MMA).

Kali ini, sorotan tertuju pada pernyataan pelatih ternama Javier Mendez, yang secara tegas menyebut bahwa Khabib Nurmagomedov lebih layak menyandang predikat tersebut dibandingkan Jon Jones.

Pernyataan ini disampaikan Mendez dalam sesi wawancara di Ahmad Mahmood Show, dan dikutip oleh MMA Mania.

Dalam penjelasannya, Mendez menekankan bahwa penilaian GOAT bukan semata-mata soal jumlah gelar atau dominasi di atas oktagon, melainkan juga menyangkut integritas dan sportivitas sebagai seorang atlet profesional.

“GOAT bagi saya adalah Khabib. Saya ingin menempatkan Jon Jones dalam kategori tersebut, tetapi saya tidak bisa,” kata Mendez dengan tegas.

Menurutnya, aspek profesionalisme dan kebersihan dari doping atau pelanggaran tes zat terlarang menjadi pertimbangan penting dalam menentukan siapa yang pantas disebut sebagai petarung terbaik di dunia.

Mendez mengakui bahwa Jon Jones memiliki kemampuan luar biasa dan reputasi yang mentereng di dunia MMA.

Petarung asal Amerika Serikat itu pernah menjadi juara UFC di dua divisi berbeda, yaitu kelas light heavyweight dan kelas berat.

Prestasi tersebut menempatkan Jones sebagai salah satu atlet paling dominan dalam sejarah UFC.

Namun, sejumlah kasus pelanggaran tes zat terlarang yang menimpa Jon Jones menjadi faktor yang membuat posisi Jones dalam perdebatan GOAT dipertanyakan.

“Bila seorang petarung ketahuan melakukan sesuatu hal yang seharusnya tidak dilakukan, bagaimana bisa dia dipertimbangkan sebagai pemuncak dalam olahraga ini?” ujar Mendez.

Ia menegaskan bahwa UFC adalah olahraga profesional yang menjunjung tinggi prinsip fair play.

Dalam penjelasannya, Mendez bahkan membandingkan situasi tersebut dengan kasus di ajang Olimpiade, di mana atlet yang terbukti berbuat curang dapat kehilangan medali yang telah diraih.

“Berapa banyak pemenang medali emas Olimpiade yang kemudian diketahui bahwa dia berbuat curang dan medali mereka dicabut? UFC pun harus menilai hal yang sama. Integritas itu penting,” tegasnya.

Sebaliknya, Khabib Nurmagomedov dinilai memiliki rekam jejak yang bersih sepanjang kariernya di UFC.

Petarung asal Rusia itu pensiun dengan rekor tak terkalahkan, yakni 29 kemenangan tanpa sekali pun menderita kekalahan.

Sepanjang kariernya, Khabib tidak pernah tersandung kasus doping atau pelanggaran lainnya.

Bagi Mendez, hal ini menjadi pembeda utama dalam menentukan siapa yang pantas menyandang status GOAT.

Lebih jauh, Mendez menekankan bahwa gaya bertarung Khabib yang mengutamakan disiplin, teknik gulat yang superior, serta strategi yang matang juga menunjukkan kualitas seorang atlet profesional sejati.

Dominasi Khabib di divisi lightweight selama bertahun-tahun, termasuk kemenangan atas petarung kelas dunia seperti Conor McGregor, Dustin Poirier, dan Justin Gaethje, menjadi bukti nyata kemampuan dan konsistensinya.

Mendez menyatakan bahwa untuk menjadi GOAT, seorang petarung harus lebih dari sekadar menang di atas oktagon.

Ia harus menunjukkan konsistensi, profesionalisme, dan integritas, baik di dalam maupun di luar arena.

Menurutnya, Khabib memenuhi semua kriteria tersebut, sementara prestasi Jon Jones, meski luar biasa, tercoreng oleh sejumlah kontroversi terkait tes doping.

Pernyataan ini pun menimbulkan respons beragam dari penggemar MMA di media sosial.

Sebagian setuju dengan penilaian Mendez karena menilai Khabib adalah contoh atlet yang disiplin dan bebas kontroversi.

Sementara sebagian lain tetap mengagungkan Jon Jones karena prestasi teknisnya dan dominasi dalam beberapa divisi.

Meski begitu, Mendez menegaskan bahwa GOAT bukan hanya soal kemenangan atau gelar, melainkan kualitas menyeluruh sebagai atlet profesional yang dihormati dan dicontoh.

“Dalam pandangan saya, Khabib sudah menunjukkan semua itu. Ia pensiun di puncak karier, dengan catatan bersih dan menghormati olahraga ini,” tuturnya.

Dengan pernyataan Mendez, perdebatan tentang siapa petarung terhebat UFC akan terus menjadi topik hangat.

Namun, pesan yang ingin disampaikan jelas: integritas, disiplin, dan konsistensi menjadi faktor utama dalam menilai kejayaan seorang atlet MMA sejati. (*/dda)

Berita Sebelumnya
Muncul Desakan Reformasi BUMD

Komisi II DPR Desak Reformasi Total BUMD untuk Kekuatan Ekonomi Daerah

Berita Selanjutnya
Ptn

Top Kampus Penerima Mahasiswa SNBP Terbanyak, Simak Daftarnya