BANYUMASEKSPRES.ID, Lionel Messi kembali ke lapangan bersama Inter Miami setelah sang ayah, Jorge Messi, meninggal dunia pada pekan lalu.
Messi tampil sebagai pemain pengganti saat Inter Miami menghadapi Club León dalam laga terakhir fase grup Leagues Cup 2026, Kamis (13/8) pagi WIB.
Pertandingan tersebut menjadi momen emosional bagi Messi setelah sebelumnya absen ketika Inter Miami kalah 1-2 dari Monterrey.
Penyerang asal Argentina itu kembali ke Amerika Serikat setelah menghadiri pemakaman tertutup sang ayah di Argentina pada Minggu.
Messi memulai pertandingan melawan León dari bangku cadangan. Pelatih Guillermo Hoyos kemudian memasukkannya pada awal babak kedua dalam laga yang wajib dimenangi Inter Miami untuk menjaga peluang mereka di Leagues Cup.
Kehadiran Messi langsung mendapat sambutan meriah dari para pendukung Inter Miami.
Kembalinya sang kapten ke lapangan menjadi perhatian setelah beberapa hari sebelumnya ia kehilangan sosok yang memiliki peran besar dalam perjalanan hidup dan kariernya.
Namun, comeback Lionel Messi tersebut belum mampu menyelamatkan Inter Miami. Klub asal Florida itu akhirnya kalah 2-3 dari León dan harus tersingkir dari Leagues Cup.
Hasil tersebut menjadi kegagalan pada fase awal setelah format kompetisi diperluas pada 2023.
Kehadiran Messi sempat memberikan energi tambahan bagi Inter Miami. Ia berusaha membantu tim membalikkan keadaan setelah León mampu mencetak gol-gol penting.
Namun, upaya tersebut tidak cukup untuk menghindarkan Miami dari kekalahan.
Yannick Bright menjadi salah satu pemain Inter Miami yang merasakan langsung kembalinya Messi.
Gelandang tersebut mencetak gol kedua Miami sekaligus memberikan dukungan kepada sang kapten yang tengah menghadapi masa sulit setelah kehilangan ayahnya.
“Saya tidak menyangkanya. Hal itu menunjukkan betapa besarnya kepedulian dia. Saat melihatnya ada di sini, satu-satunya hal yang ada di pikiran saya adalah memberikan kemampuan 150% demi dirinya,” ujar Bright.
Kekalahan dari León membuat perjalanan Inter Miami di Leagues Cup 2026 berakhir lebih awal.
Padahal, pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Messi dan rekan-rekannya untuk mempertahankan peluang melanjutkan perjalanan di turnamen.
Bagi Messi sendiri, pertandingan tersebut memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar pertandingan sepak bola.
Ia baru saja kehilangan Jorge Messi, sosok yang selama puluhan tahun menjadi bagian penting dalam kehidupan dan kariernya.
Jorge Messi meninggal dunia di Rosario, Argentina, pada usia 68 tahun setelah lama mengalami masalah kesehatan.
Ia tidak hanya dikenal sebagai ayah Lionel Messi, tetapi juga menjadi sosok penting yang mendampingi putranya sejak awal perjalanan karier.
Jorge bahkan menjadi agen Messi sejak sang pemain masih berusia 14 tahun. Ia terus berada di belakang perjalanan karier putranya hingga Messi mencapai puncak bersama Barcelona dan tim nasional Argentina.
Peran Jorge juga terlihat dalam perjalanan Messi bersama tim nasional Argentina.
Sang ayah tetap menjadi salah satu orang terdekat yang mendukung Messi ketika ia menghadapi berbagai tantangan sepanjang kariernya.
Jorge turut menyaksikan perjalanan putranya bersama Argentina hingga meraih gelar Piala Dunia 2022.
Pencapaian tersebut menjadi salah satu puncak terbesar dalam karier Lionel Messi.
Sebelum meninggal dunia, Jorge disebut sempat meminta Messi untuk tetap bermain di satu Piala Dunia terakhir. Permintaan tersebut datang ketika kondisi kesehatannya terus menurun.
Kehilangan sang ayah kemudian membuat Messi mulai mempertanyakan kelanjutan kariernya.
Dalam unggahan di media sosial, Messi mengungkapkan bahwa dirinya memiliki keraguan mengenai apakah akan terus menjalani sepak bola profesional lebih lama lagi.
Messi belum menyatakan keputusan untuk pensiun. Namun, ungkapannya menunjukkan bahwa kematian Jorge memberikan dampak emosional yang sangat besar bagi pemain berusia 39 tahun tersebut.
Kembalinya Messi ke lapangan hanya beberapa hari setelah pemakaman sang ayah juga memperlihatkan bagaimana sepak bola menjadi bagian besar dalam kehidupannya.
Meski masih berada dalam suasana duka, ia memilih kembali membantu Inter Miami dalam pertandingan penting.
Sayangnya, perjuangan tersebut berakhir dengan hasil mengecewakan. Inter Miami harus menerima kekalahan 2-3 dari León sekaligus mengakhiri perjalanan mereka di Leagues Cup 2026.
Pertandingan itu pun menjadi salah satu momen emosional dalam perjalanan Messi bersama Inter Miami.
Bukan hanya karena timnya tersingkir, tetapi juga karena laga tersebut menjadi penampilan pertamanya setelah kehilangan sang ayah.
Dukungan dari rekan-rekan setim dan para pendukung menjadi bagian penting dalam comeback Messi.
Setelah melewati masa sulit bersama keluarga, Messi kembali menjalani aktivitas profesionalnya di lapangan.
Untuk saat ini, masa depan Lionel Messi di sepak bola masih menjadi tanda tanya.
Ia belum mengumumkan keputusan mengenai rencana kariernya, tetapi telah menyampaikan bahwa kehilangan Jorge membuat dirinya kembali mempertimbangkan masa depan.
Yang jelas, kembalinya Messi ke lapangan setelah kehilangan sang ayah menjadi momen penuh emosi.
Meski tidak mampu membawa Inter Miami lolos dari fase awal Leagues Cup, kehadirannya menunjukkan bahwa perjalanan sang megabintang masih menjadi perhatian besar dunia sepak bola. (*/stch/dda)
















