Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Longsor Terjang Karanggayam, Tembok Rumah Warga Ginandong Kebumen Jebol

Rumah jebol dihantam longsorRumah jebol dihantam longsor

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, pada Selasa (13/5), mengakibatkan tanah longsor di Desa Ginandong. Peristiwa ini menyebabkan tembok rumah milik Poniran (45), warga Dukuh Gunung Lanang RT 05 RW 02, jebol diterjang material longsor.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian tersebut menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp7 juta. Tembok rumah yang rusak memiliki panjang sekitar 8 meter dan tinggi sekitar 3 meter.

Warga sekitar langsung sigap melakukan kerja bakti untuk membersihkan sisa material longsor yang menimpa bangunan tersebut.

“Logistik untuk kerja bakti sudah kami distribusikan,” ujar Heri Purwoto, Bako Humas BPBD Kebumen, Kamis (15/5). Ia menambahkan bahwa penanganan darurat melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD, TNI, Polri, hingga relawan masyarakat sekitar.

Penanganan cepat juga dilakukan oleh jajaran Polres Kebumen, termasuk evakuasi penghuni rumah untuk menghindari kemungkinan longsor susulan.

Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman memastikan bahwa Poniran beserta keluarganya telah diungsikan ke rumah tetangga yang lebih aman.

“Kebumen rawan bencana seperti longsor, banjir, dan pohon tumbang. Warga harus peka pada tanda-tanda bencana,” tegas Kompol Faris, mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap cuaca ekstrem dan kondisi geografis wilayah yang rawan longsor.

Ia juga mengimbau agar masyarakat segera melapor ke pihak berwenang jika melihat tanda-tanda alam yang mencurigakan.

Beberapa indikasi awal bencana tanah longsor yang harus diwaspadai antara lain retakan tanah di sekitar lereng, pohon miring, air mengalir dari tebing dalam kondisi keruh, hingga munculnya suara gemuruh dari arah perbukitan atau lereng.

Koordinasi antara aparat desa, BPBD, dan Polres Kebumen terus dilakukan untuk menjaga kesiapsiagaan jika terjadi bencana susulan.

Patroli dan pemantauan wilayah rawan bencana juga ditingkatkan sebagai langkah antisipasi dini guna mengurangi risiko dan dampak yang lebih besar.

Peran aktif masyarakat sangat penting dalam upaya mitigasi bencana. Kewaspadaan yang tinggi dan respons cepat terhadap gejala-gejala alam akan sangat menentukan keselamatan bersama, terutama di daerah-daerah yang masuk dalam peta rawan longsor seperti Karanggayam dan sekitarnya.

Hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi turun di wilayah Kabupaten Kebumen dan sekitarnya dalam beberapa hari ke depan. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak lengah, khususnya yang tinggal di lereng perbukitan atau daerah dengan kontur tanah labil.

Keselamatan harus diutamakan dengan mematuhi imbauan dan arahan dari aparat desa maupun petugas kebencanaan yang terus melakukan pemantauan lapangan. (cah/stch)

Berita Sebelumnya
Wisata alam di wilayah selatan bakal digarap

Potensi Wisata Alam Banjarnegara Selatan Perlu Dioptimalkan Lewat Diversifikasi Destinasi

Berita Selanjutnya
Salon kambing laris manis

Salon Kambing Diserbu Pelanggan – Harga Jual Kambing di Cilacap Naik Usai Perawatan