Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Meisya Siregar Kurangi Aktivitas Berat

Kurangi aktivitas beratKurangi aktivitas berat

BANYUMASEKSPRES.ID, Artis Meisya Siregar baru-baru ini menjalani operasi histeroskopi di sebuah rumah sakit ternama akibat masalah kesehatan yang menyerang organ reproduksinya.

Sebagai istri dari musisi terkenal Bebi Romeo, Meisya didiagnosis dengan beberapa kondisi kesehatan seperti hiperplasia endometrium yang merupakan penebalan dinding rahim, polipoid endometrium, dan mioma.

Setelah menjalani prosedur medis ini, Meisya kini tengah berada dalam masa pemulihan yang menjadi perhatian publik.

Ketika ditemui oleh awak media di Studio Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Meisya membagikan kabar terbarunya kepada publik.

“Recovery ini kan aku H+5 ya, jadi empat hari setelah operasi. Alhamdulillah recovery sih aman-aman aja,” ungkapnya dengan nada syukur.

Meski kondisi kesehatannya sudah menunjukkan kemajuan, dokter masih melarangnya untuk melakukan aktivitas fisik yang berat termasuk olahraga.

“Memang masih dilarang tidak boleh berolahraga. Jadi aku gak padel lagi, gak tenis, gak nge-gym. Istirahat dulu mungkin selama seminggu sampai 10 hari. Habis itu baru boleh kembali olahraga,” jelas Meisya lebih lanjut mengenai pembatasan aktivitasnya.

Larangan ini tentunya bertujuan agar proses penyembuhan berjalan optimal dan tidak terganggu oleh aktivitas yang dapat memperberat kondisinya.

Selain pembatasan aktivitas fisik, Meisya juga harus mematuhi pantangan makanan yang telah ditetapkan oleh dokternya. Ia diinstruksikan untuk menghindari makanan mentah serta jenis makanan lainnya yang dianggap dapat mempengaruhi kesehatannya secara negatif.

“Pantangan makan, dokter cuma ngasih catatan adalah kurangi makan makanan yang mentah ya. Terus udah gitu ayam suntik, broiler, terus processed food itu gak boleh. Jadi kalau bisa makanan yang tinggi serat dan juga tinggi protein,” beber artis dan ibu dari tiga anak ini.

Dukungan keluarga menjadi salah satu hal penting bagi Meisya dalam menjalani masa pemulihan ini. Ia merasa sangat bersyukur karena mendapatkan dukungan penuh dari orang-orang terdekatnya selama proses penyembuhan berlangsung.

“Ya alhamdulillah ya ini ya, support bangetlah. Mereka men-support aku full 1.000%,” ungkapnya dengan rasa syukur yang mendalam.

Menyadari pentingnya menjaga kesehatan di usia yang semakin matang adalah hal lain yang kini disadari oleh Meisya Siregar.

Dengan usianya yang sudah memasuki fase perimenopause, ia merasa perlu lebih waspada dan menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah antisipatif terhadap masalah kesehatan di masa depan.

“Iya, jadi sebenarnya ini udah memasuki umur-umur perimenopause ya. Jadi memang harus dialami juga, tapi ya tetep emang udah jadi warning untuk aku lebih ngejaga lagi kesehatan,” pungkasnya menutup percakapan dengan kesadaran bahwa menjaga kesehatan adalah prioritas utama saat ini.

Melalui pengalaman kesehatannya ini, Meisya berharap agar dapat memberikan inspirasi bagi banyak orang untuk lebih peduli terhadap kesehatan mereka sendiri terutama para wanita seusianya.

Dengan menjaga pola hidup sehat dan mengikuti arahan medis dengan tepat diharapkan dapat membantu mencegah atau setidaknya meminimalisir risiko masalah kesehatan serupa di kemudian hari.

Meisya Siregar bukan hanya menunjukkan ketegaran dalam menghadapi masalah kesehatannya namun juga berbagi pelajaran berharga tentang arti penting dukungan keluarga serta dedikasi dalam menjaga pola hidup sehat demi kualitas hidup yang lebih baik di masa depan. (stch)

Berita Sebelumnya
Infinix hot 60i 5g

Infinix Hot 60i 5G Rilis di India, Baterai 6.000 mAh Harga Rp 1 Jutaan

Berita Selanjutnya
Bni agen46 semarakkan hut ri

BNI Agen46 Semarakkan HUT RI, Gelaran di KDMP Dawuhan Banyumas Hadirkan Aneka Lomba