BANYUMASEKSPRES.ID, Model Paula Verhoeven mengungkapkan rasa sedih setelah mengetahui putra keduanya, Kenzo Eldrago Wong, kembali tidak masuk sekolah karena mengikuti kegiatan syuting film bersama ayahnya, Baim Wong.
Paula menilai pendidikan tetap menjadi hal penting yang harus diperhatikan meskipun Kenzo memiliki ketertarikan terhadap dunia perfilman.
Ia khawatir aktivitas syuting membuat sang putra terlalu sering meninggalkan kegiatan belajar di sekolah.
Baim Wong diketahui baru menyelesaikan proses produksi film terbarunya berjudul Minal Aidin Mohon Maaf Minta Rizki pada Jumat (7/8).
Dalam film tersebut, Baim turut melibatkan kedua putranya, termasuk Kenzo, dalam sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan proses syuting.
Keterlibatan Kenzo dalam produksi film tersebut kemudian menjadi perhatian Paula.
Sebagai ibu, ia merasa khawatir karena sang putra baru kembali menjalani aktivitas sekolah, tetapi harus kembali meninggalkan kegiatan belajar untuk mengikuti proses produksi film.
Melalui unggahan di Insta Story, Paula menyampaikan rasa kecewanya sekaligus mengingatkan Kenzo agar tidak terlalu sering meninggalkan sekolah.
Ia bahkan menawarkan diri untuk mengantar dan menjemput sang putra setiap hari jika diperlukan.
“Adek baru masuk (sekolah) sehari, sudah bolos lagi? Jangan bolos terus adek, sayang. Apa perlu mama yang izin antar jemput adek setiap hari supaya sekolah?” ujar Paula melalui Insta Story.
Pesan tersebut memperlihatkan kekhawatiran Paula terhadap rutinitas pendidikan Kenzo.
Ia tidak secara langsung melarang sang putra mengikuti kegiatan syuting, tetapi mengingatkan agar aktivitas tersebut tidak mengganggu kewajibannya sebagai seorang pelajar.
Dalam unggahan lainnya, Paula kembali memberikan pesan kepada Kenzo. Kali ini, ia menegaskan bahwa kegiatan syuting bukan merupakan kewajiban sang anak sehingga pendidikan tetap harus menjadi perhatian utama.
“Adek, walaupun katanya kamu suka (syuting), tapi pendidikan jangan ditinggalin ya. Syuting bukan kewajiban kamu nak. Mama sedih deh bolosnya kebanyakan,” imbuh Paula.
Unggahan tersebut kemudian menarik perhatian warganet. Sejumlah pengguna media sosial ikut membahas keseimbangan antara minat anak terhadap dunia hiburan dengan kewajibannya mendapatkan pendidikan.
Sebagian warganet menilai keterlibatan anak dalam produksi film memang dapat menjadi pengalaman yang menarik.
Namun, aktivitas tersebut sebaiknya tetap disesuaikan dengan usia dan kebutuhan anak, termasuk waktu untuk sekolah, beristirahat, serta menjalani kehidupan sehari-hari.
Perbincangan juga berkembang pada persoalan perlindungan anak yang terlibat dalam aktivitas profesional.
Sejumlah warganet menilai anak yang masih di bawah umur membutuhkan pengawasan orang tua agar aktivitas di luar sekolah tidak mengganggu proses tumbuh kembang dan pendidikannya.
Salah satu komentar datang dari akun Threads @ril***ago. Akun tersebut menilai anak yang masih di bawah umur membutuhkan pendampingan orang tua dalam kesehariannya.
“Karena ibu lebih telaten dalam mengurus anak. Walau enggak semua ibu telaten, tapi kebanyakan ibu pasti memahami anaknya,” ujar akun tersebut.
Komentar lain disampaikan akun @ary****era yang menyoroti perlunya perhatian terhadap anak yang terlibat dalam kegiatan profesional di industri hiburan.
“Seharusnya, ada undang-undang lebih tegas tentang pekerja anak,” ujar akun tersebut.
Perdebatan warganet muncul setelah Paula menyampaikan keresahannya secara terbuka.
Terlebih, Kenzo disebut baru kembali mengikuti kegiatan sekolah selama satu hari sebelum kembali tidak masuk karena agenda syuting.
Keterlibatan Kenzo dan saudaranya dalam film terbaru Baim Wong memang dapat menjadi pengalaman bagi keduanya untuk mengenal proses produksi film.
Namun, unggahan Paula menunjukkan adanya kekhawatiran agar pengalaman tersebut tidak mengorbankan kewajiban pendidikan.
Hingga kini, belum diketahui tanggapan Baim Wong terkait pesan yang disampaikan Paula.
Paula sendiri memilih menyampaikan kekhawatirannya secara terbuka melalui media sosial dengan menekankan bahwa kegiatan syuting bukan kewajiban Kenzo.
Persoalan tersebut akhirnya menjadi perhatian karena menyangkut keseimbangan antara kesempatan anak mengembangkan minat dan bakat dengan kewajiban mengikuti pendidikan.
Bagi sebagian warganet, kesempatan tampil dalam produksi film dapat menjadi pengalaman berharga, tetapi pendidikan tetap perlu menjadi pertimbangan utama.
Pesan Paula kepada Kenzo pun tidak semata-mata berupa larangan mengikuti syuting.
Ia justru menekankan agar sang putra tetap menjalankan kewajibannya sebagai pelajar dan tidak menjadikan aktivitas syuting sebagai alasan untuk terlalu sering meninggalkan sekolah.
Di tengah aktivitas keluarga dan pekerjaan di industri hiburan, perhatian terhadap pendidikan anak menjadi salah satu hal yang kembali disorot.
Unggahan Paula memperlihatkan pentingnya pengaturan waktu agar aktivitas di luar sekolah tetap berjalan tanpa mengesampingkan kebutuhan pendidikan Kenzo. (*/stch/dda)














