BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Semangat menuntut ilmu ditunjukkan para siswa SMP Negeri 4 Majenang, Kabupaten Cilacap.
Meski harus menghadapi akses jalan yang terjal dan sulit setiap hari, mereka tetap berangkat ke sekolah demi mengikuti kegiatan belajar mengajar dan mengejar cita-cita.
Kondisi geografis yang cukup menantang tidak menyurutkan tekad para pelajar untuk memperoleh pendidikan.
Bagi mereka, medan yang berat justru menjadi bagian dari perjuangan yang harus dilalui agar tetap bisa duduk di bangku sekolah.
Untuk membantu kelancaran aktivitas belajar, SMP Negeri 4 Majenang menjalin kerja sama dengan pemilik mobil bak yang digunakan sebagai sarana transportasi siswa.
Kendaraan tersebut mengantar para pelajar menuju sekolah pada pagi hari, kemudian menjemput mereka kembali setelah kegiatan belajar selesai.
Keberadaan mobil bak menjadi solusi bagi siswa yang tinggal di wilayah dengan akses jalan yang sulit dijangkau kendaraan umum.
Fasilitas tersebut dinilai mampu mempermudah perjalanan sekaligus meningkatkan keamanan siswa saat berangkat maupun pulang sekolah.
Kepala SMP Negeri 4 Majenang, R. Sri Permana, SPd., M.Pd., mengatakan semangat yang ditunjukkan para siswa menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik.
“Kami sangat mengapresiasi semangat anak-anak yang tetap berangkat ke sekolah meskipun harus melewati medan yang tidak mudah,” katanya.
Menurut Sri Permana, dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan pendidikan, terutama di daerah yang memiliki keterbatasan akses.
Kerja sama dengan pemilik kendaraan yang bersedia membantu mengangkut siswa merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap masa depan generasi muda.
Ia berharap infrastruktur menuju sekolah dapat terus ditingkatkan sehingga para siswa bisa memperoleh akses pendidikan yang lebih aman, nyaman, dan mudah.
“Kami berharap akses menuju sekolah ke depan dapat semakin baik sehingga para siswa dapat belajar dengan lebih nyaman, aman, dan semangat untuk meraih masa depan yang lebih cerah,” ujarnya.
Sri Permana menambahkan, pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan orang tua, masyarakat, dan pemerintah.
Sinergi tersebut diperlukan agar seluruh anak tetap memiliki kesempatan memperoleh pendidikan yang layak tanpa terkendala kondisi geografis.
Menurutnya, bantuan transportasi yang selama ini diberikan menjadi bukti bahwa kepedulian masyarakat mampu menghadirkan solusi bagi siswa yang tinggal di daerah dengan akses terbatas.
Semangat para siswa SMP Negeri 4 Majenang menjadi gambaran bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti belajar.
Dengan tekad yang kuat serta dukungan berbagai pihak, mereka tetap berusaha hadir di sekolah setiap hari demi meraih masa depan yang lebih baik.
Harapannya, perhatian terhadap pembangunan infrastruktur jalan dan akses transportasi di wilayah tersebut dapat terus ditingkatkan.
Dengan begitu, siswa tidak lagi harus menghadapi perjalanan yang berat untuk memperoleh hak mereka mendapatkan pendidikan, sekaligus mendorong terciptanya pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Cilacap. (jul/stch/dda)














