Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Pembekalan Karu dan Karom Haji Kebumen 2025, Tekankan Profesional dan Tulus Layani Jamaah

Pembekalan karu karom haji dimulaiPembekalan karu karom haji dimulai

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan bagi calon jemaah haji asal Kebumen, sebanyak 186 orang petugas haji yang terdiri dari 38 Ketua Rombongan (Karom) dan 148 Ketua Regu (Karu) mengikuti pembekalan resmi yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kebumen.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Plh Kepala Kantor Kemenag Kebumen, H. Salim Wazdy, di Hotel Candisari, Rabu (14/5).

Pembekalan tersebut menjadi bagian penting dari persiapan haji 1446 H/2025 M yang ditekankan tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga menyangkut aspek mental, spiritual, serta komitmen moral petugas terhadap pelayanan jamaah haji.

Para Karu dan Karom merupakan ujung tombak dalam pengawasan dan pelayanan lapangan, sehingga profesionalisme mereka menjadi krusial dalam mendukung suksesnya pelaksanaan ibadah haji.

Dalam sambutannya, Salim menegaskan bahwa semua Karu dan Karom harus memiliki disiplin tinggi dan kepatuhan penuh terhadap komando Ketua Kloter (Kelompok Terbang), yang menjadi komando tertinggi dalam satu kelompok jamaah.

“Karu dan Karom wajib patuh pada Ketua Kloter. Pastikan seluruh anggota terpantau sebelum tidur,” tegas Salim Wazdy, menyampaikan instruksi yang menunjukkan pentingnya pengawasan menyeluruh terhadap para jamaah.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga komunikasi yang lancar dan konsisten di lapangan. Oleh karena itu, petugas diminta untuk selalu menjaga ponsel tetap aktif, agar setiap arahan dan koordinasi bisa segera diterima dan dijalankan dengan cepat.

“Pahala Bapak Ibu terletak pada pelayanan. Mabrurnya petugas tergantung pada jamaahnya,” tambah Salim, mengingatkan bahwa kualitas ibadah petugas haji juga dinilai dari keikhlasan dan ketulusan dalam membantu para tamu Allah.

Sementara itu, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kebumen, Hj Suwaibatul Aslamiyah, menjelaskan bahwa kegiatan pembekalan ini menjadi fondasi utama untuk memastikan kesiapan maksimal seluruh petugas.

Seluruh peserta diharapkan dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab, dedikasi tinggi, serta sikap empati terhadap kebutuhan jamaah haji.

Ia menyampaikan bahwa pelatihan ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi bekal nyata dalam menghadapi tantangan pelayanan di Tanah Suci.

Dengan beragam kondisi yang akan dihadapi jamaah saat berhaji, kesiapsiagaan Karu dan Karom menjadi faktor penentu dalam menciptakan suasana haji yang tertib, aman, dan nyaman.

Dengan adanya pembekalan ini, Kemenag Kebumen optimis pelaksanaan haji tahun 2025 dapat berjalan lebih baik dibanding tahun sebelumnya, khususnya dalam hal pelayanan langsung yang menyentuh aspek kemanusiaan dan spiritual para jamaah.

Hal ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia secara nasional, termasuk memperkuat sinergi antarlembaga dan petugas di lapangan.

Pelayanan haji berbasis ketulusan dan profesionalisme tidak hanya memudahkan jemaah, tetapi juga menjadi ladang amal bagi para petugas yang terlibat langsung dalam mengawal proses ibadah ini. Diharapkan, para petugas dari Kebumen dapat menjadi teladan dalam pelayanan haji tahun ini.

Pembekalan Karu dan Karom menjadi wujud nyata dari komitmen Kemenag dalam membentuk tim pelayanan haji yang solid, siap kerja, dan berjiwa melayani demi kemabruran jamaah dan petugas itu sendiri. (mam/stch)

Berita Sebelumnya
Dua orang pembobol rumah ditangkap

Dua Pria Ditangkap Usai Bobol Rumah di Karangjambe Purbalingga, Kerugian Capai Rp 18 Juta

Berita Selanjutnya
Panduan cara buat video velocity di tiktok yang lagi viral dengan mudah

Cara Buat Video Velocity di TikTok, Mudah Tanpa Unduh Aplikasi Tambahan