BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Pada tahun 2026, Kabupaten Cilacap akan melaksanakan perbaikan dan pemasangan sebanyak 243 unit Penerangan Jalan Umum (PJU) di berbagai ruas jalan.
Proyek ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Bantuan Provinsi, serta dukungan anggaran dari Kementerian Perhubungan.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap, Sukaryanto, dalam keterangannya pada Kamis (26/2).
Sukaryanto menjelaskan bahwa dari total unit yang akan diperbaiki, sebanyak 40 titik terletak di ruas Jalan Soekarno – Hatta.
“Perbaikan ini dilakukan untuk memastikan lampu yang sebelumnya mengalami gangguan bisa kembali berfungsi dengan baik,” ujarnya.
Dengan adanya perbaikan ini, diharapkan penerangan jalan di jalur tersebut dapat kembali optimal, memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan serta meningkatkan keselamatan berlalu lintas.
Selain perbaikan yang bersumber dari APBD, pemasangan PJU baru juga dilakukan melalui Bantuan Provinsi.
Pemasangan ini mencakup 90 unit yang akan dipasang di ruas Jalan Cukangleles.
Sementara itu, 15 unit lainnya akan dipasang di ruas jalan provinsi Menganti Kesugihan – Rawalo.
“Penambahan ini difokuskan pada jalur yang dinilai masih minim penerangan,” tambah Sukaryanto.
Dukungan dari Kementerian Perhubungan juga sangat penting dalam proyek ini, karena mencakup pemasangan 78 unit PJU di ruas Jalan Tambakreja–Bantarsari.
Selain itu, terdapat pula rencana pemasangan 15 unit PJU tenaga surya di wilayah perbatasan Jawa Barat, khususnya di Kecamatan Karangpucung.
“Penggunaan PJU tenaga surya ini bertujuan untuk menjangkau wilayah yang sebelumnya belum terlayani jaringan listrik secara maksimal,” jelas Sukaryanto.
Dengan total keseluruhan 243 unit PJU yang ditangani tahun ini, baik melalui perbaikan maupun pemasangan baru, proyek ini diyakini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Peningkatan penerangan jalan ini bertujuan untuk mendukung keselamatan lalu lintas, mengurangi risiko kecelakaan, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hari,” tegasnya.
Sukaryanto juga menambahkan pentingnya pemantauan dan perawatan terhadap seluruh PJU yang telah dipasang agar dapat berfungsi optimal dalam jangka panjang.
“Kami akan terus melakukan pemantauan dan perawatan agar seluruh PJU yang telah dipasang dapat berfungsi dengan baik,” pungkasnya.
Proyek perbaikan dan pemasangan PJU ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan infrastruktur transportasi dan keamanan berkendara di Kabupaten Cilacap.
Dalam konteks daerah yang terus berkembang seperti Cilacap, penerangan jalan menjadi salah satu aspek krusial untuk menunjang aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai gambaran lebih lanjut mengenai kondisi penerangan jalan saat ini, banyak warga Cilacap mengungkapkan bahwa minimnya penerangan sering kali menjadi masalah pada malam hari.
Banyak jalan yang gelap membuat pengendara merasa tidak nyaman dan khawatir akan keselamatan mereka saat melintas.
Oleh karena itu, perbaikan dan penambahan unit PJU dianggap sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi semua pengguna jalan.
Dalam pelaksanaannya nanti, pemerintah setempat juga akan melibatkan masyarakat dalam proses monitoring keberadaan PJU tersebut.
Dengan melibatkan warga, diharapkan masyarakat ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan serta menjaga fungsi PJU agar tetap optimal.
Keberadaan lampu jalan yang baik tidak hanya mendukung keselamatan lalu lintas tetapi juga berkontribusi terhadap penurunan angka kecelakaan lalu lintas secara signifikan.
Selama ini banyak laporan kecelakaan terjadi akibat faktor minimnya penerangan terutama pada jalur-jalur tertentu yang sepi kendaraan.
Dengan adanya proyek ini, harapan masyarakat akan terbentuknya infrastruktur transportasi yang lebih baik semakin terlihat jelas. (jul/stch/dda)
















