BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Babak delapan besar Liga 4 Jawa Tengah musim 2025/2026 kini memasuki tahap penentuan, menjadi momen krusial bagi tiga tim dari wilayah Banyumas Raya.
Pada Rabu (4/2/2026), Persibas Banyumas, Persak Kebumen, dan Persibangga Purbalingga akan menjalani pertandingan hidup-mati yang akan menentukan nasib mereka di kompetisi ini.
Di Stadion Sarwo Edhie Wibowo, Purworejo, Persibas Banyumas menghadapi tantangan berat melawan Persak Kebumen dalam pertandingan leg kedua.
Setelah menelan kekalahan 1-0 di kandang sendiri pada leg pertama di GOR Satria Banyumas, Minggu (1/2/2026), tim Laskar Bawor harus menang untuk menjaga peluang lolos ke semifinal.
Asisten Pelatih Persibas Banyumas, Abda Ali, menyatakan bahwa timnya akan memberikan segalanya sejak awal pertandingan.
“Kita all out apa pun itu,” tegas Abda.
Kekalahan di hadapan lebih dari 6.000 pendukung setia menjadi pukulan telak bagi Persibas, namun juga menjadi bahan evaluasi yang serius terutama terkait penyelesaian akhir yang belum memuaskan.
“Jadi bahan evaluasi, perbaikan di finishing,” tambahnya.
Abda mengakui bahwa tahap penyelesaian akhir masih menjadi tantangan bagi Persibas pada leg pertama.
Meskipun tim telah mencoba berbagai skema saat latihan, termasuk melalui open play, situasi bola mati, dan tendangan dari luar kotak penalti, hasilnya belum maksimal.
“Kita latihan bola-bola mati, finishing terus kita latih,” jelas Abda.
Dalam laga menentukan ini, Persibas bertekad untuk tampil lebih efektif dan meminimalkan kesalahan.
Dukungan dan doa dari masyarakat Banyumas juga diharapkan dapat menambah semangat tim.
“Kita akan main seefektif mungkin,” ujarnya.
Sebaliknya, Persak Kebumen datang dengan percaya diri setelah berhasil mencuri poin penuh di Banyumas.
Gol tunggal kemenangan dicetak oleh winger Erwin F pada menit ke-19 melalui sundulan dari sudut sempit hasil sepak pojok yang sukses menjebol gawang Persibas.
Kemenangan 1-0 ini menjadi modal berharga saat menjamu Persibas di kandang sendiri.
Namun Manajer Persak Kebumen, Arif Budiman menegaskan bahwa timnya tidak boleh lengah meski peluang ke semifinal terbuka lebar.
“Ini tentu menjadi langkah awal. Kini semifinal di depan mata, tentu hasil ini sangat kami syukuri,” ujar Arif.
Arif mengingatkan bahwa masih ada 90 menit pertandingan yang harus dilalui dan segalanya bisa terjadi.
Terlebih lagi, Persibas dipastikan datang dengan motivasi tinggi dan strategi yang matang.
“Kami sudah sampaikan kepada para pemain agar tetap waspada dan tidak jumawa, bermain cerdas dan taktis,” tambahnya.
Mengenai strategi permainan, Arif menyebut pelatih kepala Persak, Gatot Barnowo sudah mengetahui apa yang harus dilakukan dalam laga krusial ini.
“Kami percaya terkait pertandingan besok, pemain Persak sudah menyiapkan skenario, skema dan taktikal agar kita bisa meraih hasil maksimal,” katanya.
Pelatih Kepala Persak Kebumen Gatot Barnowo memastikan timnya tidak akan bermain bertahan total meski unggul agregat atas lawan mereka. Menurutnya keseimbangan tetap menjadi kunci permainan timnya.
“Kami tidak akan mengubah strategi hanya memang beberapa pemain kami lakukan rotasi,” jelas Gatot Barnowo.
Ia menekankan bahwa permainan tetap harus mengalir terutama saat berlaga di hadapan pendukung sendiri.
“Kami tetap mengalir di kandang kami tidak cenderung 60 persen bertahan dan sisanya menyerang Kami seimbangkan 50 persen bertahan 50 persen menyerang” pungkasnya.
Tidak kalah penting Arif Budiman juga mengajak suporter Kebumen untuk memenuhi Stadion Sarwo Edhie Wibowo demi mendukung tim kesayangan mereka secara langsung.
“Kami meminta doa dan dukungan warga Kebumen Mari datang ke stadion Mudah-mudahan kiprah Persak musim ini dapat mewarnai persepakbolaan di Kebumen Kita bisa lolos ke putaran nasional” ajaknya penuh harap.
Sementara itu di Stadion Goentoer Darjono Purbalingga tim tuan rumah Persibangga Purbalingga juga menghadapi laga penentuan saat menjamu Persik Kendal pada leg kedua babak delapan besar di hari yang sama.
Ketua Umum Askab PSSI Purbalingga Uut Triyas Yanuar menegaskan bahwa tidak ada pilihan lain selain menang apalagi bermain di kandang sendiri .
“Wajib menang kita main di kandang jadi harus menang” kata Uut yang juga anggota DPRD Kabupaten Purbalingga
Laga kontra Persik Kendal menjadi penentu langkah Persibangga di Liga 4 Jawa Tengah musim ini.
Jika kalah lebih dari satu gol harapan Laskar Jenderal Soedirman ke semifinal dipastikan pupus.
Namun hasil imbang sudah cukup membawa Persibangga lolos berkat kemenangan pada leg pertama di Stadion Utama Kebondalem Kendal Meski demikian mereka tak ingin mengorbankan rekor kandang
Pelatih Persibangga Imran Amirullah menegaskan target timnya dalam setiap pertandingan selalu meraih kemenangan baik saat bermain di kandang maupun tandang.
Selain itu mereka mendapat tambahan kekuatan dengan kembalinya dua pemain utama Rizqi Fauzan dan Andre Aditya yang absen pada leg pertama karena menjalani sanksi kartu merah di babak 16 besar kini keduanya sudah bisa diturunkan.
Dukungan ribuan suporter setia juga menjadi motivasi tersendiri Laga kandang Persibangga tercatat sebagai pertandingan dengan jumlah penonton terbanyak di Liga 4 Jawa Tengah musim ini
Dengan dua laga krusial yang berlangsung serentak Rabu ini menjadi hari penentuan bagi wakil Banyumas Raya Dalam perjalanan menuju semifinal Liga 4 Jawa Tengah. (res/cah/tya)
















