Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Petugas Damkar Purwokerto Selamatkan Ular Sanca Raksasa di Atap Rumah Warga

Ular Sanca Muncul di Atap Rumah WargaUlar Sanca Muncul di Atap Rumah Warga
EVAKUASI: Proses evakuasi satwa liar oleh petugas damkar di Kelurahan Karangklesem, Kamis (18/12) dini hari.

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Dalam aksi yang penuh ketangguhan dan kehati-hatian, petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Banyumas berhasil mengevakuasi seekor ular sanca sepanjang empat meter dari atap sebuah rumah warga di RT05 RW07, Karangklesem, Kecamatan Purwokerto Selatan.

Kejadian ini berlangsung pada Kamis dini hari (18/12), ketika suasana malam masih menyelimuti kawasan tersebut.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Banyumas, Andaru Budilaksono, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan keberadaan ular sekitar pukul 00.15 WIB.

“Laporan disampaikan oleh warga yang merasa khawatir dengan keberadaan ular di area atap rumah,” jelas Andaru kepada awak media.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu 2 dari Damkar Induk segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan yang cepat dan tepat.

Ular yang ditemukan adalah jenis sanca atau python yang dikenal tidak berbisa. Namun, ukurannya yang mencapai empat meter tetap menjadi ancaman bagi keselamatan warga sekitar jika tidak segera ditangani.

Rumah tempat ular tersebut bersarang diketahui milik seorang warga bernama Sunarto. Proses evakuasi berlangsung lancar tanpa hambatan berarti.

“Seluruh petugas yang terlibat memastikan evakuasi berjalan aman tanpa ada cedera,” tambah Andaru menegaskan situasi kondusif pasca-evakuasi.

Andaru juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat musim hujan seperti sekarang ini.

Kondisi cuaca yang tidak menentu sering kali memicu satwa liar untuk keluar dari habitat alaminya dan mencari tempat berlindung di kawasan permukiman. Hal ini dapat meningkatkan risiko interaksi antara manusia dan satwa liar.

“Penting bagi warga untuk tidak menangani sendiri jika menemukan hewan liar semacam ini,” ujar Andaru mengingatkan dengan tegas.

“Sebaiknya segera melapor kepada petugas terkait agar penanganan dilakukan secara aman dan sesuai prosedur,” tambahnya.

Dengan demikian, masyarakat diharapkan lebih sadar akan pentingnya bekerja sama dengan pihak berwenang dalam situasi darurat semacam ini. Sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat, tim pemadam kebakaran siap merespons laporan selama 24 jam sehari.

“Keselamatan warga menjadi prioritas utama kami,” tegas Andaru sekali lagi, menunjukkan komitmen mereka terhadap keamanan publik.

Keberhasilan evakuasi ini juga menjadi bukti nyata bagaimana kesiapsiagaan dan profesionalisme petugas damkar Banyumas dalam menghadapi situasi darurat terkait satwa liar.

Situasi seperti ini tentunya tidak hanya membutuhkan keberanian tetapi juga keahlian khusus dalam menangani hewan berbahaya agar tidak menimbulkan korban jiwa atau kerugian material lebih lanjut.

Pada akhirnya, kejadian ini mendukung pemahaman bahwa kewaspadaan serta kerja sama antara masyarakat dan pihak berwenang sangatlah penting dalam menjaga keselamatan lingkungan permukiman dari ancaman satwa liar, terutama di masa-masa cuaca ekstrem seperti musim hujan saat ini.

Melalui pengalaman ini pula, masyarakat diharapkan semakin memahami perlunya tindakan proaktif dalam melindungi lingkungan sekitar mereka.

Sementara itu, keberhasilan tim damkar dalam mengevakuasi ular raksasa tersebut turut diapresiasi oleh masyarakat setempat yang merasa lega karena ancaman telah dapat diatasi tanpa insiden buruk.

Aksi heroik para petugas pun patut mendapatkan pengakuan sebagai contoh nyata dari pengabdian tanpa pamrih demi keselamatan rakyat banyak.

Di sisi lain, peristiwa ini juga menggambarkan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah tepat ketika menghadapi situasi serupa agar dapat mengambil tindakan yang benar dan tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Dengan demikian, kejadian serupa bisa ditangani lebih efektif dan efisien di masa mendatang. (zet/stch/fam)

Berita Sebelumnya
Satu Sopir Tak Laik Mengemudi

Dinas Kesehatan Banyumas Gelar Cek Kesehatan di Terminal Bulupitu, Satu Sopir Tak Layak Mengemudi

Berita Selanjutnya
Sebelum memulai aktivasi MFA ASN Digital, ASN perlu menyiapkan sejumlah data penting agar proses berjalan lancar tanpa hambatan teknis

Panduan Login ASN Digital dan Aktivasi MFA, Simak Hal yang Perlu Diperhatikan