Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Polres Banjarnegara Siapkan Enam Pos Pelayanan dan Pengamanan untuk Mudik Lebaran 2026

Enam Pos Disiapkan di Jalur MudikEnam Pos Disiapkan di Jalur Mudik
APEL: Polres Banjarnegara saat persiapan operasi candi tahun 2026

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Dalam rangka menyambut arus mudik Lebaran 2026, Polres Banjarnegara merencanakan pendirian enam pos pelayanan dan pengamanan.

Pos-pos tersebut akan dibangun di jalur utama serta di kawasan wisata untuk memastikan keselamatan para pemudik selama Operasi Ketupat Candi 2026.

Kapolres Banjarnegara, AKBP Marsika Fendi S, melalui Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Banjarnegara, Priyo Djatmiko, mengungkapkan bahwa jumlah pos ini masih bersifat sementara.

Keputusan final akan ditentukan setelah rapat koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.

“Untuk saat ini, direncanakan ada enam pos, tetapi kita masih menunggu hasil dari rapat finalnya,” ujar Priyo pada Selasa (3/3/2026).

Enam titik yang telah disiapkan mencakup lokasi strategis seperti Klampok, Mandiraja, Alun-alun Banjarnegara, Terminal Induk, Singomerto, serta kawasan Dieng.

Lokasi-lokasi ini dipilih karena menjadi simpul lalu lintas yang padat baik bagi pemudik maupun akses menuju destinasi wisata populer di daerah tersebut.

Dalam konteks persiapan operasional ini, terdapat peringatan serius yang perlu diperhatikan.

Berdasarkan analisis dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, sejumlah jalur di Banjarnegara masuk dalam kategori rawan longsor.

Terutama di ruas jalan provinsi dan jalur alternatif yang sering dilalui saat periode mudik.

Beberapa titik yang dinilai berisiko tinggi pada saat arus mudik dan arus balik termasuk jalur Karangkobar–Banjarnegara, Banjarnegara–Madukara–Pagentan, Pagentan–Dieng, Karangkobar–Dieng, hingga Kalibening–Pekalongan.

Priyo Djatmiko mengimbau para pemudik agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur-jalur tersebut.

Ia menekankan pentingnya keselamatan dengan mengatakan, “Pengendara harus tetap hati-hati, apalagi jika hujan turun. Jangan memaksakan perjalanan jika kondisi tidak memungkinkan.”

Peringatan serupa juga disampaikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto.

Ia mengungkapkan bahwa tren bencana di tahun 2026 menunjukkan peningkatan dibandingkan periode sebelumnya.

“Hingga awal Maret ini sudah tercatat sekitar 500 kejadian bencana secara nasional. Di Jawa Tengah saja terdapat 82 kejadian yang meliputi banjir, longsor, hingga cuaca ekstrem,” katanya.

Suharyanto menjelaskan bahwa ancaman hidrometeorologi basah seperti banjir dan longsor diperkirakan masih akan mendominasi hingga periode Lebaran mendatang.

Oleh karena itu, BNPB telah menyiapkan enam langkah antisipasi yang mencakup penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

Selain itu, BNPB juga akan menyebarkan peta jalur rawan bencana kepada masyarakat.

Langkah-langkah antisipatif lainnya meliputi aktivasi pos komando bersama di wilayah-wilayah berisiko tinggi.

BNPB juga menyiapkan personel di titik-titik strategis untuk memberikan bantuan serta menyusun rencana kontinjensi khusus untuk kawasan wisata.

Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya untuk memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana yang bisa terjadi kapan saja.

Dengan demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa arus mudik Lebaran adalah momen yang penuh tantangan dan risiko.

Kesiapan dari pihak kepolisian dan BNPB menjadi sangat krusial untuk menjaga keselamatan masyarakat selama perjalanan mereka ke kampung halaman atau destinasi wisata favorit.

Di sisi lain, kebijakan ini juga menunjukkan upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat selama musim mudik.

Dengan adanya pos-pos pelayanan dan pengamanan yang disiapkan oleh Polres Banjarnegara serta dukungan dari BNPB dalam hal mitigasi bencana, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman saat melakukan perjalanan. (jud/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Tunda Kehamilan hingga

Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah Tunda Program Hamil, Rencanakan Anak Ketiga di 2027

Berita Selanjutnya
Berburu Takjil Irit Sembari Ngabuburit

Ngabuburit di Purwokerto Makin Ramai, GOR Satria Jadi Pusat Berburu Takjil