BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Situasi arus lalu lintas di Jalan Pemuda, tepat di depan Mapolres Banjarnegara, mengalami penurunan kecepatan yang signifikan pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Hal ini disebabkan oleh inisiatif sosial yang digagas oleh pihak kepolisian setempat.
Sejumlah anggota polisi terlihat turun ke tepi jalan untuk membagikan paket takjil kepada pengendara yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.
Kegiatan mulia ini dipimpin oleh Kapolres Banjarnegara, Mariska Fendi Susanto, didampingi pejabat utama Polres serta anggota Polwan, Bhayangkari, dan personel lainnya.
Dalam suasana yang penuh semangat dan kebersamaan, satu per satu pengendara motor dan mobil disapa dengan hangat oleh petugas kepolisian.
Mereka menerima bingkisan takjil yang berisi berbagai makanan dan minuman untuk berbuka puasa.
Kapolres Mariska Fendi Susanto menegaskan bahwa pembagian takjil ini adalah bentuk kepedulian pihaknya terhadap warga yang menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah.
“Setidaknya ini bisa membantu mereka yang masih di perjalanan agar bisa berbuka tepat waktu,” ujarnya dengan tulus.
Mariska mengungkapkan bahwa Ramadan adalah momentum yang tepat untuk memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat.
Dia menilai kehadiran aparat di ruang publik tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga sebagai aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Ini bentuk komitmen kami untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan kemanusiaan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mariska juga menyampaikan pesan penting mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ia mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan puasa.
“Mari kita jaga situasi Banjarnegara tetap aman dan kondusif,” tegasnya dengan penuh semangat.
Kegiatan sosial ini berlangsung selama kurang lebih satu jam menjelang azan Magrib, dan ratusan paket takjil dibagikan kepada pengguna jalan.
Para penerima bingkisan tersebut bervariasi, mulai dari pengendara ojek, pekerja yang pulang kantor, hingga warga yang melintas sekadar untuk berbelanja kebutuhan berbuka.
Aksi ini bukan hanya menunjukkan kepedulian polisi terhadap masyarakat, tetapi juga menjadi contoh nyata bagaimana dapat bersinergi dalam membangun ikatan sosial di tengah rutinitas sehari-hari.
Aksi pembagian takjil ini menjadi sorotan positif dari masyarakat Banjarnegara. Banyak warga yang merasa terharu dengan perhatian yang diberikan oleh pihak kepolisian dalam momen suci bulan Ramadan ini.
Dengan langkah sederhana namun bermakna ini, Polres Banjarnegara menunjukkan bahwa mereka tidak hanya berfungsi sebagai penegak hukum tetapi juga sebagai bagian integral dari komunitas.
Kapolres Mariska berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan tidak hanya di bulan Ramadan saja tetapi juga dalam berbagai kesempatan lainnya sepanjang tahun.
Menurutnya, kegiatan sosial semacam ini dapat memupuk rasa saling percaya antara aparat kepolisian dan masyarakat serta meningkatkan solidaritas dalam berbagai aspek kehidupan sosial.
Selain itu, ia juga menyampaikan harapannya agar kegiatan kemanusiaan ini dapat menginspirasi instansi lain untuk melakukan hal serupa sehingga tercipta lingkungan yang lebih baik bagi semua.
“Kami ingin menjadi contoh bagi instansi lainnya untuk selalu dekat dengan masyarakat,” tuturnya.
Dalam konteks sosial yang lebih luas, tindakan membagikan takjil ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menciptakan suasana aman dan nyaman selama bulan Ramadan.
Bulan suci ini dianggap sebagai waktu untuk introspeksi diri serta meningkatkan amal ibadah sekaligus menjalin komunikasi dan solidaritas antarsesama.
Oleh karena itu, kehadiran pihak kepolisian dalam kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat rasa aman di kalangan masyarakat.
Kegiatan berbagi takjil ini juga menjadi ajang bagi Polres Banjarnegara untuk memperkenalkan program-program lain yang berkaitan dengan kehumasan dan pelayanan publik kepada masyarakat. (jud/stch/dda)
















