Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Alyssa Daguise Bagikan Momen Mengasuh Baby So, Netizen Ramai Minta Tambah Anak
Prediksi Prancis vs Spanyol: Duel Mbappe & Lamine Yamal di Semifinal Piala Dunia 2026

Prediksi Prancis vs Spanyol: Duel Mbappe & Lamine Yamal di Semifinal Piala Dunia 2026

Panggung Mbappe vs YamalPanggung Mbappe vs Yamal

BANYUMASEKSPRES.ID, Pertandingan Prancis vs Spanyol pada babak semifinal Piala Dunia 2026 dipastikan menjadi salah satu laga paling dinantikan pecinta sepak bola dunia.

Duel yang berlangsung di Stadion AT&T, Dallas, Rabu (15/7) dini hari WIB ini tidak hanya mempertemukan dua raksasa Eropa, tetapi juga menyuguhkan pertarungan dua pemain bintang lintas generasi, Kylian Mbappe dan Lamine Yamal.

Sorotan utama memang mengarah kepada kedua pemain tersebut.

Mbappe yang telah menjadi juara dunia bersama Prancis akan menghadapi Yamal, talenta muda Spanyol yang dalam beberapa tahun terakhir tampil luar biasa bersama Barcelona maupun tim nasional.

Menariknya, meski Mbappe jauh lebih senior, catatan pertemuan antara keduanya justru lebih menguntungkan Yamal.

Dari total 10 pertandingan sebelumnya, tim yang diperkuat Yamal berhasil meraih delapan kemenangan, sedangkan Mbappe hanya mampu memenangkan dua pertandingan.

Meski demikian, dari sisi produktivitas gol, Mbappe masih lebih unggul.

Penyerang Real Madrid itu telah mencetak sembilan gol saat berhadapan dengan tim yang diperkuat Yamal, sementara pemain muda Spanyol tersebut mengoleksi enam gol.

Rivalitas mereka di level internasional juga sudah melahirkan sejumlah pertandingan bersejarah. Pada semifinal Euro 2024, Spanyol berhasil menyingkirkan Prancis dengan skor 2-1.

Dalam laga tersebut, Lamine Yamal mencetak gol spektakuler yang menjadi salah satu momen paling dikenang sepanjang turnamen.

Pertemuan kembali terjadi pada semifinal UEFA Nations League 2025. Spanyol kembali unggul setelah menang dramatis 5-4. Yamal mencetak dua gol, sedangkan Mbappe menyumbang satu gol bagi Les Bleus.

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, kala itu memberikan pujian tinggi kepada pemain mudanya.

“Lamine benar-benar mengirimkan pesan kepada semua orang melalui penampilannya,” ujarnya.

Persaingan kedua pemain juga berlanjut di level klub sejak Mbappe bergabung dengan Real Madrid. El Clasico beberapa kali menjadi panggung duel keduanya.

Mbappe sempat membawa Real Madrid menang atas Barcelona pada El Clasico Oktober 2025.

Namun sebelumnya, Barcelona yang diperkuat Yamal berhasil beberapa kali mengalahkan Madrid, termasuk di final Copa del Rey dan Piala Super Spanyol.

Kini, panggung yang lebih besar menanti mereka di semifinal Piala Dunia 2026.

Selain mengejar tiket menuju final, Mbappe juga tengah memburu penghargaan Sepatu Emas Piala Dunia 2026.

Hingga babak semifinal, ia telah mencetak delapan gol dan tiga assist, menyamai koleksi Lionel Messi di daftar pencetak gol terbanyak turnamen.

Di sisi lain, Lamine Yamal baru mengoleksi satu gol. Namun pemain berusia 18 tahun tersebut menegaskan bahwa target utamanya adalah membawa Spanyol menjadi juara dunia.

“Saya tidak peduli soal jumlah gol. Jika Spanyol menjadi juara Piala Dunia, itu jauh lebih penting,” ujar Yamal.

Menjelang pertandingan, perang psikologis juga mulai terjadi.

Yamal menyatakan bahwa Prancis seharusnya mewaspadai Spanyol karena La Furia Roja berhasil memenangkan dua pertemuan terakhir.

Pernyataan itu langsung dijawab bek Prancis, Ibrahima Konate.

Menurutnya, Prancis tidak takut menghadapi siapa pun, termasuk Spanyol yang saat ini sedang tampil luar biasa.

Konate mengakui Spanyol merupakan tim yang sangat kuat dengan banyak pemain berkualitas.

Namun ia menegaskan Les Bleus tidak akan hanya fokus menghentikan Yamal karena ancaman datang dari seluruh lini permainan Spanyol.

Optimisme serupa disampaikan bek Prancis lainnya, Maxence Lacroix. Ia menilai kualitas Spanyol memang layak dihormati, tetapi Prancis tetap datang dengan target meraih kemenangan dan lolos ke final.

Di kubu Spanyol, gelandang Mikel Merino justru menyebut Mbappe sebagai ancaman terbesar.

Menurutnya, kecepatan, kekuatan fisik, dan naluri mencetak gol Mbappe membuatnya menjadi salah satu pemain terbaik dunia saat ini sehingga harus mendapat pengawalan khusus sepanjang pertandingan.

Secara statistik, Prancis tampil sangat produktif sepanjang turnamen dengan mencetak 16 gol, hanya kalah satu gol dari Argentina yang telah mengoleksi 17 gol.

Sementara itu, Spanyol datang dengan pertahanan terbaik di babak semifinal. Gawang Unai Simon baru kebobolan satu kali sepanjang Piala Dunia 2026, membuktikan solidnya lini belakang La Furia Roja.

Jika mampu mengalahkan Spanyol, Prancis akan mencatat sejarah dengan tampil di final Piala Dunia untuk tiga edisi berturut-turut setelah menjadi juara pada 2018 dan runner-up pada 2022.

Namun Spanyol juga memiliki modal yang tidak kalah meyakinkan. Dari 38 pertemuan sepanjang sejarah melawan Prancis, Spanyol mencatat 18 kemenangan, sedangkan Prancis meraih 13 kemenangan dan tujuh pertandingan lainnya berakhir imbang.

Dengan kualitas skuad yang sama-sama luar biasa, duel Prancis vs Spanyol diprediksi berlangsung sengit hingga menit terakhir.

Selain menentukan siapa yang berhak melaju ke final Piala Dunia 2026, pertandingan ini juga akan menjadi babak terbaru rivalitas Kylian Mbappe dan Lamine Yamal, dua bintang dari generasi berbeda yang sama-sama ingin mengukir sejarah di panggung sepak bola dunia. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Dikritik 'Gendutan' Pascamelahirkan

Alyssa Daguise Bagikan Momen Mengasuh Baby So, Netizen Ramai Minta Tambah Anak