Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Program Cek Kesehatan Gratis Cilacap Terus Diperluas, 788.259 Warga Sudah Terlayani

CKG Baru Jangkau 788 Ribu WargaCKG Baru Jangkau 788 Ribu Warga
PROGRAM CKG : Pelaksanaan CKG pada siswa di wilayah Kabupaten Cilacap

BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Kabupaten Cilacap, yang berpenduduk sekitar 2 juta jiwa, tengah mengimplementasikan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang telah menjangkau 788.259 jiwa hingga Desember 2025.

Meskipun demikian, angka ini masih jauh dari target untuk mencakup seluruh populasi di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Cilacap, Hasanudin, menegaskan pihaknya berkomitmen memperluas cakupan layanan CKG agar seluruh lapisan masyarakat dapat menikmatinya.

“Saat ini kami terus bergerak melaksanakan CKG melalui puskesmas-puskesmas di wilayah Kabupaten Cilacap,” ujar Hasanudin dalam pernyataannya pada Jumat (2/1).

Inisiatif ini tidak hanya dilakukan di fasilitas kesehatan pusat seperti Puskesmas tetapi juga menggunakan sistem jemput bola, yaitu dengan mendatangi masyarakat secara langsung.

“Petugas turun langsung ke lapangan, termasuk saat ada kegiatan yang melibatkan banyak warga. Kami juga menyasar komunitas-komunitas, jadi tidak hanya menunggu masyarakat datang ke Puskesmas,” jelasnya.

Program CKG memiliki peranan penting sebagai langkah deteksi dini terhadap penyakit, terutama yang bersifat kronis.

Dengan adanya pemeriksaan kesehatan sejak awal, individu yang terindikasi mengalami gangguan kesehatan dapat segera mendapatkan penanganan atau rujukan lebih lanjut sesuai kebutuhan medisnya.

“CKG ini untuk deteksi dini. Jika saat pemeriksaan ditemukan indikasi penyakit, maka yang bersangkutan bisa segera mendapatkan perawatan atau dirujuk,” tambah Hasanudin menekankan pentingnya program ini.

Mengingat luasnya wilayah Cilacap dan beragam karakteristik demografis penduduknya, pendekatan jemput bola dianggap sebagai strategi efektif untuk menjangkau mereka yang mungkin enggan atau tidak memiliki akses mudah ke layanan kesehatan formal.

Inisiatif pemerintah daerah ini mendapat respon positif dari masyarakat setempat.

Banyak warga merasa terbantu dengan adanya fasilitas pemeriksaan gratis yang mendatangi mereka langsung di lingkungan tempat tinggal atau komunitas mereka.

Selain itu, program ini juga menyasar berbagai kalangan termasuk siswa sekolah untuk memastikan bahwa deteksi dini penyakit dapat dilakukan sejak usia muda.

Meski demikian, keberhasilan program ini tidak terlepas dari beberapa faktor pendukung seperti ketersediaan sumber daya manusia dan fasilitas kesehatan yang memadai.

Oleh karena itu, pemerintah daerah terus menggandeng berbagai pihak untuk memastikan kelancaran pelaksanaan program CKG.

Dukungan dari berbagai elemen masyarakat juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

“Ke depan, kami berharap semua pihak dapat berperan aktif dalam mendukung program ini. Kesadaran dan partisipasi dari masyarakat sangat dibutuhkan agar CKG dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi warga Cilacap,” ungkap Hasanudin.

Program CKG menjadi salah satu upaya nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Cilacap secara keseluruhan.

Melalui deteksi dini dan penanganan cepat terhadap indikasi penyakit, diharapkan angka kesakitan di wilayah ini dapat ditekan sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga Cilacap. (jul/dda)

Berita Sebelumnya
ASN Pemprov Jabar Bakal Ngantor di Rumah

Gubernur Dedi Mulyadi Dorong ASN Pemprov Jabar WFH untuk Efisiensi Anggaran

Berita Selanjutnya
Neymar Perpanjang Kontrak Semusim di Santos

Gagal Reuni dengan Messi, Neymar Resmi Perpanjang Kontrak Bersama Santos