BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Lifter unggulan Indonesia, Rizki Juniansyah, kembali mencetak prestasi luar biasa dalam dunia olahraga angkat besi.
Pada ajang Seleksi Nasional yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) di Jakarta, Kamis (21/8), Rizki berhasil memecahkan rekor nasional untuk angkatan clean and jerk dengan beban seberat 205 kilogram di kelas 79 kilogram putra.
Angkatan ini tidak hanya mencatatkan rekor baru di tingkat nasional tetapi juga melampaui standar dunia untuk clean and jerk yang sebelumnya berada pada angka 202 kilogram.
Meskipun demikian, pencapaian 205 kilogram tersebut belum diakui sebagai rekor dunia resmi karena dilakukan di luar kompetisi internasional. Seleksi Nasional PB PABSI ini sendiri merupakan bagian dari rangkaian persiapan menuju SEA Games 2025.
Namun, fokus utama Rizki saat ini adalah Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2025 yang akan berlangsung di Forde, Norwegia, dari tanggal 3 hingga 12 Oktober.
Seorang pelatih PB PABSI dalam keterangan resminya menyatakan, “Kalau bisa pertahankan angkatan ini atau bahkan lebih, peluang rekor dunia sangat terbuka.”
Hal ini menunjukkan optimisme tim pelatih terhadap potensi Rizki untuk mencetak rekor dunia resmi.
Prestasi Rizki ini juga menandai konsistensinya setelah adanya perubahan kategori kelas akibat regulasi baru dari Federasi Angkat Besi Internasional (IWF) yang mulai berlaku pada tanggal 1 Juni 2025.
Sebelumnya, Rizki bertanding di kelas 73 kg pada Olimpiade Paris 2024 dan berhasil merebut medali emas dengan total angkatan mencapai 354 kg, sekaligus memecahkan rekor clean and jerk dengan beban seberat 199 kg.
Setelah kesuksesannya di Olimpiade Paris, Rizki sempat turun di kelas 81 kg pada Kejuaraan Asia Angkat Besi 2025 di Jiangshan, China.
Di kejuaraan tersebut, ia berhasil meraih dua medali perak untuk kategori snatch dan total angkatan serta satu medali perunggu untuk kategori clean and jerk dengan total angkatan sebesar 358 kg (161 kg untuk snatch dan 197 kg untuk clean and jerk).
Dengan torehan angkatan sebesar 205 kg dalam Seleksi Nasional ini, Rizki menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Capaian tersebut sekaligus menjadi sinyal peringatan bagi para pesaingnya baik di tingkat Asia maupun dunia.
Jika mampu mengulangi atau bahkan meningkatkan angkatannya tersebut di Norwegia nanti, Rizki berpotensi besar untuk mengukir namanya dalam daftar pemegang rekor dunia resmi.
Keberhasilan Rizki kali ini tidak hanya membanggakan dirinya sendiri namun juga menjadi kebanggaan bagi Indonesia.
Dengan prestasi yang terus meningkat dan target-target besar yang sudah menanti di depan mata, harapan besar tertuju kepada lifter asal Banten ini untuk terus mengharumkan nama bangsa dalam berbagai ajang internasional.
Dalam konteks persaingan global olahraga angkat besi saat ini, pencapaian seperti yang dilakukan oleh Rizki tidak hanya membutuhkan kekuatan fisik tetapi juga strategi matang dan konsentrasi tinggi. Proses latihan intensif dan dukungan penuh dari tim pelatih serta federasi menjadi faktor penentu dalam setiap langkah menuju puncak prestasi.
Pencapaian terbaru Rizki juga memperlihatkan bagaimana adaptasinya terhadap perubahan regulasi IWF dapat menjadi keuntungan tersendiri.
Naiknya kelas dari sebelumnya bertanding di kategori lebih ringan memungkinkan Rizki untuk memaksimalkan potensi kekuatannya sehingga mampu bersaing dengan lifter-lifter terbaik dunia lainnya.
Bagi para pendukung dan penggemar olahraga angkat besi tanah air, perkembangan positif dari atlet-atlet seperti Rizki memberi harapan bahwa Indonesia bisa terus berbicara banyak dalam arena internasional.
Dengan semakin seringnya atlet kita mencatatkan prestasi gemilang seperti ini maka bukan tidak mungkin Indonesia akan semakin dikenal sebagai kekuatan baru dalam cabang olahraga berat tersebut.
Sebagai seorang atlet muda berprestasi tinggi tentu tantangan kedepan bagi Rizki adalah mempertahankan konsistensinya sekaligus mengasah kemampuannya agar selalu berada selangkah lebih maju dibandingkan pesaing-pesaingnya. (*stch)
















