BANYUMASEKSPRES.ID, Program mudik gratis PLN 2026 resmi dibuka untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin pulang kampung dengan transportasi gratis dan aman.
Pendaftaran mudik gratis PLN 2026 hanya dapat dilakukan secara online melalui situs resmi Nusantara yang sudah dibuka sejak 1 Maret 2026, sehingga calon pemudik bisa memilih moda transportasi sesuai rute dan kebutuhan.
Program ini menyediakan pilihan transportasi darat dan kereta api dengan jalur dan rute lengkap, memudahkan masyarakat di berbagai kota besar di Indonesia untuk mengatur jadwal keberangkatan dan tujuan dengan lebih tertib.
Masa pendaftaran berbeda untuk tiap jenis transportasi, di mana jalur darat dan kereta api dibuka bersamaan sejak 1 Maret 2026, sementara jalur laut mulai menerima pendaftaran dari 11 Maret hingga 5 April 2026.
Batas akhir pendaftaran jalur darat ditetapkan sampai 15 Maret 2026, sedangkan jalur kereta api diperpanjang hingga 29 Maret 2026, sehingga peserta memiliki fleksibilitas lebih dalam menyesuaikan waktu pendaftaran dan keberangkatan.
Keberangkatan arus mudik jalur darat dijadwalkan pada 16–18 Maret 2026, sedangkan arus balik berlangsung pada 25 Maret 2026, sehingga peserta dapat merencanakan perjalanan Lebaran dengan lebih terstruktur dan nyaman.
Untuk jalur kereta api, arus mudik dilaksanakan pada 13–19 Maret 2026 dengan arus balik pada 24–30 Maret 2026, memberikan alternatif transportasi cepat dan aman bagi calon pemudik di jalur utama pulau Jawa.
Sedangkan jalur laut memiliki jadwal keberangkatan yang lebih panjang dan fleksibel, menyesuaikan kapasitas kapal dan pelabuhan tujuan, sehingga masyarakat dari berbagai wilayah Indonesia dapat memanfaatkan layanan ini dengan nyaman.
Bagi masyarakat yang ingin menggunakan bus, pendaftaran dilakukan melalui situs Nusantara, memilih menu Mudik Gratis, mengakses Layanan Khusus, masuk ke aplikasi MitraDarat, memilih titik keberangkatan dan tujuan, lalu menerima e-ticket atau kode booking resmi.
Sistem pendaftaran online ini mempermudah peserta untuk memperoleh tempat lebih cepat, memastikan data resmi tercatat, dan mengurangi risiko antrean panjang di posko registrasi yang biasanya terjadi pada musim mudik.
Program mudik gratis PLN 2026 menjangkau berbagai kota besar di Pulau Sumatra, Jawa, dan wilayah lain, termasuk Aceh, Medan, Palembang, Lampung, Bengkulu, Padang, Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Kuningan, Semarang, Solo, Yogyakarta, dan Purwokerto.
Kota lain di Jawa Tengah dan DIY yang termasuk jalur mudik gratis PLN meliputi Tegal, Pekalongan, Demak, Boyolali, Klaten, Pati, Blora, Cilacap, Wonosobo, Kebumen, Magelang, Wonosari, Jepara, dan Sragen, memberikan cakupan transportasi yang luas bagi pemudik.
Sementara Jawa Timur mencakup Madiun, Surabaya, Malang, Tuban, dan Tulungagung, sehingga calon peserta dapat memilih rute yang paling dekat dengan lokasi domisili mereka atau tujuan kampung halaman masing-masing.
Untuk kereta api, tersedia tiga lintas utama, yaitu Lintas Utara dari Jakarta Gudang/Pasar Senen menuju Semarang dan Cepu, Lintas Tengah dari Jakarta melalui Purwokerto menuju Lempuyangan, serta Lintas Selatan dari Jakarta menuju Madiun melalui Kroya dan Kebumen.
Jalur laut menjangkau pelabuhan di Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua, memberikan opsi transportasi bagi pemudik yang ingin perjalanan santai, menikmati pemandangan laut, dan membawa kendaraan pribadi jika diperlukan.
Kemenhub menetapkan kuota berbeda untuk tiap jenis transportasi, dengan jalur darat menampung 15.834 penumpang menggunakan 401 bus dan 240 sepeda motor, sedangkan jalur kereta api menampung 28.182 kursi penumpang serta 11.900 sepeda motor.
Sementara itu, jalur laut menyediakan kapasitas penumpang terbesar, mencapai 66.082 orang, sehingga memastikan semua calon pemudik memiliki tempat sesuai kapasitas transportasi, menjaga keamanan, kenyamanan, dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Program mudik gratis PLN 2026 menjadi solusi efektif bagi masyarakat untuk pulang kampung dengan nyaman, aman, hemat biaya, dan terorganisir, karena setiap peserta mendapatkan tiket resmi, jadwal keberangkatan yang jelas, serta layanan transportasi yang terpercaya.(amp)
















