Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Satlantas Cilacap Terapkan Sistem Satu Arah di Kawasan Wisata Kota Lama

Ujicoba Satu Arah di Kawasan HeritageUjicoba Satu Arah di Kawasan Heritage
SATU ARAH : Petugas gabungan melaksanakan ujicoba penerapan satu arah di kawasan Heritage Tugu Titik Nol Kota Lama Cilacap

BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Pada Sabtu (20/12), sistem lalu lintas satu arah akan diterapkan di kawasan Heritage Tugu Titik Nol, Kota Lama Cilacap.

Kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pengunjung yang datang, terutama pada akhir pekan.

Meskipun belum resmi dibuka secara penuh, kawasan Kota Lama Cilacap telah menjadi destinasi wisata baru yang menarik perhatian masyarakat.

Setiap akhir pekan, banyak warga yang berbondong-bondong datang untuk menikmati pesona kota tua tersebut, sehingga menyebabkan peningkatan volume kendaraan di sekitarnya.

Untuk menghindari kemacetan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Cilacap bekerja sama dengan Dinas Perhubungan melakukan pengaturan arus lalu lintas dengan menerapkan sistem satu arah dari utara menuju selatan, mulai pukul 16.00 hingga 24.00 WIB.

Kebijakan ini diberlakukan di Jalan A Yani dan Jalan Delima, yang menjadi jalur utama menuju kawasan heritage tersebut.

Kasatlantas Polresta Cilacap, Kompol Arpan melalui Kepala Bagian Operasi (KBO) Satlantas, Iptu Yudi Zakaria, menyatakan bahwa penerapan sistem satu arah ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan sekaligus memberikan kenyamanan bagi para pengunjung.

“Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di kawasan heritage. Namun, kami akan mengevaluasinya setiap 15 hari sekali,” tegasnya.

Selain pengaturan arus lalu lintas, petugas juga menyiapkan area parkir agar kendaraan tidak parkir sembarangan di badan jalan. Kendaraan roda empat diarahkan untuk parkir di sisi timur Jalan A Yani.

“Sementara itu, kendaraan roda dua diarahkan ke Jalan A Yani sisi barat, serta beberapa jalan lain seperti Jalan KS Tubun, Jalan Salak, Jalan Kenanga, dan Jalan Kolang-Kaling,” lanjut Iptu Yudi.

Pengaturan lalu lintas ini merupakan hasil koordinasi antara Satlantas Polresta Cilacap dengan Dinas Perhubungan dan instansi terkait lainnya.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat diimbau untuk mengikuti rambu-rambu lalu lintas dan arahan petugas agar pengaturan dapat berlangsung lancar serta kawasan heritage tetap aman dan nyaman untuk dikunjungi.

Penerapan sistem satu arah ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kelancaran lalu lintas tetapi juga untuk melindungi nilai sejarah dan estetika kawasan Kota Lama Cilacap yang kini semakin populer sebagai destinasi wisata budaya.

Keberadaan Tugu Titik Nol sebagai ikon sejarah menjadikan kawasan ini memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Dengan semakin meningkatnya minat masyarakat terhadap wisata sejarah dan budaya, langkah penerapan sistem satu arah ini dianggap sebagai keputusan tepat dalam rangka meminimalisir dampak negatif dari kepadatan lalu lintas yang dapat merusak pengalaman berwisata para pengunjung.

Diharapkan pula bahwa melalui evaluasi berkala setiap 15 hari sekali, kebijakan ini dapat terus disesuaikan dengan kondisi lapangan demi kenyamanan semua pihak.

Petugas gabungan yang melaksanakan uji coba penerapan sistem satu arah tersebut berharap agar masyarakat bisa lebih disiplin dalam mengikuti aturan yang telah ditetapkan demi terciptanya suasana tertib dan kondusif di kawasan heritage ini.

Seiring dengan perkembangan pariwisata lokal yang kian pesat, pengaturan arus lalu lintas menjadi faktor krusial dalam mendukung aktivitas wisatawan sekaligus mempertahankan keindahan dan keteraturan kawasan bersejarah seperti Kota Lama Cilacap.

Sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat sangat diperlukan guna mendukung upaya pelestarian warisan budaya sekaligus meningkatkan kualitas pengalaman wisata bagi para pengunjung.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan juga dapat mendorong perekonomian lokal melalui sektor pariwisata dengan tetap mempertahankan aspek-aspek penting seperti keselamatan dan kenyamanan bagi semua pengguna jalan serta pejalan kaki yang menikmati keindahan Kota Lama. (jul/dda)

Berita Sebelumnya
Disiapkan Jadi Kota Pendidikan dan Wisata

Banyumas Buka Peluang Investasi Swasta Usai ICP Rampung, Nilai Proyek Capai 1 Triliun

Berita Selanjutnya
Purbalingga Kulon Raih Penghargaan KASAD Award Kampung Pancasila

Sinergi TNI dan Warga Antar Purbalingga Kulon Raih Penghargaan KASAD Award Kampung Pancasila 2025