BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Proses seleksi untuk Kakang Mbekayu, Duta Wisata Kabupaten Purbalingga Tahun 2026 resmi dibuka pada Kamis, 4 Juni 2026.
Sebanyak 77 peserta mengikuti seleksi tahap awal yang berlangsung di Sasana Krida Perwira, Kompleks Stadion Goentoer Darjono, Purbalingga.
Kegiatan ini melibatkan serangkaian tes, termasuk tes tertulis, wawancara, serta pengukuran tinggi dan berat badan sebagai bagian dari upaya penjaringan calon duta wisata daerah.
Laela Afni Hidayah, selaku panitia Kakang Mbekayu Duta Wisata Purbalingga Tahun 2026, mengungkapkan bahwa total pendaftar tahun ini mencapai 80 orang.
Namun, tiga peserta tidak hadir pada pelaksanaan seleksi tahap pertama tersebut.
“Peserta mengikuti seleksi awal yaitu tes tertulis, wawancara, serta pengukuran tinggi dan berat badan,” ujarnya.
Dari jumlah peserta yang terdaftar dan mengikuti seleksi, sebanyak 14 orang di antaranya merupakan mahasiswa.
Peserta lainnya berasal dari kalangan pelajar SMA dan sederajat yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Purbalingga.
Hal ini menunjukkan bahwa generasi muda semakin antusias untuk terlibat dalam promosi sektor pariwisata dan budaya daerah.
Peningkatan jumlah peserta pada tahun ini sangat signifikan jika dibandingkan dengan pelaksanaan tahun sebelumnya.
Pada seleksi Kakang Mbekayu Tahun 2025, jumlah peserta yang berpartisipasi pada tahap awal hanya tercatat sebanyak 67 orang.
Dengan demikian, tahun ini jumlah pendaftar meningkat menjadi 80 orang atau bertambah sebanyak 13 peserta.
Fenomena ini dianggap sebagai indikator positif dari meningkatnya minat generasi muda untuk berkontribusi dalam dunia pariwisata.
Laela berharap proses seleksi tahun ini dapat menghasilkan figur Kakang dan Mbekayu yang tidak hanya memiliki penampilan menarik tetapi juga memiliki wawasan luas mengenai potensi wisata dan budaya setempat.
“Dengan semangat para peserta dan dukungan berbagai pihak, seleksi Kakang Mbekayu tahun ini diharapkan dapat melahirkan duta wisata terbaik yang mampu membawa nama Purbalingga semakin dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.
Kegiatan seleksi Kakang Mbekayu merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purbalingga.
Agenda ini bertujuan untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya mampu mempromosikan pariwisata dan budaya daerah tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.
Potensi wisata Kabupaten Purbalingga memang cukup besar dan beragam.
Dengan kekayaan alamnya yang indah serta beragam budaya lokal yang unik, kota ini memiliki banyak hal untuk ditawarkan kepada wisatawan.
Melalui pemilihan duta wisata seperti Kakang Mbekayu, harapannya adalah dapat menciptakan wajah baru bagi promosi pariwisata daerah sehingga lebih dikenal oleh masyarakat luas.
Dalam konteks pembangunan pariwisata daerah, keberadaan duta wisata sangatlah penting.
Mereka tidak hanya berfungsi sebagai representatif dari daerah mereka tetapi juga sebagai agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga warisan budaya dan keindahan alam.
Oleh karena itu, proses seleksi duta wisata seperti ini menjadi sangat vital.
Hal ini memungkinkan generasi muda untuk menunjukkan bakat serta pengetahuan mereka tentang potensi pariwisata lokal sekaligus mempersiapkan diri untuk menjadi pemimpin masa depan di bidang tersebut.
Seleksi Kakang Mbekayu juga memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mengasah kemampuan komunikasi mereka melalui wawancara langsung dengan juri.
Hal ini penting karena seorang duta wisata harus mampu berinteraksi dengan baik dengan berbagai kalangan masyarakat serta membawa pesan positif tentang daerah mereka.
Terlebih lagi di era digital saat ini, kemampuan berkomunikasi secara efektif sangat diperlukan agar informasi mengenai potensi wisata dapat tersampaikan dengan baik melalui berbagai platform media sosial.
Proses seleksi tidak hanya berfokus pada aspek penampilan fisik saja tetapi juga menilai pengetahuan para peserta tentang kebudayaan lokal serta sikap mereka terhadap pelestarian lingkungan.
Ini adalah langkah penting dalam menciptakan duta wisata yang benar-benar memahami tanggung jawab mereka sebagai perwakilan daerah.
Pengetahuan tentang potensi wisata merupakan syarat mutlak bagi seorang duta untuk bisa mempromosikan keindahan daerah mereka kepada pengunjung luar.
Laela menambahkan bahwa setelah melewati tahapan seleksi awal ini, para peserta akan mengikuti serangkaian kegiatan lainnya hingga mencapai tahap final pemilihan Kakang dan Mbekayu Purbalingga Tahun 2026.
Setiap tahapan dirancang sedemikian rupa agar dapat menguji kesiapan mental dan fisik para peserta serta membekali mereka dengan pengetahuan yang diperlukan untuk menjalankan peran sebagai duta wisata.
Kepala Dinporapar Kabupaten Purbalingga juga menegaskan bahwa kegiatan ini mendukung visi pemerintah daerah untuk memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu pilar utama pembangunan ekonomi lokal.
Melalui pemilihan duta wisata seperti Kakang Mbekayu diharapkan akan tercipta sinergi antara generasi muda dengan instansi pemerintah dalam rangka memajukan sektor pariwisata di Kabupaten Purbalingga.
Dengan semangat kebersamaan antara penyelenggara, peserta serta dukungan dari masyarakat luas, proses seleksi Kakang Mbekayu Duta Wisata Tahun 2026 dipastikan akan berlangsung sukses. (tya/stch/dda)















