BANYUMASEKSPRES.ID, Pendaftaran masuk Politeknik Statistika STIS sebagai bagian dari sekolah kedinasan di bawah Badan Pusat Statistik (BPS) kembali menjadi fokus perhatian calon mahasiswa pada tahun 2026.
Politeknik ini menawarkan pendidikan ikatan dinas bagi lulusan SMA/SMK sederajat dengan peluang langsung menjadi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) setelah lulus.
Tahun akademik yang akan datang diperkirakan mengikuti pola jadwal dan ketentuan yang berlaku pada penerimaan sebelumnya, sehingga penting bagi calon pendaftar mengetahui semua syarat mutlak dan tahapan seleksi sejak awal.
Informasi ini menjadi berita penting karena STIS merupakan salah satu sekolah kedinasan favorit yang setiap tahunnya mendapatkan ribuan pendaftar dari seluruh Indonesia.
Jadwal penerimaan mahasiswa baru STIS 2025/2026 tercatat dimulai dari pembukaan pendaftaran online pada 29 Juni sampai 18 Juli 2025, dengan tahapan penting seperti seleksi administrasi dan seleksi kompetensi lanjutan yang dilakukan secara bertahap.
Tahapan yang tercatat dalam jadwal resmi menyebutkan bahwa seleksi administrasi berlangsung bersamaan dengan pendaftaran, kemudian dilanjutkan dengan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada 11–26 Agustus 2025 di berbagai lokasi ujian di 34 provinsi.
Setelah itu, calon mahasiswa mengikuti sejumlah tes lanjutan seperti matematika, psikotes, dan kesehatan hingga akhirnya hasil akhir diumumkan dan mahasiswa baru mulai masuk kampus STIS.
Informasi jadwal tersebut dipublikasikan melalui portal resmi SPMB Politeknik Statistika STIS dan dapat dijadikan acuan bagi pendaftar 2026 nanti karena biasanya skema jadwalnya mengikuti pola tahunan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Syarat pendaftaran STIS secara umum juga telah dirangkum dari sumber resmi pendaftaran, termasuk persyaratan administrasi dan kriteria akademis yang harus dipenuhi oleh calon peserta.
Calon pendaftar harus lulusan SMA/MA/SMK/MAK semua jurusan atau siswa kelas 12 yang akan lulus, dengan persyaratan nilai rapor yang ketat terutama pada mata pelajaran matematika dan bahasa Inggris minimal mencapai skor tertentu dalam rapor atau ijazah.
Selain itu, peserta wajib sehat jasmani serta rohani, tidak buta warna, dan bebas dari narkoba, serta memiliki usia minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun pada tanggal 1 September tahun pendaftaran.
Semua persyaratan ini memastikan bahwa yang mendaftar benar-benar siap mengikuti pendidikan intensif statistik dan komputasi yang diberikan di kampus kedinasan ini.
Selain itu, ada ketentuan lain yang perlu diperhatikan calon mahasiswa yakni belum pernah menjadi mahasiswa STIS sebelumnya, tidak sedang menjalani ikatan dinas dengan instansi lain, serta bersedia menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID) jika dinyatakan lulus seleksi.
Ketentuan SPID tersebut menetapkan bahwa mahasiswa yang lulus pendidikan berkewajiban mengabdi sebagai ASN selama masa bakti yang telah ditetapkan setelah menyelesaikan pendidikan, biasanya mengikuti aturan masa dinas dua kali masa pendidikan ditambah satu tahun pelayanan.
Hal ini menjadi komitmen penting yang harus dipahami sejak awal oleh calon pendaftar karena berkaitan dengan pengangkatan sebagai ASN setelah lulus dari Politeknik Statistika STIS.
Dalam berita resmi yang dirilis oleh salah satu kantor BPS daerah, disebutkan bahwa program pendidikan ikatan dinas di Politeknik Statistika STIS juga membuka beberapa jalur masuk seperti Jalur Reguler, Jalur Afirmasi Kewilayahan khusus untuk putra-putri dari daerah tertentu, dan Jalur Pembibitan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah.
Semua jalur ini memiliki persyaratan umum yang sama meskipun beberapa jalur khusus juga memerlukan bukti dokumen tambahan seperti surat keterangan asal wilayah untuk jalur afirmasi.
Hal ini menunjukkan upaya lembaga dalam mengakomodasi keberagaman latar belakang pendaftar dari seluruh Indonesia sehingga kesempatan pendidikan yang berkualitas dapat diraih oleh berbagai kalangan yang memenuhi syarat.
Pada skema penerimaan enam bulan terakhir, jadwal yang dipublikasikan untuk pendaftaran STIS menunjukkan bahwa proses pendaftaran buka pada akhir Juni sampai pertengahan Juli.
Calon peserta harus segera mendaftar secara online melalui portal dikdin.bkn.go.id serta spmb.stis.ac.id dengan mengisi formulir pendaftaran, unggah dokumen persyaratan, serta memverifikasi data diri.
Jadwal dan tahapan ini kemudian diikuti oleh seleksi administrasi yang mengecek data awal peserta untuk memastikan semua persyaratan administratif telah lengkap dan benar sebelum lanjut ke tahap berikutnya.
Tahap berikutnya adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang biasanya dilakukan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) di berbagai lokasi ujian yang tersebar di seluruh provinsi Indonesia; hasil SKD ini akan menentukan siapa yang lolos ke tahapan lanjutan seperti tes matematika dan psikotes.
Seleksi lanjutan ini sering kali menjadi tahap yang paling menentukan karena menguji kemampuan dasar calon mahasiswa di bidang yang relevan dengan pendidikan statistik dan komputasi statistik yang akan ditempuh di STIS.
Calon peserta yang lolos semua tahapan seleksi administrative, SKD, lanjutan, serta tes kesehatan dan kebugaran akan diumumkan secara online oleh panitia STIS, dan verifikasi berkas kelulusan biasanya dilakukan sebelum mahasiswa baru resmi diterima di kampus.
Ini menjadi bukti valid bahwa pendidikan di Politeknik Statistika STIS bukan hanya gratis, tetapi juga berpeluang membuka karier sebagai ASN di kantor statistik atau instansi pemerintahan lain setelah pendidikan selesai.
Dengan memahami jadwal umum dan syarat mendasar ini, calon pendaftar 2026 dapat mempersiapkan diri lebih awal dan mengikuti tahapan seleksi dengan lebih terencana.
Kesadaran terhadap setiap syarat administratif serta waktu pendaftaran yang tepat menjadi kunci utama agar peluang diterima di STIS semakin terbuka. (sgsa)
















