Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Tingkatkan Ekonomi, Pemkab Purbalingga Jalin Kerja Sama Persahabatan dengan Tono City Jepang

Pemkab Teken Kerjasama dengan Tono City JepangPemkab Teken Kerjasama dengan Tono City Jepang
AKRAB: Penandatanganan Letter of Intent (LoI) tentang Pembentukan Kerja Sama Persahabatan, di Ruang Kerja Bupati Purbalingga, Rabu (17/12/2025) malam.

BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Dalam sebuah langkah yang memperkuat hubungan internasional dan membangun jembatan komunikasi antardaerah, Pemerintah Kabupaten Purbalingga telah secara resmi menjalin kerja sama persahabatan dengan Pemerintah Kota Tono, Prefektur Iwate, Jepang.

Kerja sama ini diresmikan melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) oleh Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, dan Wali Kota Tono City, Tada Kazuhiko.

Acara penandatanganan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Bupati Purbalingga pada Rabu malam, 17 Desember 2025.

Bupati Fahmi Muhammad Hanif mengungkapkan bahwa penandatanganan LoI ini adalah langkah awal yang penting dalam membangun hubungan lintas negara antara kedua pemerintah daerah.

“Penandatanganan Letter of Intent ini menandai kesepahaman awal kedua pemerintah daerah untuk menjalin kerja sama persahabatan yang saling menguntungkan,” ungkap Fahmi.

Fokus utama dari kesepakatan ini adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kualitas pelayanan publik di wilayah masing-masing.

Lebih lanjut, Fahmi menjelaskan bahwa ruang lingkup kerja sama ini mencakup berbagai bidang strategis yang sangat relevan untuk perkembangan kedua daerah.

Bidang-bidang tersebut meliputi pengembangan sumber daya manusia, ekonomi dan industri, pendidikan, kebudayaan, sains dan teknologi.

Selain itu, kerja sama ini juga akan mempromosikan potensi daerah Purbalingga dan Kota Tono. Menurutnya, LoI ini menjadi dasar bagi kedua pihak sebelum melangkah ke tahap kerja sama yang lebih konkret.

Tindak lanjut dari kesepakatan awal ini akan diwujudkan dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) yang direncanakan untuk disepakati dan ditandatangani setelah LoI berlaku sepenuhnya.

Di pihak lain, Wali Kota Tono City, Tada Kazuhiko, menyambut baik inisiatif kerja sama ini. Ia menilai bahwa kesepakatan ini akan membuka peluang pertukaran yang lebih luas bagi masyarakat kedua daerah.

“Kami bertekad melaksanakan kegiatan yang bermanfaat bagi kedua kota dan melanjutkannya secara berkelanjutan serta kreatif,” ujarnya dengan optimisme tinggi.

Selama kunjungannya selama dua hari di Purbalingga, Wali Kota Tono City dijadwalkan mengikuti berbagai agenda penting. Salah satunya adalah menghadiri rangkaian peringatan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purbalingga.

Selain itu, ia juga akan mengunjungi beberapa lokasi yang berkaitan dengan sektor pendidikan, kebudayaan, dan potensi ekonomi daerah setempat.

Kunjungan Wali Kota Tono City tidak dilakukan sendirian. Ia didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi dari Pemerintah Kota Tono.

Beberapa pejabat yang turut serta antara lain adalah Direktur Divisi Perdagangan, Industri, dan Tenaga Kerja Departemen Perindustrian Toshiyuki Sasaki; Direktur Divisi Perencanaan Manajemen Departemen Urusan Umum dan Perencanaan Yasuhiko Kurauchi; Wakil Ketua Dewan Kota Tono Koichi Takimoto; serta Ketua Komite Tetap Industri dan Konstruksi Dewan Kota Tono Atsuo Sasaki.

Kerja sama internasional antara Purbalingga dan Tono City ini merupakan upaya strategis untuk meningkatkan hubungan bilateral yang tidak hanya berfokus pada pertukaran budaya tetapi juga pada peningkatan ekonomi lokal dan globalisasi pendidikan serta teknologi.

Penandatanganan LoI adalah simbol komitmen bersama untuk saling mendukung kemajuan.

Dengan adanya kesepakatan ini diharapkan dapat terjalin sinergi positif dalam berbagai program kerja sama seperti pelatihan tenaga kerja profesional di bidang industri atau teknologi informasi yang sangat dibutuhkan saat ini.

Begitu pula dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui program beasiswa atau penelitian bersama antara universitas di Purbalingga dengan institusi pendidikan di Tono City.

Sementara itu, dalam bidang kebudayaan dan pariwisata, pertukaran delegasi seni atau pameran budaya antar kedua daerah bisa menjadi salah satu agenda menarik guna memperkenalkan kekayaan tradisional masing-masing wilayah kepada dunia internasional.

Di samping itu, juga sekaligus menciptakan pengalaman belajar langsung bagi warga setempat tentang budaya asing.

Kerja sama ekonomi pun tak kalah pentingnya dimana kolaborasi bisa dilakukan dalam bentuk investasi bersama ataupun proyek pengembangan kawasan industri modern berbasis ramah lingkungan demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, baik bagi Purbalingga maupun Tono City sendiri.

Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan LoI ini, selanjutnya akan disusun MoU sebagai landasan hukum bagi implementasi program-program konkret hasil kolaborasi antar dua pemerintah tersebut.

Hal ini bertujuan agar lebih mudah direalisasikan sesuai target waktu tertentu serta evaluasi berkala demi memastikan pencapaian tujuan optimal sesuai harapan semua pihak terkait nantinya (tya/stch/fam).

Berita Sebelumnya
Kumpulkan Poin di Aplikasi Furry Blast Berpeluang Dibayar Saldo DANA

Tips Klaim Bonus Saldo DANA dari Aplikasi Penghasil Uang Furry Blast

Berita Selanjutnya
Pengendalian Inflasi Tak Bisa Parsial

Strategi Holistik Jadi Kunci Kendalikan Inflasi Purbalingga Jelang Akhir Tahun 2025