BANYUMASEKSPRES.ID, Pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) Triwulan 4 2025 kini cukup mendapat sorotan dari para guru ASN. Pasalnya, beberapa diantara mereka masih banyak yang belum juga menerima pencairan dana tunjangannya hingga saat ini.
Seperti yang telah diketahui publik, pemerintah setiap tahunnya akan rutin mencairkan dana Tunjangan Profesi Guru (TPG) kepada para tenaga pendidik yang berstatus sebagai ASN.
Proses pencairan dana ini pun dilakukan dengan skema bertahap atau menggunakan skema triwulan (3 bulan tahap pencairan).
Dengan skema tersebut, nantinya para guru akan mendapatkan dana tunjangannya secara bertahap sesuai dengan waktu atau periode yang telah ditentukan oleh pemerintah. Pihak pemerintah sendiri nantinya akan membagi proses pencairan menjadi TW 1 – TW 4.
Pada Desember 2025 ini, seharusnya pencairan TPG telah memasuki tahap Triwulan 4 atau TW 4. Namun, salah satu hal yang saat ini tengah menjadi sorotan adalah banyak guru ASN yang hingga saat ini masih belum menerima pencairan dana tunjangan secara full atau penuh.
Dana yang diterima oleh para guru ASN diakui hanya mencakup tunjangan bulan Oktober dan November 2025, sementara tunjangan Desember hingga saat ini belum terlihat adanya tanda-tanda pencairan di beberapa wilayah.
Meskipun pemerintah telah mengumumkan bahwa proses pencairan TPG TW 4 telah dimulai sejak 24 November 2025, tetapi dana yang turun justru belum secara penuh. Hal ini jelas memicu kecemasan dan kebingungan dari para guru yang menerima.
Kondisi TPG TW 4 Desember 2025 belum cair ini mampu menimbulkan banyak pertanyaan dari para guru. Para guru mulai mempertanyakan terkait kemungkinan adanya regulasi baru dan adanya pemotongan anggaran Tunjangan Profesi Guru ini.
Kabarnya, situasi seperti ini pun bukan menjadi sebuah hal baru karena polemik keterlambatan pencairan TPG TW 4 ini seringkali terjadi di setiap akhir tahunnya.
Dana Tunjangan Profesi Guru (TPG) Triwulan 4 ini seharusnya mencakup Oktober, November, dan Desember. Namun, di lapangan guru baru menerima dana tunjangan untuk 2 bulan yaitu Oktober & November.
Deretan pertanyaan terkait penyebab TPG TW 4 Desember 2025 belum cair pun mulai memenuhi berbagai media sosial.

Pemerintah pun mulai membuka suara dengan ramainya polemic pencairan Tunjangan Profesi Guru TW 4 ini.
Menurut info yang diberikan oleh pemerintah, sejak dulu hingga saat ini pencairan TPG TW 4 tidak memiliki aturan baru yang membatasi pencairan hanya dua bulan saja. Pemotongan anggaran TPG pun tidak terjadi saat ini.
Para guru ASN tetap akan mendapatkan hak dana tunjangannya secara penuh tanpa adanya pengurangan ataupun pemangkasan nominal sedikit pun. Masalah keterlambatan pencairan TPG Desember 2025 ini justru hadir karena sebuah penyebab krusial.
Penyebab TPG TW 4 belum cair Desember 2025 ini adalah karena validasi data Desember yang belum selesai dilakukan di beberapa daerah. Kemunduran proses validasi data inilah yang menyebabkan keterlambatan penyaluran dana TPG Desember 2025.
Jika validasi data Desember belum berstatus hijau, maka pusat tidak bisa memproses pencairan dana secara penuh. Sistem pencairan TPG hanya bisa dilakukan jika seluruh data guru dalam triwulan tersebut telah terbukti valid dan berstatus hijau.
Validasi data ini dilakukan pada dashboard info GTK yang meliputi aspek kehadiran guru, beban kerja, jam mengajar, status kepegawaian, hingga kesesuaian data dengan Dapodik. Pada TW 4, data Oktober & November dinyatakan valid lebih cepat karena proses sinkroninasi telah dimulai sedari awal.
Namun, untuk Desember 2025 ini mengalami sedikit keterlambatan karena beberapa faktor.
Mulai dari proses sinkroninasi akhir tahun yang menumpuk, operator sekolah yang mengerjakan banyak laporan bersamaan, perubahan jadwal mengajar yang berpengaruh pada keakuratan data, serta antrean validasi pusat lebih panjang dari biasanya.
Deretan faktor tersebut yang dinilai menjadi penyebab Tunjangan Profesi Guru Desember 2025 belum cair.
Keakuratan dan keterlambatan sistem dalam melakukan validasi data menjadi poin utama penyebab TPG TW 4 belum cair hingga saat ini.
Lonjakan data yang disetorkan ke sistem validasi di akhir tahun membuat antrean semakin panjang sehingga sistem harus memprosesnya satu per satu dan membutuhkan waktu yang lebih lama.
Adanya hal tersebut menyebabkan dana tunjangan yang turun ke rekening para guru ASN pun menjadi terlambat.
Nunuk Suryani, Dirjen GTKPG, mengungkap terdapat satu penyebab TPG TW 4 belum cair pada Desember 2025 ini.
Jika guru belum menerima tunjangan Desember 2025, maka hal ini akan berkaitan dengan masalah teknis berupa rekening guru yang dikosongkan langsung.
Apabila saat menerima tunjangan semua dana diambil tanpa menyisakan uang minimal di bank, maka pihak bank akan langsung memblokir rekening tersebut. Butuh waktu lama untuk mengurus pengaktifan ulang rekening penerima dana tunjangan.
Pemerintah hingga saat ini terus menghimbau para guru untuk memantau dashboard info GTK masing-masing agar bisa mengetahui status data miliknya secara real time.
Dana tunjangan Desember 2025 pun ditegaskan tidak akan hilang, hanya saja belum bisa dicairkan karena proses validasi data yang belum selesai.
Jika info GTK sudah hijau, maka para guru hanya tinggal menunggu jadwal pencairan TPG batch berikutnya. Namun, jika masih merah, maka para guru bisa menghubungi operator sekolah agar proses validasi tidak molor atau terlambat.
Pihak pemerintah pun merilis informasi tentang estimasi pencairan TPG TW 4 yang dikabarkan akan dilangsungkan pada awal – pertengahan Desember 2025.
Daerah yang cepat melangsungkan sinkronisasi dan validasi data akan menerima tunjangan lebih cepat. (dpp)
















