Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

15 Perahu Nelayan Hanyut dan Rusak Diterjang Gelombang Tinggi di TPI Pasir Kebumen

15 perahu nelayan hanyut dan rusak15 perahu nelayan hanyut dan rusak
Para nelayan mengevakuasi perahu yang rusak pasca diterjang gelombang tinggi, Rabu (30/7) pagi.

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Cuaca ekstrem kembali mengancam pesisir selatan Kabupaten Kebumen, memicu gelombang tinggi yang berdampak serius pada aktivitas nelayan di daerah tersebut.

Sebanyak 15 perahu milik nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pasir, Kecamatan Ayah, dilaporkan hanyut dan mengalami kerusakan parah akibat terjangan gelombang tinggi yang terjadi pada Rabu (30/7/2025).

Peristiwa ini tidak memakan korban jiwa namun kerugian material yang ditimbulkan cukup signifikan. Belasan perahu mengalami kerusakan berat, dan beberapa di antaranya belum berhasil dievakuasi hingga Rabu sore.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kebumen, Udy Cahyono, melalui Bako Humas Heri Purwoto menjelaskan bahwa kondisi cuaca buruk yang disertai dengan angin kencang telah menghambat operasional kapal-kapal nelayan sejak awal pekan.

Menurut Heri Purwoto, sejak Senin (28/7), kapal-kapal nelayan sudah tidak bisa merapat ke daratan karena cuaca yang tidak bersahabat.

Para Anak Buah Kapal (ABK) akhirnya memutuskan untuk meninggalkan kapal dan kembali ke darat menggunakan satu perahu penjemput.

“Hari Senin para perahu sandar di tengah laut untuk mencari benur karena cuaca tidak memungkinkan untuk mendarat. Para ABK dijemput memakai satu perahu, hingga Selasa sore masih terpantau lima perahu di tengah laut,” ungkap Heri.

Situasi semakin memburuk pada keesokan harinya, Rabu pagi. Sejumlah perahu mulai dilaporkan hilang karena dihantam oleh gelombang tinggi.

Dua unit perahu ditemukan dalam kondisi rusak parah setelah terdampar di Pantai Pecaron.

Sementara itu, lima lainnya masih terlihat berada di tengah lautan dan sedang dalam proses evakuasi. Sisanya, delapan perahu belum diketahui keberadaannya hingga saat ini.

“Total ada 15 perahu yang terdampak. Lima masih terpantau, dua ditemukan rusak di Pantai Pecaron, delapan masih dalam pencarian,” jelas Heri lebih lanjut kepada Banyumas Ekspres.

Menanggapi kejadian ini, BPBD Kebumen bersama relawan SAR Lawet Perkasa serta perangkat desa dan warga sekitar terus melakukan upaya pencarian dan evakuasi terhadap kapal-kapal yang hilang tersebut.

Diperkirakan, total kerugian akibat bencana ini mencapai sekitar Rp630 juta. Menurut Heri Purwoto, setiap unit perahu beserta alat tangkapnya memiliki nilai sekitar Rp45 juta.

“Masih proses pencarian oleh tim gabungan,” tambahnya seraya memberikan informasi terkini tentang situasi pencarian.

Menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi, BPBD juga mengimbau para nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak memaksakan diri melaut saat kondisi cuaca tidak memungkinkan demi keselamatan jiwa dan harta benda mereka.

Imbauan ini sejalan dengan peringatan dini yang sebelumnya telah dikeluarkan oleh BMKG mengenai potensi gelombang tinggi di perairan selatan Jawa.

Cuaca ekstrem seperti ini memang menjadi ancaman nyata bagi aktivitas pelayaran dan penangkapan ikan nelayan tradisional di pesisir selatan Pulau Jawa.

Gelombang tinggi serta angin kencang dapat timbul secara tiba-tiba akibat perubahan iklim global yang kini menjadi fenomena umum di seluruh dunia.

Kondisi alam seperti ini menuntut kesiapsiagaan lebih dari pihak berwenang serta komunitas nelayan lokal agar dapat meminimalisir risiko kecelakaan laut maupun kerugian material lainnya.

Selain itu penting bagi pemerintah daerah setempat untuk terus memberikan edukasi serta pelatihan mengenai mitigasi bencana kepada masyarakat pesisir agar mereka lebih siap menghadapi tantangan cuaca ekstrem.

Melalui koordinasi yang baik antara BPBD Kebumen dengan berbagai elemen terkait termasuk relawan SAR Lawet Perkasa serta perangkat desa setempat diharapkan proses evakuasi dapat berjalan lancar sehingga dapat mengurangi dampak dari bencana alam tersebut. (fur/stch)

Berita Sebelumnya
Lansia jakarta dapat bantuan rp300 ribu tiap bulan lewat program klj 2025

Cara Daftar KLJ 2025, Modal NIK KTP Bisa Dapat Rp300 Ribu

Berita Selanjutnya
Dapat uang rp300 ribu dari apk penghasil saldo dana

Dapat Uang Rp300 Ribu dari Apk Penghasil Saldo Dana, Begini Cara Klaim Hadiahnya