BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Suasana Jalan Desa Selabaya di Kecamatan Kalimanah, Purbalingga, tampak lebih sibuk dan penuh aktivitas pada Selasa (25/11/2025).
Kehadiran sejumlah petugas berseragam yang menghentikan setiap pengendara yang melintas menjadi pemandangan yang tidak biasa bagi warga sekitar.
Pada hari itu, Polres Purbalingga sedang menggelar razia lalu lintas sebagai bagian dari Operasi Zebra Candi 2025.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk menertibkan pelanggaran lalu lintas sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mematuhi aturan berkendara.
Menurut keterangan Kasi Humas Polres Purbalingga, AKP Setyo Hadi, dalam razia tersebut pihak kepolisian berhasil menjaring sebanyak 81 pelanggar.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 pengendara diberikan teguran tertulis sementara 52 orang lainnya hanya mendapat teguran lisan.
Adapun sembilan orang dikenai sanksi tilang atas pelanggaran yang dilakukan.
“Petugas menemukan total 81 pelanggar aturan lalu lintas,” ujar AKP Setyo Hadi memberikan keterangan kepada awak media.
Sejumlah barang bukti juga diamankan dari para pelanggar, antara lain dua unit sepeda motor dan tujuh lembar STNK yang tidak sesuai aturan.
Pelanggaran yang paling umum ditemukan meliputi tidak menggunakan helm, tidak menyalakan lampu utama pada siang hari bagi pengendara sepeda motor, hanya memasang satu spion kendaraan dan tidak memasang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang sah.
Operasi Zebra Candi 2025 ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Jawa Tengah dengan tujuan ganda yakni penindakan tegas terhadap pelanggaran serta peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas.
“Fokus kegiatan yaitu penindakan pelanggaran lalu lintas serta sosialisasi kepatuhan berkendara dan kepatuhan pembayaran pajak kendaraan,” jelas AKP Setyo Hadi.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara berbagai pihak termasuk personel gabungan dari Polres Purbalingga, TNI, UPPD Samsat dan Jasa Raharja.
Harapan besarnya adalah melalui operasi semacam ini angka pelanggaran dapat ditekan sehingga potensi kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan bisa membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan masyarakat.
Melihat tingginya angka pelanggaran yang terjaring dalam satu hari operasi menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang kurang menyadari pentingnya mematuhi aturan berlalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Oleh karena itu edukasi mengenai keselamatan berkendara harus terus digalakkan agar masyarakat semakin sadar akan risiko dari kelalaian berkendara.
Dari perspektif sosial, kesadaran berlalu lintas merupakan salah satu indikator penting dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang aman dan nyaman.
Ketidakpatuhan terhadap aturan berlalu lintas bukan hanya berdampak pada diri sendiri tetapi juga dapat merugikan pengguna jalan lainnya.
Dengan adanya operasi seperti ini diharapkan bisa menanamkan nilai-nilai disiplin pada masyarakat sehingga mereka bisa lebih bertanggung jawab saat berada di jalan raya.
AKP Setyo Hadi menegaskan bahwa upaya penegakan hukum akan terus dilakukan agar tercipta kondisi lalu lintas yang lebih baik dan aman bagi semua pengguna jalan.
Selain itu pihak kepolisian juga berkomitmen untuk terus melakukan sosialisasi guna meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keselamatan berlalu lintas.
Tantangan terbesar dalam implementasi operasi semacam ini adalah bagaimana membuat masyarakat benar-benar memahami dan mengaplikasikan pentingnya taat aturan di jalan raya sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari mereka.
Keberhasilan Operasi Zebra Candi 2025 tidak hanya ditentukan oleh jumlah pelanggar yang terjaring tetapi juga seberapa jauh kesadaran masyarakat meningkat setelah adanya operasi ini.
Ke depan diharapkan sinergi antara pihak kepolisian dengan instansi terkait serta dukungan penuh dari masyarakat dapat terus terjalin guna menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih baik untuk masa depan.
Langkah nyata seperti penyelenggaraan operasi zebra ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen pemerintah dalam upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas secara berkelanjutan.(tya/dda)
















