BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Pada Selasa pagi (20/1), suasana tenang Desa Ledug, RT 05 RW 05, Kedunglosir, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, mendadak berubah menjadi kepanikan ketika si jago merah melahap sebuah rumah yang juga difungsikan sebagai warung makan Padang.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 06.33 WIB ini mengejutkan warga setempat, memicu kepanikan dan keprihatinan akan nasib para pemilik serta pengunjung warung tersebut.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Banyumas, Andaru Budilaksono, menjelaskan kepada awak media bahwa laporan pertama mengenai kebakaran diterima melalui call center mereka.
“Setelah menerima laporan, satu unit dari Pos Kembaran dan dua unit dari Mako Induk segera meluncur ke tempat kejadian perkara untuk melakukan pemadaman,” ujar Andaru dengan tegas saat ditemui di lokasi kejadian.
Dalam waktu singkat, tepatnya pada pukul 06.36 WIB atau hanya tiga menit setelah laporan diterima, petugas pemadam tiba di tempat kejadian.
Saat itu api sudah membesar dan melalap area garasi serta dapur rumah yang dimiliki oleh Heri Suranto, seorang pria berusia 59 tahun yang dikenal sebagai sosok ramah di lingkungan tersebut.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari lapangan, kebakaran ini pertama kali diketahui oleh Sudir, seorang penjual keleman yang kebetulan berada di sekitar lokasi.
Sudir melihat kepulan asap putih mulai muncul dari arah garasi dan dapur rumah Heri Suranto.
Penasaran dengan apa yang dilihatnya, Sudir segera memberitahu sang pemilik rumah perihal situasi mencurigakan tersebut.
Sontak setelah diberitahu oleh Sudir, Heri langsung memeriksa sumber asap tersebut.
Namun sayangnya saat dicek lebih dekat, api sudah dalam kondisi menyala dan mulai membesar dengan cepat.
Dalam situasi darurat ini, Heri tak tinggal diam dan segera meminta pertolongan warga sekitar.
Warga desa pun bergerak cepat untuk membantu memadamkan api dengan alat seadanya sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Mereka bergotong royong melakukan upaya pemadaman awal demi mencegah api merambat lebih jauh ke bagian lain dari rumah maupun bangunan sekitarnya.
Salah satu warga dengan cepat melaporkan kejadian ini ke Damkar Banyumas untuk mendapatkan bantuan profesional.
Dengan kerjasama antara petugas Damkar Pos Kembaran dan Mako Induk serta dukungan penuh dari warga setempat dan pihak terkait seperti Polsek Kembaran, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 07.40 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini meskipun kerugian materiil akibat kebakaran masih dalam proses pendataan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Hingga kini penyebab pasti dari kebakaran tersebut masih dalam tahap penyelidikan intensif oleh tim investigasi untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi pada pagi naas itu di Desa Ledug.
Penanganan cepat dan tanggap dari berbagai pihak terbukti sangat efektif dalam mengendalikan situasi darurat seperti ini demi menjaga keselamatan warga serta mencegah kerugian yang lebih besar lagi. (zet/dda)
















