BANYUMASEKSPRES.ID, Penampilan Ariana Grande dalam ajang Critics Choice Awards 2026 langsung menjadi sorotan publik dan media.
Bukan hanya karena gaun yang dikenakannya atau statusnya sebagai nominasi, melainkan transformasi rambutnya yang menarik perhatian.
Penyanyi dan aktris berusia 32 tahun ini tampil dengan rambut brunette, warna tergelap yang dipilihnya sejak memerankan karakter Glinda dalam film “Wicked”.
Acara penghargaan ke-31 itu berlangsung di Barker Hangar, Santa Monica, California, pada 4 Januari 2026.
Di karpet merah, Ariana Grande tampil menawan dengan gaya rambut sanggul berponi berwarna cokelat gelap.
Ini merupakan perubahan yang mencolok dari citra pirang platinum yang selama hampir tiga tahun terakhir melekat padanya.
Transformasi ini memberikan kesan elegan ketika dipadukan dengan gaun Alberta Ferretti bernuansa merah muda pucat.
Gaun tersebut memiliki detail lengan menyerupai jubah dan ditata oleh stylist ternama Law Roach, dilengkapi perhiasan Swarovski yang menambahkan kesan romantis namun tetap dramatis.
Pada malam itu, Ariana juga masuk dalam nominasi Aktris Pendukung Terbaik berkat perannya sebagai Glinda.
Karakter ini bukan hanya membawanya ke panggung penghargaan bergengsi tetapi juga membentuk citra visualnya selama beberapa tahun terakhir.
Kembalinya Ariana ke warna rambut yang lebih gelap sebenarnya sudah mulai terlihat sejak Oktober lalu.
Saat itu, ia mengejutkan penggemarnya dengan keputusan kembali ke warna rambut alaminya setelah bertahun-tahun mempertahankan warna pirang demi totalitas memerankan Glinda dalam “Wicked” dan sekuelnya “Wicked: For Good”.
Dalam wawancara eksklusif dengan Entertainment Tonight, Ariana mengungkapkan bahwa pilihan rambut pirang sebelumnya merupakan bagian dari perjalanan emosionalnya bersama karakter Glinda.
“Dengan tur pers (Wicked) pertama, saya ingin merayakan Glinda dengan cara yang lebih gamblang, dan menjadi perpanjangan dari dirinya serta memperpanjang waktu bersamanya melalui pakaian, melalui rambut pirang, dan melalui segalanya,” ujar Ariana Grande.
Namun kini fase tersebut dianggapnya telah berlalu. Rambut brunette yang ia tampilkan di Critics Choice Awards kali ini menjadi simbol kebebasannya untuk mengeksplorasi sisi lain dari kisah “Wicked” yang lebih gelap.
“Sekarang saya bisa tampil sebagai aktris yang memerankan karakter tersebut dan mendalami sisi gelap film itu. Menyenangkan bisa bermain-main dengan tata rambut, rias wajah, dan busana,” jelasnya.
Meski tampak mantap dengan pilihannya saat ini, proses meninggalkan rambut pirang ternyata tidak mudah bagi Ariana Grande.
Dalam wawancara terpisah dengan seorang jurnalis Prancis bernama Sally, Ariana mengaku bahwa rambutnya seolah menolak berubah.
“Aku masih menyesuaikan diri, dan begitu juga rambutku. Rambutku menolak toner. Setiap kali aku mencucinya, rambutku tidak mau menjadi cokelat. Aku bukan aktor metode tetapi rambutku seperti aktor metode,” tuturnya.
Ariana bahkan berseloroh bahwa rambut pirangnya kerap kembali dengan sendirinya meski sudah berusaha mengubahnya.
“Percayalah, saya keramas sekali dan bangun tidur dengan highlight. Saya bangun tidur dengan rambut pirang lagi. Rambut saya tidak mau belum siap. Rambut saya menolak toner,” katanya sambil tertawa kecil.
Di balik candaan tersebut tersimpan proses berdamai dengan akhir dari perjalanan panjangnya sebagai Glinda.
Dalam percakapan bersama E! di lokasi Critics Choice Awards, Ariana menyebut perpisahan itu sebagai momen indah dan menenangkan.
“Saya rasa kami sangat bangga dengan apa yang telah kami lakukan dan ini adalah babak yang luar biasa serta sekarang kami telah memberikannya kepada dunia agar mereka dapat menikmatinya. Rasanya damai rasanya menyenangkan,” ujarnya penuh keyakinan.
Bagi para penggemar maupun penikmat fashion di seluruh dunia penampilan terbaru Ariana Grande ini tentunya akan terus diperbincangkan dan menjadi inspirasi gaya baru di tahun 2026 ini. (*/stch/dda)
















