BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Semangat kompetisi kembali menggema di kalangan pelajar Banyumas. Sebanyak 121 siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari berbagai sub rayon mengikuti seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat kabupaten yang digelar pada Senin, 26 Mei 2025, di GOR Satria Purwokerto.
Kompetisi ini menjadi pintu gerbang menuju ajang tingkat provinsi bahkan nasional, khususnya untuk cabang pencak silat dan karate.
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Banyumas, Joko Wiyono, menjelaskan bahwa O2SN bukan hanya menjadi ajang adu prestasi, tetapi juga sarana penting dalam penjaringan bibit atlet pelajar berprestasi yang potensial mengharumkan nama daerah.
“Target kita dapat emas. Kalau kemarin di Popda kita perak, maka di O2SN ini kita ingin naik level dan bisa meraih emas di tingkat provinsi. Juara 1, 2, dan 3 kita persiapkan untuk ajang berikutnya,” ujarnya penuh keyakinan.
Dari total peserta, tercatat 76 siswa berlaga di cabang pencak silat dan 45 lainnya di karate. Keduanya merupakan cabang unggulan yang dinilai mampu membentuk karakter, disiplin, dan mental kompetitif para pelajar sejak usia dini.
Menurut Joko, Dindik Banyumas sangat serius membina atlet pelajar karena olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan juga sarana pembentukan kepribadian dan kerja sama tim.
“Selain jadi sarana menyalurkan minat dan bakat, ajang ini juga membentuk solidaritas antar pelajar. Kami optimis bisa juara 1 di provinsi, baik dari cabang silat maupun karate. Saya minta bisa dapat medali emas,” katanya menegaskan.
Kompetisi ini menjadi bagian dari strategi Banyumas dalam mempersiapkan generasi muda yang berprestasi secara akademik dan non-akademik, sekaligus berkontribusi dalam bidang olahraga prestasi daerah.
Apalagi, O2SN telah menjadi agenda nasional yang menyatukan unsur pendidikan dan olahraga dalam satu visi pembangunan karakter generasi muda.
O2SN Banyumas 2025 tak hanya menekankan capaian medali, tetapi juga menjadi panggung pembuktian kemampuan pelajar dalam menerapkan nilai-nilai sportivitas, semangat juang, dan kebanggaan daerah.
Sebagai bentuk motivasi dan penghargaan, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas telah menyiapkan apresiasi khusus bagi para siswa berprestasi, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional.
Dukungan ini bukan sekadar simbolik, tetapi diharapkan mampu menumbuhkan semangat berkelanjutan bagi pelajar untuk berlatih lebih serius dan meraih prestasi tertinggi di bidang olahraga.
“Kita selalu ada. Banyumas, melalui Dinas Pendidikan, selalu memberikan apresiasi kepada putra-putri kita yang berprestasi,” pungkas Joko.
Dengan semangat tersebut, Banyumas berharap mampu meraih medali emas di O2SN tingkat provinsi Jawa Tengah, mengukuhkan posisi sebagai salah satu daerah penghasil atlet pelajar potensial, khususnya di cabang pencak silat dan karate. (res/stch)
















