BANYUMASEKSPRES.ID, Pihak Kedutaan Besar Australia di Indonesia secara resmi membuka proses pendaftaran Beasiswa Studi Singkat Australia 2025 secara online.
Beasiswa ini akan menyasar para lulusan D3 untuk menjalani studi selama 2 minggu di Australia.
Setiap tahunnya, dunia pendidikan Indonesia akan diramaikan dengan deretan beasiswa kuliah yang telah dihadirkan oleh berbagai pihak.
Mulai dari pemerintah pusat RI, pemerintah daerah, lembaga/perusahaan swasta, instansi pendidikan, hingga pemerintah luar negeri.
Tujuan dihadirkannya beasiswa ini secara umum adalah untuk membantu meringankan biaya pendidikan yang harus ditanggung oleh para penerimanya.
Pihak penyelenggara juga berharap mampu memberikan kesempatan belajar di jenjang yang lebih tinggi kepada para generasi muda berprestasi tanah air.
Beasiswa yang telah dihadirkan ini nantinya akan menyasar mahasiswa dari berbagai jenjang mu,ai dari D3-S3.
Dalam hal ini, para mahasiswa baru yang berstatus sebagai camaba, on going, ataupun yang telah lulus masih berkesempatan untuk menjadi penerima manfaat beasiswa.
Nantinya, para penerima beasiswa akan mendapatkan banyak benefit menarik. Mulai dari pembebasan biaya kuliah, tunjangan uang saku bulanan, uang transportasi, hingga mentoring untuk pengembangan skill maupun karier.
Salah satu program beasiswa kuliah yang baru-baru ini telah hadir dan membuka proses pendaftarannya adalah Beasiswa Studi Singkat Australia 2025.
Beasiswa ini dihadirkan langsung oleh pihak Kedubes (Kedutaan Besar) Australia di Indonesia untuk para generasi muda tanah air yang berstatus sebagai lulusan D3.
Beasiswa Studi Singkat Australia 2025 hadir membawa tema studi ‘Tantangan Misinformasi dan Disinformasi: Meningkatkan Integritas Informasi dan Literasi Media dalam Era Digital’.
Program ini nantinya akan menyasar para lulusan D3 yang berstatus sebagai jurnalis, content creator, influencer, ataupun pihak berpengaruh di media sosial lainnya untuk dijadikan sebagai penerima manfaatnya.
Studi singkat di Australia ini nantinya akan dilaksanakan selama 2 minggu dengan tujuan untuk memperkuat kapasitas dan kemampuan penerima dalam menghadapi misinformasi dan disinformasi.
Adapun nantinya para penerima akan melakukan pembelajaran singkat selama 2 minggu dengan menggunakan berbagai metodologi pembelajaran.

Mulai dari sesi kelas standard, studi kasus, kunjungan (visit) lapangam, diskusi, dan pembukaan proyek individu & kelompok.
Pihak Kedubes Australia telah menetapkan kuota penerima Beasiswa Studi Singkat Australia 2025 sebanyak 25 orang.
Berikut rincian syarat Beasiswa Studi Singkat Australia 2025 yang wajib dipenuhi oleh para pelamar program bantuan pendidikan Kedubes Australia ini.
- Memiliki kualifikasi minimal pendidikan D3 dan merupakan WNI asli.
- Memiliki pengalaman di bidang media sosial ataupun yang sejenisnya minimal 4 tahun.
- Berasal dari lembaga/profesi berikut: jurnalis & editor, organisasi pemeriksa fakta, Dewan Pers, KPU (Komisi Pemilihan Umum), Influencer, Komdigi, Kemenlu, Organisasi masyarakat sipil/organisasi keagamaan, dan akademisi.
- Berasal dari organisasi yang terlibat di media sosial dengan program literasi atau penanganan misinformasi & disinformasi.
- Berkomitmen untuk menjalankan seluruh studi dan kegiatan lain secara penuh.
- Berkomitmen untuk menyebarkan ilmu yang didapat dari pembelajaran kepada rekan kerja lainnya.
- Mampu berbahasa Inggris dengan professional.
- Pendaftar perempuan dari keluarga kurang mampu atau penyandang disabilitas diutamakan.
- Mengirimkan CV terbaru.
- Bukan anggota militer yang tengah aktif bertugas.
- Tidak menikah atau bertunangan dengan penduduk tetap Australia/Selandia Baru.
- Bekerja di Indonesia pada bidang media sosial.
- Telah memiliki visa untuk keberangkatan studi.
Jika seluruh syarat sudah terpenuhi, maka pelamar bisa langsung melakukan pendaftaran Beasiswa Studi Singkat Australia 2025 secara online di link yang telah tersedia.
Perihal pendaftaran Beasiswa Studi Singkat Australia 2025 secara online bisa diakses di sini untuk para lulusan D3 sekaligus dengan panduan pendaftarannya.
Proses pendaftaran Beasiswa Studi Singkat Australia 2025 secara online bisa langsung dilakukan hingga 28 November 2025 mendatang.
Peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan mendapatkan beberapa benefit. Mulai dari biaya perjalan PP ke lokasi studi, uang saku Rp894.602 per hari, asuransi kesehatan, dan akomodasi tempat tinggal.
Pastikan untuk mengunjungi website pendaftaran Beasiswa Studi Singkat Australia 2025 dari jauh hari agar tidak melewatkan kesempatan emas untuk mendalami dunia digital dengan studi gratis di Australia. (dpp)
















