Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Bule Australia Mengamuk di Hotel Kuta Bali, Diduga Alami Gangguan Kejiwaan

Turis Australia Mengamuk di Hotel BaliTuris Australia Mengamuk di Hotel Bali
DIAMANKAN: WNA asal Australia diamankan petugas Satpol PP setelah membuat keributan di Casa Dasa Legian Hotel, Kuta, Badung, Rabu (1/7/2026)

BANYUMASEKSPRES.ID, Seorang warga negara asing (WNA) asal Australia membuat keributan di Casa Dasa Legian Hotel, kawasan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, pada Rabu (1/7/2026).

Perempuan berinisial ALB (55) itu diduga mengalami gangguan kejiwaan setelah berteriak-teriak hingga mengganggu kenyamanan para tamu hotel lainnya.

Insiden tersebut sempat menarik perhatian penghuni hotel dan warga sekitar.

Rekaman video saat proses pengamanan oleh petugas juga beredar luas di media sosial hingga menjadi perbincangan publik.

Komandan Regu (Danru) Satpol PP BKO Kuta, I Wayan Suantara, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari Linmas Kelurahan Legian mengenai adanya seorang turis asing yang membuat kegaduhan di hotel tempatnya menginap.

“WNA tersebut berteriak-teriak tidak jelas dan mengganggu WNA lain yang sedang menginap di hotel tersebut,” ujar Suantara, Kamis (2/7/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Satpol PP BKO Kuta segera berkoordinasi dengan Satpol PP Khusus Pariwisata Kabupaten Badung, Trantib Kecamatan Kuta, serta Linmas Kelurahan Legian.

Gabungan petugas kemudian mendatangi Casa Dasa Legian Hotel sekitar pukul 09.00 WITA untuk mengamankan perempuan asal Australia tersebut.

Proses pengamanan berlangsung sesuai prosedur. Meski sempat berteriak dan menunjukkan perilaku tidak terkendali, petugas berusaha menenangkan ALB agar situasi di hotel kembali kondusif dan tidak mengganggu tamu lainnya.

Dalam video yang beredar di berbagai platform media sosial, ALB terlihat masih berteriak saat petugas berusaha membawanya keluar dari area hotel.

Beberapa petugas tampak memberikan pendekatan secara persuasif untuk menenangkan perempuan tersebut.

Kejadian itu pun mengundang perhatian para tamu hotel dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

Video tersebut kemudian viral dan memunculkan berbagai tanggapan dari warganet terkait penanganan turis asing yang mengalami gangguan perilaku saat berada di Bali.

Setelah berhasil diamankan, petugas tidak langsung membawa ALB ke kantor Satpol PP.

Sesuai standar operasional prosedur (SOP), perempuan tersebut langsung dirujuk ke RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah di Denpasar untuk menjalani pemeriksaan medis, khususnya pemeriksaan kesehatan jiwa.

Menurut Suantara, langkah tersebut dilakukan karena perempuan tersebut diduga mengalami gangguan kejiwaan sehingga membutuhkan penanganan tenaga medis.

“Setelah kami amankan sesuai dengan SOP terkait penanganan, terkait dengan kejiwaannya langsung kami arahkan ke RS Prof Ngoerah untuk ditangani oleh dokter kejiwaan,” jelasnya.

Pihak Satpol PP menyatakan bahwa setelah ALB diserahkan ke rumah sakit, proses penanganan berikutnya menjadi kewenangan pihak medis.

Apabila diperlukan tindakan lebih lanjut terkait status keimigrasian yang bersangkutan, pihak rumah sakit akan berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi sesuai prosedur yang berlaku.

“Kami kemarin sudah menyerahkan kepada rumah sakit untuk penanganannya. Selanjutnya dari pihak rumah sakit yang akan berkoordinasi dengan pihak imigrasi,” pungkas Suantara.

Hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan ALB maupun tindak lanjut dari pihak Imigrasi terkait keberadaan warga negara Australia tersebut di Indonesia.

Sementara itu, situasi di Casa Dasa Legian Hotel telah kembali kondusif setelah proses pengamanan selesai dilakukan oleh petugas gabungan. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Neraca Perdagangan RI Berbalik Defisit

Neraca Perdagangan Indonesia Defisit USD 1,61 Miliar pada Mei 2026, Akhiri Surplus 72 Bulan Berturut-turut

Berita Selanjutnya
Festival Gunung Slamet Digelar Tiga Hari

Jadwal Festival Gunung Slamet 2026: Ada Perang Tomat, Kirab Budaya, hingga Air Sikopyah