BANYUMASEKSPRES.ID, Investasi kini tidak lagi menjadi aktivitas yang sulit diakses atau membutuhkan modal besar. Dengan perkembangan teknologi dan semakin banyaknya pilihan produk keuangan, masyarakat kini bisa berinvestasi hanya melalui aplikasi digital.
Salah satu platform yang menawarkan kemudahan itu adalah aplikasi myBCA, dengan fitur Investasi yang memungkinkan pengguna membeli Reksa Dana dan Obligasi Pasar Sekunder secara langsung dari ponsel.
Beragam produk investasi kini tersedia dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan serta profil risiko pengguna. Reksa Dana menjadi pilihan menarik bagi investor pemula yang ingin diversifikasi tanpa harus terlibat langsung dalam analisis pasar.
Sementara itu, Obligasi Pasar Sekunder menjadi opsi ideal bagi mereka yang mencari imbal hasil lebih stabil.
Kini, investasi bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja melalui fitur Investasi di aplikasi myBCA. Tidak hanya praktis, fitur ini juga menghadirkan berbagai keuntungan menarik.
Salah satu keunggulan utama dari fitur ini adalah kemudahan dan keterjangkauan proses investasi. Melalui aplikasi myBCA, pengguna tak perlu berpindah aplikasi saat ingin membeli produk investasi.
Cukup dengan membuka fitur Investasi, pengguna bisa langsung membeli Reksa Dana mulai dari Rp 10 ribu, dan Obligasi atau Surat Berharga Negara (SBN) mulai dari Rp 1 juta.
Produk yang tersedia juga sangat beragam, mulai dari Reksa Dana, Obligasi SBN Perdana, hingga Obligasi SBN Pasar Sekunder. Produk-produk tersebut dapat disesuaikan dengan profil risiko masing-masing pengguna.
Bagi yang masih bingung, tersedia informasi kinerja historis reksa dana hingga 5 tahun ke belakang yang bisa dijadikan referensi.
Tidak hanya itu, pengguna juga bisa melakukan berbagai transaksi seperti pembelian dan penjualan Reksa Dana, melakukan pemesanan dan early redemption untuk SBN Pasar Perdana, hingga jual beli Obligasi SBN Pasar Sekunder secara langsung melalui aplikasi.
Fitur lainnya yang sangat membantu adalah kemudahan dalam memantau portofolio investasi. Aplikasi ini menyajikan informasi lengkap terkait perubahan nilai produk yang dimiliki, sehingga investor bisa mengambil keputusan berdasarkan perkembangan terkini.
Sebelum mulai berinvestasi di myBCA, hal pertama yang harus dilakukan adalah memiliki Single Investor Identification (SID). SID merupakan identitas resmi investor yang terdiri dari tiga huruf dan dua belas digit angka unik, dan diterbitkan oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Proses pembuatan SID di aplikasi myBCA sangat sederhana. Pengguna cukup mengikuti langkah-langkah berikut:
- Buka aplikasi myBCA
- Pilih fitur Investasi
- Klik “Daftar Sekarang”
- Pilih jenis SID yang ingin dibuat: Reksa Dana & Obligasi, Reksa Dana saja, atau Obligasi saja
- Isi data investor dan lakukan penilaian profil risiko
- Centang pernyataan data, klik “Lanjut”
- Masukkan PIN untuk konfirmasi
- SID akan diproses oleh sistem
Setelah memiliki SID, pengguna dapat langsung mulai membeli Reksa Dana di aplikasi. Prosedurnya cukup sederhana:
- Login ke aplikasi myBCA dan masuk ke fitur Investasi
- Pilih menu “Reksa Dana”
- Tentukan produk yang ingin dibeli
- Pilih rekening sumber dana dan masukkan nominal pembelian
- Untuk pembelian berkala, centang opsi berkala, tentukan tanggal debit, durasi, dan setujui dokumen terkait
- Konfirmasi transaksi dan masukkan PIN
- Transaksi pun berhasil diajukan
Bagi yang tertarik membeli Obligasi Pasar Sekunder, prosesnya juga sangat mudah:
- Login ke aplikasi dan pilih fitur Investasi
- Masuk ke menu “Obligasi Pasar Sekunder”
- Pilih produk Obligasi yang diinginkan
- Baca detail produk, lalu klik “Beli”
- Pilih rekening sumber dana dan masukkan nominal pembelian
- Pastikan membaca Memo Info (terutama untuk produk ORI dan SR) serta syarat pembelian
- Centang pernyataan, lanjutkan, dan masukkan PIN untuk menyelesaikan transaksi
Dengan fitur-fitur lengkap dan antarmuka yang ramah pengguna, aplikasi myBCA menawarkan solusi investasi modern yang praktis dan efisien. Tidak hanya mempermudah akses ke berbagai produk keuangan, tetapi juga memberi kendali penuh atas pengelolaan aset sesuai dengan profil risiko masing-masing individu.
Kini, tidak ada alasan untuk menunda investasi. Dengan modal ringan dan langkah mudah, siapa pun bisa mulai merencanakan masa depan finansial yang lebih baik. (WAN)
















