BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diprakarsai oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purbalingga terus menjadi daya tarik utama bagi masyarakat yang berpartisipasi di acara Car Free Day (CFD) setiap minggunya.
Meski telah berjalan hampir satu tahun, layanan kesehatan gratis ini tetap ramai diserbu oleh warga yang ingin memastikan kesehatannya sejak dini.
Ketua Tim Promosi Kesehatan Dinkes Kabupaten Purbalingga, Aprilia Eka Tristiyanti, mengungkapkan bahwa antusiasme warga sangat terasa setiap kali layanan CKG dibuka di lokasi CFD.
Dalam satu kali pelaksanaan, Dinkes menyediakan tiga stand pelayanan kesehatan. Dua di antaranya berasal dari rumah sakit dan satu lagi dari puskesmas.
Setiap fasilitas kesehatan memberikan jenis pelayanan yang sesuai dengan fasilitas yang mereka miliki.
“Untuk CKG masih tetap antusias. Ada tiga stand CKG, dua dari rumah sakit dan satu dari puskesmas. Memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan fasyankes masing-masing,” ujar Aprilia pada Minggu (4/1/2026).
Meskipun sosialisasi program CKG telah dilakukan secara intensif melalui media maupun secara langsung di lapangan, masih ada sebagian masyarakat yang belum sepenuhnya mengetahui tentang program tersebut.
Oleh karena itu, pelaksanaan CKG di ruang publik seperti CFD dinilai efektif untuk menjangkau lebih banyak warga, termasuk mereka yang belum sepenuhnya terpapar informasi tentang layanan ini.
“Meski sudah berjalan setahun, masih banyak yang belum tahu. Untuk menjembatani itu, CKG diadakan di lapangan langsung. Sebenarnya di puskesmas pelayanannya jauh lebih lengkap, namun masyarakat lebih senang yang sifatnya jemput bola,” tambahnya.
Pada layanan CKG di CFD ini, warga dapat memanfaatkan berbagai pemeriksaan kesehatan dasar seperti pengukuran tinggi dan berat badan, pengecekan tekanan darah serta pemeriksaan gula darah, asam urat, dan kolesterol.
Selain pemeriksaan fisik, masyarakat juga memiliki kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan mengenai hasil pemeriksaan atau mendapatkan saran terkait pola hidup sehat.
Aprilia menambahkan bahwa untuk menjaga keberlanjutan layanan ini, Dinkes menugaskan puskesmas secara bergiliran setiap pekan.
Pada pelaksanaan CKG di CFD minggu ini, giliran Puskesmas Serayu Larangan yang memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Antusiasme warga juga tercermin dari testimoni pengunjung CFD. Warsiyati, seorang warga asal Bobotsari, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan CKG di ruang publik tersebut.
Ia menyebut hasil pemeriksaan tensi dan gula darahnya menunjukkan kondisi yang baik.
“Tensi dan gula darah hasilnya bagus. Adanya cek kesehatan gratis di CFD ini sangat membantu,” katanya.
Pengunjung lain bernama Sunardi juga merasakan manfaat serupa dari layanan ini.
Dari hasil pemeriksaannya, ia mendapatkan sejumlah masukan penting dari petugas kesehatan mengenai cara menjaga kebugaran tubuhnya.
“Tadi disarankan supaya lebih giat berolahraga, menjaga pola makan dan pola tidur,” ucapnya.
Dengan tingginya minat masyarakat terhadap program ini, Dinkes Purbalingga berharap agar CKG di CFD dapat terus menjadi sarana edukasi sekaligus deteksi dini kesehatan sehingga semakin banyak warga yang sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sebelum muncul keluhan yang lebih serius.
Program cek kesehatan seperti ini tidak hanya bermanfaat bagi individu tetapi juga berdampak positif secara keseluruhan terhadap kualitas kesehatan masyarakat Purbalingga.
Keberadaan layanan kesehatan jemput bola memperlihatkan upaya nyata pemerintah daerah dalam mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada warganya dengan cara-cara inovatif dan mudah dijangkau oleh semua lapisan masyarakat. (alw/dda)
















