BANYUMASEKSPRES.ID, Menghadapi meningkatnya jumlah wisatawan selama libur Tahun Baru 2026, Polres Purbalingga mengambil langkah preventif dengan menerjunkan personel Polisi Wanita (Polwan) melakukan patroli di sejumlah destinasi wisata.
Kegiatan pengamanan ini dilaksanakan sejak Kamis pagi, 1 Januari 2026, sebagai bentuk kesiapsiagaan aparat dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Patroli Polwan tersebut difokuskan pada beberapa objek wisata yang selama ini menjadi magnet utama masyarakat saat musim liburan.
Empat lokasi yang menjadi sasaran pengamanan meliputi Owabong Waterpark, Sanggaluri Park, Purbasari Pancuran Mas, serta Kolam Renang Tirto Asri.
Keempat tempat tersebut dikenal sebagai destinasi favorit keluarga dan diprediksi mengalami lonjakan pengunjung selama libur panjang awal tahun.
Pelaksana Tugas Kepala Seksi Humas Polres Purbalingga, Iptu Dwi Arto, menjelaskan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Menurutnya, kehadiran Polwan di lokasi wisata diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus kenyamanan bagi para pengunjung yang tengah menikmati waktu liburannya.
Iptu Dwi Arto menuturkan bahwa patroli yang dilakukan Polwan mengedepankan pendekatan humanis.
Dengan penampilan yang ramah dan komunikatif, Polwan diharapkan lebih dekat dengan masyarakat, sehingga menciptakan suasana aman tanpa menimbulkan rasa canggung atau tegang di lingkungan wisata.
Pendekatan ini dinilai efektif, khususnya di area rekreasi yang didominasi oleh keluarga dan anak-anak. Dalam masa liburan tahun baru ini, kunjungan wisata Purbalingga capai 170 ribu orang.
Dalam pelaksanaannya, para Polwan menggunakan sepeda motor sebagai sarana patroli. Pemilihan kendaraan roda dua tersebut bertujuan untuk meningkatkan mobilitas personel di lapangan.
Dengan sepeda motor, Polwan dapat lebih mudah menjangkau berbagai sudut lokasi wisata dan merespons situasi secara cepat apabila terjadi kepadatan arus atau gangguan kamtibmas di sekitar area wisata.
Menurut Dwi Arto, penggunaan sepeda motor juga memungkinkan personel untuk berpindah lokasi dengan lebih fleksibel, terutama ketika terjadi peningkatan volume kendaraan menuju atau keluar dari objek wisata.
Respons cepat menjadi kunci utama dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kelancaran lalu lintas selama masa liburan.
Tidak hanya melakukan patroli di area luar, Polwan juga melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas pengunjung di dalam kawasan wisata.
Mereka menyusuri area bermain, kolam renang, serta fasilitas umum lainnya untuk memastikan situasi tetap aman dan tertib.
Kehadiran Polwan di tengah keramaian wisatawan diharapkan mampu mencegah potensi tindak kriminal seperti pencopetan maupun gangguan ketertiban lainnya.
Selain pengawasan, Polwan juga aktif berinteraksi dengan para pengunjung.
Mereka menyapa wisatawan dengan ramah sekaligus menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas secara langsung.
Imbauan tersebut meliputi ajakan untuk selalu menjaga barang bawaan, meningkatkan kewaspadaan terhadap anak-anak saat bermain, serta mematuhi aturan dan standar keselamatan yang telah ditetapkan pengelola wisata.
Polres Purbalingga menilai pendekatan persuasif semacam ini penting untuk meningkatkan kesadaran pengunjung terhadap aspek keamanan tanpa harus bersifat represif.
Dengan komunikasi langsung, pesan-pesan kamtibmas dapat diterima dengan lebih baik oleh masyarakat, khususnya wisatawan yang sedang menikmati suasana liburan.
Kegiatan patroli Polwan ini pun mendapat respons positif dari para wisatawan. Banyak pengunjung mengaku merasa lebih aman dengan kehadiran Polwan di lokasi wisata.
Bahkan, tidak sedikit wisatawan yang antusias dan bergantian meminta foto bersama Polwan sebagai bentuk apresiasi dan rasa simpati terhadap kehadiran aparat kepolisian.
Melalui patroli ini, Polres Purbalingga berharap seluruh rangkaian libur Tahun Baru 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan nyaman.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan dengan mematuhi aturan serta segera melapor apabila menemukan potensi gangguan di lingkungan wisata.(*/nds)
















