BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Dapur produksi sale pisang milik Sri Mulyani, warga Dusun Ciklapa, Desa Ciklapa, Kecamatan Kedungreja, mengalami kebakaran yang diduga disebabkan oleh kebocoran gas.
Insiden ini terjadi pada Rabu (23/7) sekitar pukul 03.00 WIB. Peristiwa kebakaran ini menjadi perhatian warga setempat dan pihak berwenang yang segera bertindak untuk mengatasi situasi.
Supriyadi, Kepala Seksi Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Cilacap, mengungkapkan bahwa kejadian bermula ketika saksi mendengar suara desisan di dapur.
Tak lama kemudian, api terlihat membesar dengan cepat di area tersebut.
“Melihat kejadian tersebut warga sekitar segera melapor ke Pos Damkar Sidareja,” ujar Supriyadi saat diwawancarai oleh awak media.
Respon cepat dari petugas pemadam kebakaran Sidareja sangat membantu dalam menanggulangi insiden ini.
Setelah menerima laporan, petugas pemadam tiba di lokasi dalam waktu lima menit. Mereka langsung melakukan tindakan pemadaman untuk mencegah penyebaran api yang lebih luas.
Berkat kesigapan dan koordinasi yang baik, api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 10 menit.
Berdasarkan hasil pendataan awal dari pihak berwenang, penyebab kebakaran diduga berasal dari kebocoran gas LPG berukuran 12 kilogram yang digunakan untuk mengolah produk sale pisang.
Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun luka yang dilaporkan akibat insiden tersebut. Namun demikian bangunan dapur permanen berukuran 6×8 meter tersebut habis terbakar.
“Dalam insiden ini kerugian diperkirakan mencapai jutaan rupiah,” lanjut Supriyadi menjelaskan dampak material dari kejadian naas itu.
Untuk menangani situasi darurat ini empat personel Damkar Sidareja dikerahkan ke lokasi kejadian. Selain fokus pada upaya pemadaman mereka juga melakukan pendataan serta pelaporan sesuai prosedur yang berlaku.
Selanjutnya petugas juga melaksanakan sosialisasi kepada warga mengenai tindakan pencegahan kebakaran melalui program Satkartaru Siap.
“Sebanyak 3.000 liter air digunakan dalam proses pemadaman kemudian dilanjutkan dengan prosedur tetap sosialisasi serta memberikan imbauan,” pungkas Supriyadi menambahkan terkait langkah-langkah lanjutan pasca kebakaran.
Upaya responsif dari tim Damkar Cilacap dan kerja sama masyarakat setempat patut diapresiasi karena berhasil mencegah terjadinya kerugian lebih besar serta memastikan keselamatan warga tetap terjaga setelah musibah ini. (jul/stch)
















