BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kebumen menetapkan target ambisius untuk menyelesaikan pembentukan Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) di seluruh desa dan kelurahan sebelum akhir Mei 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi partai dalam memperkuat struktur dan kehadirannya di akar rumput menjelang berbagai agenda politik yang akan datang.
Ketua DPD PSI Kebumen, Dipa Yuwono, menjelaskan bahwa pihaknya sedang bekerja keras untuk menyelesaikan pembentukan struktur partai hingga tingkat desa.
“Beberapa kegiatan sudah dilakukan. Ini seperti menghadiri Rakorwil di Solo dan Rakornas di Makassar. Alhamdulillah untuk DPC sudah semua di 26 kecamatan,” ungkap Dipa saat konferensi pers pada Jumat (8/5).
Dalam konteks ini, DPD PSI Kebumen fokus pada penyelesaian pembentukan DPRT, yang merupakan langkah krusial untuk keberlanjutan dan eksistensi partai di wilayah tersebut.
Dari total 460 desa dan kelurahan yang tersebar di Kabupaten Kebumen, saat ini sebanyak 50 persen telah teregistrasi dalam struktur DPRT.
“Tinggal DPRT di tingkat desa. Target kami 460 desa dan kelurahan semua harus ada DPRT. Kami optimis akhir Mei 2026 selesai,” tegas Dipa menambahkan keyakinannya mengenai pencapaian target tersebut.
Dalam penjelasannya, Dipa Yuwono menekankan pentingnya pembentukan struktur hingga tingkat ranting sebagai upaya untuk memperkuat mesin partai.
“Kami berharap nantinya koordinasi masif mulai dari DPD hingga DPRT. Kami mencari kader yang militan dan siap berjuang untuk mensukseskan pemilu mendatang,” ucapnya dengan semangat tinggi.
Dengan adanya target pembentukan DPRT ini, PSI berharap dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam politik setempat serta menciptakan ruang bagi masyarakat untuk lebih terlibat dalam proses pengambilan keputusan yang berdampak langsung pada kehidupan mereka.
Keberadaan DPRT di setiap desa dan kelurahan diharapkan akan memfasilitasi komunikasi antara pemimpin partai dengan masyarakat luas, sehingga suara rakyat dapat lebih terdengar dan diperhatikan.
Dipa juga menjelaskan bahwa pembentukan struktur ini bukan hanya sekedar formalitas belaka, melainkan merupakan upaya nyata untuk menghadirkan PSI sebagai partai yang dekat dengan rakyat.
Komitmen ini sejalan dengan visi besar PSI untuk menjadi partai yang membawa perubahan signifikan dalam kehidupan sosial dan politik masyarakat Indonesia, khususnya di Kebumen.
Proses pembentukan DPRT tentunya tidak tanpa tantangan. Salah satu kendala yang mungkin dihadapi adalah minimnya kesadaran politik masyarakat di tingkat desa.
Oleh karena itu, DPD PSI Kebumen berencana mengadakan sosialisasi dan pendidikan politik guna meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya keterlibatan mereka dalam politik serta peranan PSI dalam mewujudkan aspirasi rakyat.
Dalam suasana politik yang semakin dinamis menjelang pemilu mendatang, keberadaan struktur organisasi yang solid menjadi sangat penting bagi PSI.
Dengan terbentuknya DPRT di tiap desa dan kelurahan, partai akan mampu mengoptimalkan strategi kampanye lokal yang lebih efektif serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat setempat. (mam/stch/dda)
















