BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Kegiatan perpisahan murid kelas VI di MIN 4 Kebumen Tahun Pelajaran 2025/2026 menjadi momen yang sangat berkesan, tidak hanya bagi para murid, tetapi juga seluruh civitas akademika dan orang tua.
Sebanyak 79 murid yang telah menempuh pendidikan dasar di madrasah ini resmi dilepas dalam sebuah acara yang berlangsung meriah di Mexolie Hotel Kebumen pada Kamis (4/6).
Salah satu sorotan utama dari perpisahan tersebut adalah prestasi luar biasa yang diraih oleh Kanaya Endri Kilala, yang berhasil mendapatkan nilai sempurna, yaitu 100 pada Tes Kemampuan Akademik (TKA) di mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Keberhasilan Kanaya tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya dan keluarganya, tetapi juga mencerminkan hasil kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembelajaran di MIN 4 Kebumen.
Nilai sempurna yang diraihnya menjadi tanda bahwa program literasi yang diterapkan di madrasah ini berjalan dengan baik dan efektif.
Selain prestasinya dalam TKA, Kanaya juga berhasil menempatkan dirinya dalam jajaran sepuluh besar nilai ijazah terbaik untuk angkatan tahun 2026.
Ini menunjukkan komitmen dan dedikasi tinggi dari Kanaya dalam belajar serta kemampuannya untuk bersaing dengan teman-teman sebayanya.
Acara perpisahan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H Anif Solikhin dan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, H Mulyono.
Kehadiran mereka menambah suasana khidmat pada acara tersebut. Dalam sambutannya, Kepala MIN 4 Kebumen, Hamdan, secara resmi menyerahkan kembali ke-79 murid kepada orang tua dan wali.
Momen ini menandai berakhirnya perjalanan pendidikan dasar mereka sekaligus membuka lembaran baru dalam kehidupan mereka selanjutnya.
Hamdan mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian yang diraih oleh para murid selama ini dan menyampaikan permohonan maaf jika selama proses pendidikan terdapat kekurangan.
Pesan yang disampaikan oleh Hamdan sangat menginspirasi para murid untuk terus belajar dan memanfaatkan masa muda mereka sebaik mungkin.
“Jadilah seperti spons yang mampu menyerap air dengan baik,” tuturnya.
Dalam ungkapan tersebut terdapat makna mendalam agar para siswa terus berusaha meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka.
Satu hal yang patut dicatat adalah bahwa prestasi Kanaya tidak datang begitu saja. Dibutuhkan kerja keras, disiplin, dan dukungan dari berbagai pihak agar ia dapat mencapai pencapaian tersebut.
Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran orang tua dan guru dalam membentuk karakter dan intelektualitas anak-anak mereka.
Keterlibatan aktif orang tua dalam proses pendidikan anak sangat berkontribusi terhadap keberhasilan akademik mereka.
Selain itu, penting juga untuk diperhatikan bahwa prestasi akademik bukan satu-satunya ukuran keberhasilan seorang siswa.
Dapat dikatakan bahwa pendidikan merupakan suatu proses holistik yang melibatkan pengembangan karakter, sosial emosional, serta keterampilan lainnya.
Oleh karena itu, MIN 4 Kebumen selalu berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang tidak hanya fokus pada nilai akademis tetapi juga membangun karakter siswa agar menjadi individu yang berkualitas.
Di tengah tantangan dunia pendidikan saat ini, seperti perkembangan teknologi informasi yang pesat serta perubahan kurikulum secara berkala, MIN 4 Kebumen tetap optimis dapat melahirkan generasi-generasi cerdas dan berbudi pekerti luhur.
Dengan dukungan semua pihak termasuk pemerintah daerah dan masyarakat sekitar, harapan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif semakin terbuka lebar. (mam/stch/dda)
















