Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

GOR Satria Jadi Lokasi Kepulangan Jemaah Haji 15 Juni, Pasar Minggon Purwokerto Libur Sementara

Pasar minggon libur sementaraPasar minggon libur sementara

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Pemerintah Kabupaten Banyumas resmi menetapkan GOR Satria sebagai lokasi kepulangan jemaah haji kloter 6 dan 7 pada Minggu, 15 Juni 2025.

Seiring dengan penetapan ini, kegiatan Pasar Minggon yang biasa digelar di lokasi tersebut akan diliburkan sementara.

Ratusan pedagang yang biasa berjualan setiap Minggu pagi diminta menghentikan aktivitas untuk mendukung kelancaran proses penjemputan jemaah.

Keputusan peliburan pasar ini disampaikan secara resmi melalui surat dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Banyumas tertanggal 3 Juni 2025. Informasi ini dibenarkan oleh Kukuh Pambudi, salah satu pedagang yang tergabung dalam komunitas Pasar Minggon.

“Tahun ini baru pertama kali pasar kami diliburkan,” kata Kukuh pada Senin (9/6), sembari menyebut bahwa keputusan tersebut sudah diterima dan dipahami oleh mayoritas pedagang.

Ia menjelaskan, total pedagang di Pasar Minggon mencapai 400 hingga 500 orang, terbagi ke dalam dua grup utama: Grup Kulon (Barat) dengan sekitar 250 pedagang, dan Grup Wetan (Timur) yang terdiri dari sekitar 100 pedagang.

Selain itu, masih ada pedagang musiman atau dadakan yang kerap memanfaatkan momen akhir pekan untuk berjualan. Mereka menjual aneka barang seperti panci, racun tikus, kantong plastik, kopi, hingga jamu.

“Tidak masalah libur satu kali, sekaligus bisa istirahat sejenak,” ujar Kukuh dengan nada santai, menandakan bahwa peliburan ini tidak menimbulkan protes berarti dari pedagang.

Kepala Bidang Pasar Dinperindag Banyumas, Gesang Tri Joko, turut membenarkan adanya surat pemberitahuan tersebut.

Menurutnya, langkah ini penting untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas, terutama di sepanjang Jalan Suharso yang akan menjadi jalur utama penjemputan jemaah haji oleh pihak keluarga.

“Total jemaah yang didrop di GOR Satria sebanyak 712 orang, kemudian dijemput oleh keluarga masing-masing,” ungkap Gesang.

Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa para pedagang akan mematuhi kebijakan ini dengan tertib.

Apalagi, menurutnya, Pasar Minggon sudah terbiasa diliburkan saat ada agenda penting pemerintah yang berlangsung di GOR Satria.

Gesang menegaskan bahwa peliburan pasar bukan hal baru, melainkan prosedur standar ketika GOR digunakan untuk acara besar.

“Ketika ada kegiatan besar seperti ini, pasar kami liburkan agar situasi tertib dan lancar,” pungkasnya.

Peliburan Pasar Minggon ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga keteraturan serta memberi ruang yang layak bagi keluarga jemaah haji yang datang menjemput.

Dengan jumlah jemaah yang cukup besar, suasana diperkirakan akan ramai, sehingga diperlukan pengaturan lalu lintas dan area yang lebih leluasa untuk aktivitas penjemputan.

Langkah Pemkab Banyumas ini sekaligus menunjukkan sinergi antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat dalam menyukseskan proses pemulangan jemaah haji tahun 2025.

Meski berdampak pada satu hari libur aktivitas ekonomi lokal, para pedagang memilih memahami situasi demi kenyamanan bersama. (yda/stch)

Berita Sebelumnya
Mancing ceria, bangun kerukunan warga

Libur Panjang Idul Adha, Karangjati Kebumen Adakan Mancing Ceria dengan Hadiah Menarik

Berita Selanjutnya
Jemaah haji dijadwalkan pulang juni

Rangkaian Ibadah Haji Jemaah Purbalingga Berakhir, Kepulangan Dijadwalkan 12 Juni 2025