Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

HP Jatuh ke Sumur 10 Meter, Damkar Cilacap Berhasil Evakuasi dalam 45 Menit

Handphone Tercebur Sumur Dievakuasi DamkarHandphone Tercebur Sumur Dievakuasi Damkar
EVAKUASI : Petugas Damkar Sidareja Cilacap menguras sumur milik warga Kedungreja untuk mengevakuasi handphone

BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Sidareja, yang beroperasi di Kabupaten Cilacap, berhasil mengevakuasi sebuah handphone milik warga yang tercebur ke dalam sumur di Desa Kedungreja, Kecamatan Kedungreja, pada Rabu (8/4).

Insiden ini melibatkan Sri Sulasih, seorang wanita berusia 19 tahun, yang mengalami kecelakaan saat menggunakan handphone-nya sambil mandi.

Dengan sigap, Sri melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Damkar untuk meminta bantuan evakuasi.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Gatot Arief Widodo, menjelaskan bahwa timnya segera merespons laporan dari Sri Sulasih.

“Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” katanya.

Proses evakuasi menjadi tantangan tersendiri karena kedalaman sumur yang mencapai lebih dari 10 meter.

Namun, tim Damkar memahami betul pentingnya keselamatan dan melakukan proses dengan hati-hati. Gatot Arief menambahkan bahwa proses evakuasi berlangsung sekitar 45 menit.

Meski harus menghadapi kendala kedalaman sumur, petugas akhirnya berhasil mengangkat handphone merek Oppo A3X dari dalam sumur tersebut.

“Alhamdulillah handphone berhasil dievakuasi dengan aman. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ungkapnya dengan rasa syukur.

Selain berhasil mengevakuasi handphone, petugas juga mengambil kesempatan tersebut untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai keselamatan, terutama saat beraktivitas di sekitar sumur.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan tidak ragu untuk menghubungi layanan Damkar jika menghadapi situasi darurat atau membutuhkan bantuan penyelamatan non-kebakaran,” ujar Gatot.

Penting untuk digarisbawahi bahwa tugas Damkar tidak hanya terbatas pada penanganan kebakaran saja.

Mereka siap memberikan bantuan dalam berbagai situasi penyelamatan lainnya yang mungkin dihadapi oleh masyarakat.

“Kami hadir untuk membantu masyarakat dalam berbagai kondisi. Jangan ragu untuk menghubungi kami,” tegas Gatot.

Insiden ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya kewaspadaan di sekitar area rawan seperti sumur.

Setiap tahun, banyak kecelakaan terjadi akibat kurangnya perhatian terhadap keselamatan saat beraktivitas di dekat sumber air ini.

Oleh karena itu, upaya edukasi yang dilakukan oleh petugas Damkar sangatlah penting dan perlu didukung oleh seluruh lapisan masyarakat.

Dalam konteks lebih luas, peran pemadam kebakaran dan penyelamat sangat vital dalam menjaga keselamatan publik.

Mereka bukan hanya bertindak sebagai petugas yang menanggulangi kebakaran tetapi juga sebagai garda terdepan dalam situasi darurat lainnya.

Pelayanan mereka mencakup berbagai aspek penyelamatan yang sering kali tidak diketahui oleh masyarakat umum.

Di Kabupaten Cilacap sendiri, keberadaan Pos Damkar Sidareja menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan layanan publik dan tanggap bencana.

Masyarakat perlu menyadari bahwa keberadaan layanan seperti ini tidak hanya membantu mereka pada saat-saat kritis tetapi juga memberikan rasa aman dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran akan layanan pemadam kebakaran dan penyelamatan, pihak Damkar juga aktif dalam melakukan sosialisasi kepada warga tentang prosedur keselamatan dan cara-cara pencegahan kecelakaan di rumah maupun lingkungan sekitar. (jul/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Belajar Bahasa Belanda dan Belitung Demi Peran

Shaloom Razade Belajar Bahasa Belanda dan Belitung Demi Peran di Film The Bell: Panggilan Untuk Mati

Berita Selanjutnya
Gol Havertz Selamatkan Gunners

Gol Injury Time Kai Havertz Bawa Arsenal Tundukkan Sporting 1-0