BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Hyundai resmi mengumumkan penarikan kembali lebih dari 51 ribu unit Hyundai Tucson produksi 2022 hingga 2024.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi risiko kebakaran yang diduga terkait dengan pemasangan kabel harness trailer yang tidak tepat pada kendaraan.
Hyundai menekankan bahwa keselamatan konsumen menjadi prioritas utama dalam setiap langkah perbaikan yang diambil perusahaan.
Menurut pihak Hyundai, harness mobil yang digunakan bersama pengait derek trailer dapat mengalami kemasukan air jika dipasang pada titik tertentu pada kendaraan.
“Aksesori opsional rangkaian kabel trailer OEM, yang dirancang untuk aplikasi penarik pada kendaraan tertentu, mungkin telah dipasang di lokasi kendaraan yang rentan terhadap masuknya air,” jelas Hyundai dalam pemberitahuan resmi penarikan kendaraan, Minggu (28/12).
Masuknya air ke dalam modul elektronik harness dapat memicu korsleting pada sambungan internal. Kondisi ini berpotensi menyebabkan fungsi lampu trailer terganggu atau bahkan tidak bekerja sama sekali.
Hyundai menambahkan bahwa dampak dari air yang masuk ke modul kontrol kabel bisa meluas hingga memengaruhi sistem penerangan kendaraan secara keseluruhan.
“Dalam kasus yang jarang terjadi, korsleting listrik di dalam modul dapat terjadi, yang dapat menyebabkan panas berlebih, peleburan, atau, dalam kasus terisolasi, kebakaran,” ungkap perusahaan.
Hyundai menegaskan bahwa gangguan berkala pada lampu trailer bisa menjadi tanda awal bahwa air telah mulai masuk ke dalam modul elektronik.
Data Hyundai mencatat bahwa sejak 8 Juni 2022 hingga 10 November 2025, pihak perusahaan telah menerima tiga laporan kebakaran yang dikonfirmasi di pasar Amerika Serikat.
Selain itu, terdapat 287 laporan unik terkait masalah pada rangkaian kabel trailer. Meski demikian, hingga saat ini, tidak ada laporan mengenai kecelakaan atau cedera akibat masalah tersebut, baik di Amerika Serikat maupun Kanada.
Penarikan kembali ini merupakan langkah preventif Hyundai untuk memastikan keamanan konsumen dan mengurangi potensi risiko yang lebih serius di masa depan.
Hyundai mendorong pemilik Tucson yang terdampak untuk segera menghubungi dealer resmi guna mendapatkan pemeriksaan dan perbaikan gratis.
Dengan langkah ini, Hyundai menunjukkan komitmennya terhadap keselamatan dan kualitas kendaraan, memastikan bahwa setiap masalah teknis dapat diatasi sebelum menimbulkan risiko lebih besar.
Penarikan unit ini juga menjadi pengingat pentingnya pemasangan aksesori sesuai dengan panduan pabrikan untuk mencegah kerusakan sistem kelistrikan.
Upaya ini diharapkan mampu menjaga kepercayaan konsumen terhadap Hyundai, sekaligus meminimalkan potensi insiden terkait rangkaian kabel trailer pada Hyundai Tucson produksi 2022 hingga 2024.
Konsumen disarankan untuk memantau kondisi lampu trailer dan segera melaporkan bila muncul indikasi gangguan pada sistem penerangan. (*/fam)
















