Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Jay Idzes Jadi Sorotan Meski Sassuolo Tumbang 2-0 dari AS Roma

Jay Idzes Gagal Redam AS RomaJay Idzes Gagal Redam AS Roma
GAGAL: Jay Idzes gagal membanti Sassuolo meraih kemenangan saat melawat ke markas AS Roma

BANYUMASEKSPRES.ID, Bertandang ke Stadion Olimpico, Sassuolo harus mengakui keunggulan tuan rumah AS Roma dengan skor 0-2 dalam lanjutan pekan ke-20 Liga Italia musim 2025-2026.

Pertandingan yang digelar pada Sabtu (10/1) ini menjadi tantangan besar bagi Jay Idzes dan rekan-rekannya di sektor pertahanan.

Meski tampil penuh semangat, upaya Sassuolo untuk meraih kemenangan harus kandas di tangan tim asuhan Fabio Grosso tersebut.

Pertarungan baru saja dimulai ketika ancaman pertama datang dari pemain bintang AS Roma, Paulo Dybala.

Pada menit ketujuh, Dybala mencoba peruntungannya dengan melepaskan tembakan dari sudut kotak penalti.

Namun, tendangan pemain asal Argentina itu terlalu lemah sehingga dapat dengan mudah diamankan oleh kiper Sassuolo, Arijanet Muric.

Sepuluh menit berselang, Sassuolo nyaris membalikkan keadaan melalui serangan balik yang diprakarsai oleh Idzes.

Pemain bertahan yang juga kapten timnas Indonesia. Pinamonti langsung melepaskan tembakan sehingga memaksa kiper Mile Svilar untuk melakukan penyelamatan.

Bola rebound kemudian disambut oleh Armand Lauriente namun sayangnya tendangannya hanya melenceng tipis dari tiang kanan gawang lawan.

Tak hanya bertahan, Idzes juga menunjukkan aksinya saat menghentikan laju serangan krusial Roma.

Dalam satu momen penting, ia berhasil menjegal Ferguson yang sedang berusaha menembus benteng pertahanan Sassuolo.

Tebasan Idzes yang dilakukan dengan taktis membuat Ferguson harus keluar lapangan akibat cedera pada bokongnya.

Alieu Fadera turut menambah tekanan bagi lini belakang Roma dengan mencoba peruntungannya lewat tembakan jarak jauh.

Namun, Svilar kembali tampil gemilang dengan penyelamatan akrobatik melompati gawang untuk menepis bola tersebut.

Duel antara Fadera dan Svilar berlanjut pada menit ke-38 ketika Fadera menciptakan ruang di kotak penalti dan melepaskan tembakan ke arah tengah gawang namun lagi-lagi Svilar menunjukkan refleks cepatnya.

Babak pertama pun berakhir tanpa gol meski kedua tim silih berganti melancarkan serangan. Selepas jeda, tekanan demi tekanan terus dilancarkan oleh kubu tuan rumah terhadap pertahanan Sassuolo.

Gawang tim tamu nyaris kebobolan setelah Soule melepaskan tendangan dari sisi kanan kotak penalti yang hanya melesat tipis di samping target.

Arijanet Muric kembali menjadi pahlawan bagi Sassuolo saat ia berhasil menggagalkan sepakan keras Kone dari dalam kotak 16 besar.

Sayangnya, pertahanan Sassuolo akhirnya runtuh pada menit ke-76 ketika Kone berhasil memanfaatkan umpan silang Soule dengan sundulannya yang menggetarkan jala gawang.

Keunggulan Roma semakin diperkuat hanya tiga menit kemudian ketika Soule mencatatkan namanya di papan skor.

Ia menyelesaikan umpan tumit elegan dari Stephan El Shaarawy dengan sebuah tendangan akurat menuju pojok kiri gawang Sassuolo.

Memasuki masa injury time, Roma hampir menambah penderitaan Sassuolo ketika Kone kembali mengancam lewat tembakannya.

Beruntung bagi Sassuolo karena bola hanya menghantam mistar gawang sehingga skor tetap 2-0 hingga peluit panjang dibunyikan.

Pertandingan ini jelas menjadi refleksi bagi Sassuolo untuk memperbaiki performa mereka di pertandingan selanjutnya agar dapat meraih hasil lebih baik dalam kompetisi musim ini.(*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Pengangguran Terbuka Turun Jadi 4,83 Persen

Dinnaker Purbalingga Catat Penurunan Pengangguran Terbuka Sebanyak 4,83 Persen pada 2025

Berita Selanjutnya
Tiga Rumah Tertimpa Pohon Akibat Hujan dan Angin

Purbalingga Diterjang Cuaca Ekstrem, Tiga Rumah di Kaligondang Tertimpa Pohon