BANYUMASEKSPRES.ID, Masa depan Jay Idzes, bek andalan sekaligus kapten Timnas Indonesia, masih menjadi topik hangat di kalangan pecinta sepak bola. Saat ini, kariernya bersama Venezia berada di persimpangan jalan.
Selama dua musim terakhir, Jay Idzes telah menjadi bagian penting dari tim asal Italia tersebut. Musim lalu, performanya di Serie A sangat mengesankan.
Dengan 35 penampilan, lima kartu kuning, dan satu gol, ia mencatatkan prestasi gemilang sebagai pemain Indonesia pertama yang berlaga di kompetisi kasta tertinggi Italia.
Namun, situasi ini bisa berubah drastis pada bursa transfer musim panas 2025 yang sedang berlangsung.
Venezia harus kembali berkompetisi di Serie B setelah finis di posisi ke-19 pada musim lalu. Kondisi ini membuat masa depan Jay Idzes di klub tersebut menjadi tidak pasti.
Meskipun kontraknya dengan I Lagunari masih berlaku hingga 2027, ada kemungkinan ia akan pindah ke klub lain demi tetap berlaga di Serie A.
Informasi terbaru dari media Italia, Calcio Mercato Web, menyebutkan bahwa Jay Idzes berpeluang besar untuk tetap bertahan di Venezia dan bersedia bermain di Serie B.
Permasalahan utama adalah belum terjalinnya kesepakatan antara Venezia dengan klub-klub yang tertarik untuk merekrutnya. Harga yang dipatok oleh Venezia dianggap terlalu tinggi oleh para calon pembeli.
Klub memasang banderol sebesar 10 juta euro atau sekitar Rp175 miliar untuk Jay Idzes, angka ini jauh lebih tinggi daripada nilai pasarnya menurut Transfermarkt yang hanya sekitar 7,5 juta euro atau setara Rp141 miliar.
Genoa, salah satu tim yang sempat mendekatinya, akhirnya memilih memboyong Leo Ostigard dari Rennes.
Selain Genoa, beberapa klub Serie A lainnya seperti Bologna, Udinese, dan Pisa juga menunjukkan minat terhadap bek berusia 24 tahun tersebut namun belum ada perkembangan signifikan mengenai ketertarikan mereka.
Dalam pernyataan terbarunya yang dikutip oleh Calcio Mercato Web, Jay Idzes memberikan sinyal bahwa dirinya lebih memilih bertahan di Venezia hingga kontraknya habis dua tahun lagi.
Ia merasa nyaman dan menikmati kariernya bersama tim yang bermarkas di Stadion Pier Luigi Penzo itu.
“Saya kapten Venezia, saya bahagia,” ujar Jay Idzes menegaskan posisinya.
“Bursa transfer itu berbahaya, selalu ada sesuatu yang terjadi. Kita lihat saja nanti, tapi kalau saya tetap di sini, saya bahagia dan saya akan membela Venezia.” ungkapnya.
Dengan pernyataannya ini tampak jelas bahwa meskipun banyak spekulasi tentang masa depannya dalam dunia sepak bola Eropa terutama terkait transfer ke klub lain Jay Idzes masih memprioritaskan kenyamanan dan kesetiaannya kepada Venezia saat ini. (*/stch)
















