BANYUMASEKSPRES.ID, Mantan bintang NBA, Lamar Odom, kembali menjadi sorotan setelah dilaporkan ditangkap oleh pihak kepolisian atas dugaan mengemudi dalam pengaruh alkohol atau driving under the influence (DUI).
Insiden tersebut terjadi pada akhir pekan lalu di Las Vegas, Amerika Serikat.
Penangkapan ini dilakukan oleh petugas Patroli Jalan Raya Nevada saat Odom kedapatan mengemudi di Interstate 15, dekat Bandara Internasional Harry Reid.
Trooper Shawn Haggstrom dari Patroli Jalan Raya Nevada menjelaskan bahwa mantan pemain Los Angeles Lakers tersebut dihentikan pada Sabtu (17/1) malam waktu setempat.
Dari hasil pemeriksaan awal, Odom dicurigai melakukan beberapa pelanggaran lalu lintas yang serius.
“Dia dapat menghadapi beberapa tuduhan, termasuk mengemudi di bawah pengaruh alkohol, melaju dengan kecepatan berlebih, serta gagal menjaga jalur kendaraan dengan benar,” ujar petugas kepolisian kepada awak media.
Sejauh ini, belum ada informasi mengenai siapa yang akan menjadi kuasa hukum Odom.
Pihak kepolisian juga menyebut belum menerima informasi resmi mengenai pengacara yang mewakilinya.
Selain itu, agen olahraga yang menangani Odom masih belum memberikan konfirmasi terkait penangkapan ini.
Menurut catatan penjara Clark County, per Selasa (20/1), Odom sudah tidak berada dalam tahanan.
Namun demikian, proses hukum tetap bisa berlanjut jika dakwaan resmi diajukan oleh pihak berwenang.
Ini bukan pertama kalinya Odom terlibat kasus hukum terkait DUI. Pada tahun 2013, ia juga pernah ditangkap atas kasus serupa di Los Angeles.
Lamar Odom bukan nama asing dalam jagat bola basket Amerika. Sebagai bagian penting dari skuad Los Angeles Lakers yang menjuarai NBA pada musim 2009 dan 2010, ia telah mengukir prestasi gemilang selama 14 tahun karir profesionalnya di NBA.
Selain membela Lakers, Odom juga bermain untuk tim-tim besar lainnya seperti LA Clippers, Miami Heat, dan Dallas Mavericks.
Di luar lapangan basket, kehidupan pribadi Odom sering kali menjadi perhatian publik.
Pernikahannya dengan Khloe Kardashian pada tahun 2013 sempat menjadi konsumsi media dan bahkan diangkat dalam acara televisi Amerika.
Selain masalah pernikahan yang kandas dengan selebritas terkenal itu, Odom juga pernah mengalami kondisi medis kritis pada tahun 2015 akibat overdosis obat dan zat terlarang di sebuah rumah bordil legal di Nevada.
Insiden ini menambah deretan kontroversi dalam hidupnya yang penuh gejolak.
Penangkapan terbaru ini tentu menambah panjang daftar masalah yang harus dihadapi oleh Lamar Odom.
Meski telah meninggalkan dunia olahraga profesional sejak beberapa tahun lalu, kehidupan pribadinya masih terus menjadi sorotan media dan publik.
Meskipun sudah tidak aktif bermain bola basket secara profesional, Lamar Odom tetap menjadi figur menarik bagi banyak orang karena perjalanan hidupnya yang penuh warna dan tantangan.
Ia adalah contoh nyata dari seorang atlet berbakat yang harus berjuang menghadapi tantangan besar dalam kehidupannya di luar lapangan olahraga.(*/stch/dda)
















