BANYUMASEKSPRES.ID, Program magang kini tidak lagi dipandang sebagai aktivitas pelengkap dalam dunia pendidikan tinggi. Tetapi sebagai tempat mahasiswa mempersiapkan kontribusi terbaiknya dalam penerapan ilmu serta pembelajarn.
Bagi Universitas Nusa Mandiri (UNM), magang merupakan bagian penting dari strategi pembelajaran untuk membentuk lulusan yang siap terjun ke dunia kerja dan memiliki integritas tinggi.
Komitmen tersebut kembali dibuktikan melalui keberhasilan mahasiswa UNM dalam menyelesaikan Program Magang LLDIKTI Wilayah III periode 1 September hingga 31 Desember 2025.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UNM tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga pengalaman kerja langsung di lingkungan pemerintahan.
Melalui program ini, UNM menegaskan posisinya sebagai Kampus Digital Bisnis yang konsisten mencetak sumber daya manusia unggul, profesional, dan berkarakter.
Pelepasan Mahasiswa Magang dan Peneguhan Nilai Integritas
Momentum berakhirnya program magang ditandai dengan acara Pelepasan Mahasiswa Magang Mandiri sekaligus Penandatanganan Pakta Integritas.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Aula Ki Hajar Dewantara, LLDIKTI Wilayah III Jakarta, pada Senin (12/1) pukul 09.00 WIB.
Acara ini bukan sekadar seremoni penutup, tetapi juga menjadi simbol penguatan nilai integritas yang harus dijunjung tinggi oleh mahasiswa.
Melalui penandatanganan pakta integritas, mahasiswa diharapkan mampu membawa nilai etika, tanggung jawab, dan profesionalisme ke dunia kerja yang sesungguhnya.
Mahasiswa UNM dengan Peran Strategis di LLDIKTI
Dua mahasiswa Universitas Nusa Mandiri yang mengikuti program magang berasal dari program studi yang relevan dengan kebutuhan instansi pemerintah.
Rizal Nur Dhmarsyah, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, menjalani magang di unit Anti Dosa Pendidikan dan Integritas Akademik LLDIKTI Wilayah III.
Ia berperan sebagai pengelola website yang mendukung transparansi serta penguatan sistem informasi institusi.
Sementara itu, Nanda Saputri Khairunnisa dari Program Studi Manajemen ditempatkan di unit Tata Usaha dan Barang Milik Negara.
Dalam unit tersebut, ia bertugas sebagai pengumpul dan pengolah data kearsipan yang berperan penting dalam mendukung tata kelola administrasi lembaga.
Apresiasi LLDIKTI dan Dukungan Penuh dari UNM
Acara pelepasan dihadiri oleh jajaran pimpinan LLDIKTI Wilayah III serta perwakilan Universitas Nusa Mandiri.
Sambutan mewakili Kepala LLDIKTI Wilayah III disampaikan oleh Tri Munanto selaku Kepala Bagian Umum, yang memberikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa selama menjalani magang.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa magang memberikan dampak positif bagi kinerja unit kerja, terutama dalam mendukung aktivitas administrasi dan pengelolaan sistem berbasis teknologi.
Pandangan UNM terhadap Program Magang
Dari pihak Universitas Nusa Mandiri, kegiatan ini dihadiri oleh Dr. Nita Merlina selaku Wakil Rektor I Bidang Akademik.
Ia menegaskan bahwa program magang merupakan bagian integral dari strategi pendidikan UNM dalam menyiapkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan industri dan pemerintahan.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM mendorong mahasiswa untuk belajar langsung di lingkungan kerja nyata. Hal ini juga bisa menjadi kemajuan pola pikir dalam pengalaman kerja dengan terjun ke ranah masyarakat.
Bahkan kesempatan program magang bisa dinilai sebagai pengalaman yang pas menuju ke jenjang pendidikan S2/S3 melalui beasiswa LPDP yang sudah menaikkan kuota penerimaan sampai 5750 calon penerima.
Menurutnya, magang di LLDIKTI Wilayah III tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter, etika kerja, dan integritas yang menjadi bekal utama lulusan UNM.
Dr. Nita juga menambahkan bahwa pengalaman magang di instansi pemerintah memberikan nilai strategis karena mahasiswa dilatih memahami sistem birokrasi, tata kelola data, serta pelayanan publik berbasis teknologi.
Internship Experience Program, Kunci Kesiapan Karier Mahasiswa
Keberhasilan mahasiswa UNM dalam program magang ini tidak terlepas dari penerapan Internship Experience Program (IEP), yang menjadi salah satu program unggulan universitas.
Hal tersebut disampaikan oleh Muhammad Faisal, Kepala Nusa Mandiri Career Center (NCC).
Melalui IEP, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran teori di ruang kelas, tetapi juga pengalaman kerja nyata yang relevan dengan bidang studinya.
Program ini dirancang untuk memperkuat kesiapan karier lulusan agar mampu beradaptasi dengan cepat di dunia kerja yang kompetitif.
Peran yang dijalankan oleh Rizal dan Nanda selama magang dinilai selaras dengan kompetensi program studi masing-masing.
Kontribusi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kurikulum Universitas Nusa Mandiri relevan dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya di sektor pemerintahan dan layanan publik.
UNM Perkuat Posisi sebagai Kampus Digital Bisnis
Keberhasilan ini menegaskan bahwa magang di LLDIKTI bukan sekadar formalitas, melainkan sarana pembentukan profesional muda yang siap kerja dan berintegritas.
Melalui kolaborasi berkelanjutan dengan LLDIKTI Wilayah III, Universitas Nusa Mandiri terus memperkuat Kampus Digital Bisnis yang melahirkan lulusan kompeten, adaptif, dan siap berkontribusi di era transformasi digital.(*/nds)
















